
"aduh susah banget sih" ucap seorang gadis yang sedang kerepotan membawa barang bawaannya
"Ada yang bisa saya bantu saya kayaknya banyak repotan tuh bawa barangnya ?" tawar Xavier
"nggak papa kok mas saya bisa sendiri" wanita tersebut menolak dengan halus
"nggak papa Mbak saya bantuin saya juga searah kampus kok" tawar Xavier lagi
"beneran nggak apa-apa nih mas?" tanya wanita Tersebut
"iya nggak apa-apa saya bantuin ya" jawab Xavier
"oke deh makasih ya mas" ucap wanita tersebut
Xavier membawakan barang si perempuan tersebut hingga ke kelas si wanita tersebut.
sesampainya di kelas safir pun menaruh barang-barang wanita tersebut di bangku wanita tersebut.
"makasih banyak ya mas udah dibantuin" ucap wanita tersebut.
"iya Mbak sama-sama,kalau boleh tahu namanya siapa ya?" tanya xavier
"kenalin aku Alretha Puspita, kalau masnya namanya siapa?" tanya Reta.
"oh iya kenalin aku Xavier,salam kenal ya mbak reta" jawab Xavier
"semoga kita bisa ketemu di lain hari ya mas" ucap reta sembari berjalan kedalam kelasnya.
"oke Mbak hati-hati ya" ucap Xavier sembari melambaikan tangan ke arah reta.
Xavier berjalan menuju kelasnya bermaksud untuk menemui Habibie
"woi lama banget sih, ke mana aja lu?" tanya Habibie
"gue tadi habis bantuin mbak-mbak tuh bawa barang banyak banget" jawab Xavier
"lu anterin ke kelas mana?" tanya Habibie
"di kelas yang di atas itu loh Yang sebelah kanannya tangga" jawab Xavier
"itu kan kelas bisnis ya" ucap Habibie
"gue nggak tahu pokoknya nama tuh anak tuh reta" jawab Xavier.
" Alretha bukan?" tanya Habibie
"padahal dia tuh dikenal mahasiswi paling jahat di kampus ini,paling sadis juga, kok malah dia deketin lu juga sih, kok dia mau ngajak ngobrol lu, kok lu mau sama dia" ucap Habibie panjang lebar
"tenang aja woi tenang aja nggak usah panik kayak gitu, orang dia cuman butuh bantuan gue kok" ucap xavier
setelah perolehan selesai mereka pun melakukan kelas seperti biasa dan sore itu dia akan berangkat menuju acara long night.
ada sekitar 15 bus berjajar di halaman kampus
semua sedang mempersiapkan tempat duduk mahasiswa-mahasiswi
dan mereka pun mengacak semua nama itu dan random semuanya
entah kebetulan atau gimana, nama Xavier tertulis di sebelah nama Areta dan dia pun otomatis bertempat duduk bersama dengan Aretha.
tanpa ambil pusing xavier langsung menata barang di bagasi dan langsung menaiki kursi yang telah tertulis namanya.
setelah Xavier duduk, tidak berselang lama Aretha pun datang
"ternyata kita ketemu lagi ya" sapa aretha ramah
"ahh iya mbak hehe" ucap xavier dengan ada yang gugup.
"kita bakal duduk di sini selama perjalanan loh" ucap Aretha dengan nada bercanda
"oh ya Mbak kemarin gue denger kayaknya Mbak ini terkenal sadis dan jahat ya?" tanya Xavier
"ya kalau gue benci ama tu orang aja sih,tapi kalau nggak benci ya santai aja kali" ucap Aretha santai
"semoga mbaknya bisa suka sama gue ya hehe" canda Xavier
"mas ini bisa aja deh" jawab Aretha dengan gelagat yang salah tingkah.
"jangan gitu amat jadi malu saya" tambah aretha
"nggak apa-apa Mbak saya juga jomblo udah lama saya mah nggak pernah punya pacar,pengennya sih punya satu cewek langsung diajak nikah gitu" jawab Xavier
"semoga cepat dipertemukan sama jodohnya deh mas ya" ucap Aretha.
#support terus author dengan cara follow,like,komen,dan tambahkan ke favorit kalian agar autor tetap semangat 💪
#maaf bila Masih banyak kata-kata yang typo
#terima kasih kalian sudah mensuport author sampai sejauh ini🥰✨