
Mbak Siti pun berjalan menuju ruangan Olin untuk mengecek keadaan Revan
tok tok tok
"permisi Mbak Olin, revannya ada?" tanya mbak Siti
"iya ini revannya lagi tidur tadinya dia kecapean main" jawab Olin
"aduh gimana ya soalnya kalau revan tidur kena goyangan dikit aja langsung bangun" tanya Mbak Siti dengan nada bingung.
"tadi dia kan main terus suruh temenin tidur suruh pukpuk katanya, saya temenin tidur ,saya pukpuk pahanya , dianya tidur nyaman banget" jelas Olin
"Revan jarang banget loh tidur senyaman ini dan segampang ini" jawab mbak siti
"biasanya Revan kalau tidur sama siapa Mbak?" tanya Olin
"ya sama saya Mbak cuman nggak senyaman itu nggak segampang itu juga tidurnya" jawab mbak siti
"ya udah Mbak kalau gitu saya panggilin Mbak safir dulu biar pak Xavier yang angkat" ucap mbak siti
Mbak Siti pun keluar untuk memanggil Xavier
15 menit kemudian xavier datang
Xavier:"ternyata tidur ya"
Olin:"iya pak tadi dia kecapean main, pak kerjaannya jadi terbengkalai pak tadi saya fokus nemenin si Revan main"
Xavier:"udah kamu tenang aja pokoknya anak saya ceria aja saya udah senang banget"
Olin:"terus sekarang revannya mau dibawa pulang atau dibiarin tidur di sini pak?"
Xavier:"saya biarkan dia tidur di sini, sampai dia bangun baru saya bawa pulang"
Olin:"baik pak biar saya yang jagain, selagi revanya tidur saya bisa ngerjain tugas"
mbak siti :"oke siap pak"
Xavier pun meninggalkan ruangan Olin
dan yang tersisa hanyalah Olin, Mbak Siti dan Revan yang sedang tidur
badan yang kecil, bulu mata yang lebat, alis yang tebal, kulit yang bersih, wajah yang tampan rupawan dan baju yang rapi, anak Xavier sedang tidur dengan nyenyak di atas sofa ruangan Olin
Olin mengerjakan tugasnya sembari menunggu Revan tidur.
mbak siti :"kalau boleh tahu mbaknya ini tinggal di sini sama siapa?"
Olin:"kalau saya sih sama temen Mbak"
mbak Siti:"terrus orang tuanya ya gimana?"
Olin:"saya sudah nggak punya orang tua Mbak,saya punyanya saudara,tapi saudara saya menelantarkan saya,jadi saya memutuskan untuk merantau di ibukota aja" jelas Olin
"kasihan juga ya nasibnya BTW Revan ini juga ditinggal kok sama ibunya" ucap mbak siti
"iya aku denger-denger dari karyawan di sini katanya bos udah nggak sama istrinya lagi" ucap Olin dengan nada bertanya-tanya.
"mbak bener kok, bos itu ninggalin istrinya, dulu istrinya tuh selingkuh sama teman masa kecilnya, dan parahnya lagi sebelum cerai istrinya itu udah hamil anak teman masa kecilnya itu, makanya bos cere in tuh istrinya sekarang bos fokus ngebesarin anaknya dan besarin perusahaannya doang" jelas mbak siti
"sekejam itu kah?" tanya orang dengan nada yang sedikit terkejut
"iya mbak, dulu istri bos adalah manajer perusahaan di sini karena perusahaan ini bos didirikan barang sama mantan istrinya itu, tapi peran mantan istrinya itu nggak besar di sini dan masih lebih besar peran dari bos sendiri" jelas mbak siti
"dan sekarang Mbak Olin diangkat menjadi manajer di sini jelas Hal itu membuat semua karyawan di sini terkejut, karena posisi ini sudah lama kosong mbak" tambah mbak siti.
"kasihan banget ya bos ditinggalin istrinya" ucap olin dengan nada iba