MY HOT HUSBAND

MY HOT HUSBAND
JANTUNG ?



"HAHHHHHH!!!!!" lexi terkejut dan reflek berteriak


"apaan si lu,berisik tau ga" saut olin dengan muka sedikit heran.


"lu ngajakin gue pergi ke rumah bos lo yang kaya raya itu? gausah halu deh lin,masa iya lo disuruh tinggal disana? dan gue ?" lexi menghujani Olin dengan sejuta pertanyaan.


"ya lu ikut gue di rumah itu" jawab olin santai


"jangan sampe lo boongin gue,bue bunuh lo sampe berani boonging gue" ucap lexi dengan sedikit mengancam


"yaudah ayo beresin barang dan cepet berangkat" ajak olin


setelah kurang lebih 1 jam mereka berkemas, Olin menelfon Xavier untuk mengkonfirmasi kedatangannya.


'tuuut tuut'


Xavier: "hallo olin?"


Olin:"hallo pak ini saya mau datang sama teman saya"


Xavier:"kami dimana sekarang?"


Olin:"masih di kontrakan pak"


Xavier:"share lokasi kamu biar supir saya yang jemput"


Olin:"iya pak"


'tuut'


"gimana gimana ?" tanya Lexi


"supir pak xav mau kesini jemput kita" jawab olin santai


"anjrit enak banget jadi orkay,tinggal suru suru jadi" ucap lexi dengan sedikit tertawa


"kita mah kere gausah bergaya hahaha" saut olin sambil tertawa.


tidak lama kemudian,datang mobil hitam mengkilap dan terlihat sangat mewah.


kaca mobil tersebut terbuka dan tiba tiba


"mbak olin ya ?" tanya seorang pria dengan seragam


"iya saya olin,siapa ya ?" jawab olin


"saya Tono, supirnya pak xavier,saya disini untuk menjemput anda" jawab pak tono dengan sopan


pak tono membantu memindahkan barang barang olin ke bagasi mobil.


dan setelah itu mereka bergegas ke rumah xavier


sesampainya disana olin disambut dengan teriakan Revan


"tanteeeee olinnnnnnnnn" Revan berlari dan langsung memeluk Olin


"revan" jawab olin dengan mengusap kepala revan


"tante tinggal disini kan?" tanya Revan


"yeeey evan seneng banget lo tanteee" jawab Revan sangat senang


revan menoleh ke arah Lexi,dan lexi juga melihat revan dengan tatapan heran


"tanteee,itu siapa?" tanya revan dengan menunjuk ke arah lexi


"itu temen tante,namanya lexi" jawab olin


"tante lexi" ucap revan lirih


"kenapa revan?" tanya olin


"gapapa tante,jadi makin rame makin seru jugaa


"hallo revan" sapa lexi


"hallo juga Tante lexi" jawab revan dengan ramah


"kalian sudah datang" xavier berjalan mendekati mereka


"iya pak " jawab olin


"kalian bersih bersih dulu yaa,nanti barang kalian biar di tata sama mbak" ucap Xavier


"baik pak terimakasiiihh " ucap Olin


"terimakasih pak " jawab lexi


olin dan Lexi bergegas untuk ke kamar mereka untuk membersihkan diri.


"gede banget kamarnyaaa" lexi kagum terhadap kamar yang diberikan xavier untuk tempat tinggal mereka


"gue sendiri awalnya ngira ini kamarnya pak xav, ternyata ini buat kita" ucap olin sembari menata baju


"bayar berapa jirrr" tanya Lexi


"kita disuruh nempati aja,ga disuruh bayar,malahan gue disini dibayar " jawab olin


"anjirrrr kerennnn" ucap lexi kagum


mereka menyelesaikan tugas mereka dan langsung ber istirahat.


-xavier pov-


jantung gue kenapa jirrr,kok gue deg deg an sihhhh


padahal gaada apa apa,coba gue priksa ke dokter aja kali ya barangkali gue sakit ato gimana.


yaudah dehh,telfon bibi aja


"biii,jantung gue kenapa ya,tiba tiba deg deg an"


"hah kenapa lu,lu sakit?" jawab bibi


"engga tapi pas tadi ada olin itu loh,cuman ya gatau kayaknya sakit deh" jawab xavier


"jangan jangan lu......"