
bocah kecil tersebut sampai dirumah dan diapun langsung mendatangi papanya. Bocah tersebut bernama Revan Putra Xavier.
Revan :"papah,tadi evan ketemu sama aunty"
Xavier:"auty siapa ?"
Revan:"tadi evan ilang pah,di pasar"
Xavier:"ilang gimana ?"
Revan:"mbak tiba tiba ilang,terus evan ditemuin aunty,terus evan diajak ke toko dibeliin susu sama permen"
Xavier:"baik banget ya aunty nya,kamu tau namanya ? biar papa datengin buat ucap terimakasih "
Revan:"evan gatau pah,evan ga tanya namanya siapa huhu"
Xavier:"udah gapapa ,evan jangan sedih ya"
Revan:"jadi kangen mama pahhh"
Xavier:" mamah sudah tidak bersama kita,mamah sudah pergi nak"
Xavier memeluk anaknya dengan sepenuh hati,diapun merasa kasihan dengan anaknya karena anaknya tidak mendapat kasih sayang dari sosok ibu.
sebagai gantinya Xavier mengajak Revan berjalan jalan ke salah satu mall miliknya.
Xavier:"kamu mau jalan jalan?kalo mau papah ajak ke mall ya ?nanti kamu minta apa aja yang kamu mau"
Revan:"betulan pah?"
Xavier:"iya betulan"
Revan:"sama mbak ya pah?"
Xavier:"iya ajak mbak sekalian"
Revan:"yeeey"
Revan berlari ke arah mbak dan langsung mengajak mbak untuk bersiap
"mbaaaakkkkkk" teriak Revan
"iya Evan?" jawab mbak
"ayo siap siap mbak nanti jalan jalan sama papah" jawab Evan. "loh mbak diajak nih?" tanya mbak
"iya mbak,mbak diajak sama papah" jawab Evan dengan tatapan sangat gembira. "iya kamu tunggu disana ya,mbak siap siap dulu" jawab mbak sambil mencubit kecil pipi Revan. "okei mbakkkkk" jawab Revan
di sisi lain
"kamu harus kirim uang sekarang!!!" ucap seorang wanita di telfon. "apalagi yang kamu mau?" jawab Xavier dengan santai. "heh gue ini masih istri lu ya,lu wajib nafkahin gue" ucap wanita tersebut. "sebagai istri lu nanyain tentang nafkah,berarti gue boleh dong tanya tentang tanggung jawab seorang ibu terhadap anaknya?" jawab Xavier. "itu anak lu,bukan anak gue" jawab wanita tersebut. "Arini,dia itu tetap anakmu,dia darah dagingmu" ucap Xavier. "gue gamau tau, transfer uangnya sekarang!" bentak Arini "oh ya lupa,lu kan miskin!" tambah Arini dan langsung menutup telfonnya
-Flashback on -
Aretha Puspita adalah ibu kandung dari Revan putra Xavier. Namun dengan tingginya sikap egois,Aretha meninggalkan keluarganya demi lelaki lain yang lebih kaya.
Xavier:"kamu kenapa seperti ini arini?"
Aretha:"gue gamau ama lu,idup gue susah,gue tau lo ganteng,tapi lu kere"
Xavier:"anak kita masih kecil,masih butuh kasih sayang kamu arini"
Aretha:"kalo lu sayang ama gue,lu harus lepasin gue,gue bakal pergi bersama dia"
Xavier:"hmm,okei bila itu yang kamu mau,maka pergilah"
Aretha pergi meninggalkan suami dan anaknya yang masih kecil
"biarkan dia Revan,kamu disini sama papah" ucap Xavier
Revan menangis dan dipeluk oleh Xavier
Xavier merasa sangat gagal menjadi suami dan disisi lain dia tau sifat asli istrinya
- flashback off -
Revan:"papah ayo berangkat"
Xavier:"mbak siti mana ?"
Siti :" maaf pak saya tadi masih menyiapkan barang barang punya revan"
Xavier:"iya udah ayo berangkat"
Revan:"yee jalan jalan"
mereka ber 4 pergi menuju salah satu mall milih Xavier
setelah sampai Xavier memarkirkan mobil miliknya di tempat khusus miliknya
Revan berjalan dengan digandeng oleh Mbak Siti
Revan melihat salah satu lokasi sedang ada acara pernikahan,"papah papah itu ada acara yah?"tanya revan,"iya,itu ada acara pernikahan" jawab Xavier
mereka berjalan menuju tempat permainan yang berada di lantai paling atas mall tersebut.
Xavier:"kamu mau mainan di kidskingdom?"
Revan:"mau pahhh"
Xavier:"mbak anterin kesana ya,nanti kalau ditanya petugasnya jawab aja disuruh pak Xavier"
mbak siti:" iya pak"
mbak siti berjalan bersama Revan ke tempat bermain
dan sesampainya disana mbak ditanyai oleh petugas "mohon maaf mbak tiketnya ?","maaf saya disuruh oleh pak Xavier " jawab mbak siti. "maaf mbak,mbak ya harus beli dulu tiketnya ya" jawab petugas tersebut.
"tunggu bentar ya mas" jawab mbak siti.
mbak siti menelfon Xavier
siti:"hallo pak ini katanya disuruh beli tiket dulu"
Xavier:"bentar ya"
siti :"iya pak"
di sisi lain xavier menelfon seseorang
Xavier:"hallo?"
Dion :"iya bos?"
Xavier:"anak saya mau main di kidskingdom kenapa gaboleh masuk?"
Dion:"oh itu pegawai baru pak,dia belum tau nama bapak,biar saya kasih tau anaknya ya pak"
Xavier:"iya terimakasih "
manager kidskingdom menelfon karyawannya untuk memberi tahu pemilik mall tersebut dan setelah itu karyawan tersebut membolehkan mbak siti dan revan masuk kedalam area permainan
Revan pun bermain dengan sangat senang dan gembira