MY GRIZELLE

MY GRIZELLE
Berkunjung



Halo...Halo ucap lemah seseorang di seberang sana yang tak lain Aleena.


"Halo siapa ya ucap nya lagi."


"Siapa ni orang yang gangguin gw istirahat,udah bela-belain gw angkat telepon malah di diemin enggak di jawab."iseng banget sih gangguin gw gerutu Aleena yang baru terbangun dari tidurnya."


"Gw matiin aja ni telepon saut Aleena yang akan segera menekan icon merah di hp nya."


"Tunggu...jangan matiin telepon nya dulu." saut seseorang di seberang sana yang tak lain Randy."


"Lo siapa...lo tau no hp gw dari siapa." saut Aleena sambil beranjak bangun dari tidurnya."


"Lo ko enggak jawab,gw matiin nih hp nya."saut Aleena."


"Jangan!!! teriak seseorang di sebrang sana."


"Lo siapa saut Aleena dengan tidak sabaran,jawab dong."


"Gue... Gw... Ra...Ra...Randy!saut Randy gugup."


"Lo si cowo manja,ngapain lo telepon gw ucap Aleena marah."


"Gw cuma mau tau kabar lo aja Aliieenn,gw denger lo sakit makanya gw telepon." saut Randy."


"Lo ngapain telepon gw cowok manja,lo jahat ma gw...lo jahaaaat teriak Aleena sambil menangis dan memutuskan sambungan telepon begitu saja."


tuttt tutttt tuuutttt ....


"Bunyi telepon yang di matikan secara mendadak."


"Woooiii gw masih belum beres ngomong teriak Randy kesal sambil melemparkan telepon ke sebarang arah."Arrgghhh sial..


"Dia beneran marah ma gw ya...ko gw kesel sendiri sih gumam Randy sambil mondar mandir di dalam kamarnya..lalu merebahkan tubuhnya di atas kasur king size ke sayangannya."menatap langit- langit kamarnya...


Apa iya gw udah keterlaluan ma tuh Aliiennn...tapi gw cuma reflex aja waktu gw cium dia..gw enggak bisa nahan keinginan itu...astaga...apa iya gw jatuh cinta ma tuh Aliiennn."gw harus memastikannya gumam Randy yang memegangi detak jantungnya yg terasa lebih cepat berdetak di setiap memikirkan Aleena."


Randy bangkit dari tidurnya dan masuk ke kamar mandi.Selesai mandi Randy segera memakai pakaiannya dengan rapi...Hanya kaos putih polos dan celana jeans di tambah hoodie kesayangan nya menambah ketampanan yang di milikinya.Kaos nya tercetak pas di bagian tubuh nya yang proposional,serta kacamata hitam yang bertengger di hidungnya yang mancung menambah daya pikat tersendiri.Siapapun yang melihatnya pasti akan terpesona olehnya.


Randy yang sudah selesai bersiap segera keluar dari kamarnya dan turun ke bawah.Randy mengambil kunci mobil dari atas meja nakas dan pergi ke garasi untuk segera mengendarai mobil kesayangan ke tempat yang dia inginkan.


"Hallo ucap Randy kepada seseorang."


"Ya tuan muda,ada yang bisa saya bantu jawab seseorang di sana dengan sopan."


"Tolong lo segera cariin Alamat rumah mahasiswi yang bernama Aileena yuki aina,dan segera kirim ke gw alamatnya."


"Baik tuan saut seseorang di sana yang tak lain ajudan pribadinya."


Mobil yang di kendarai melintas dengan kecepatan sedang..saat sedang melintasi tempat penjual bunga Randy tiba-tiba menghentikan kendaraannya dan beralih turun dari mobilnya."


Randy melihat semua jenis bunga."Tuan ada yang bisa saya bantu saut si pemilik toko bunga."


"Gw mau beli bunga yang cocok untuk cewek ucap Randy."


"Maaf tuan semua bunga cocok untuk perempuan,maaf saya lancang bertanya!apa bunga nya untuk ke kasih tuan saut pemilik bunga." Biar saya bisa pilihkan sautnya lagi."


Hmm anggap saja seperti itu saut Randy."


Baik tuan..biar anda saya rangkaikan bunga mawar,karena itu bisa sebagai tanda cinta.


Anda harap tunggu sebentar tuan saut pemilik bunga."


Baiklah yang penting bagus saut Randy."


Hmm itu ada Toko boneka apa gw sekalian beli juga ya.gumam Randy yang tanpa ragu melangkahkan kakinya ke toko boneka.Randy melihat beberapa jenis boneka yang besar.


Si Aliieennn suka boneka apaan ya gumam Randy bingung.mata Randy tertuju pada salah satu boneka teddy bear yang besar lebih besar dari ukuran tubuh Aleena yang mungil dan berwarna peace.Senyum Randy mengembang sepertinya dia tau dia akan membeli boneka yang mana untuk Aleena.


Tolong bungkus boneka yang paling besar itu saut Randy ke pada pemilik toko boneka tersebut.


"Gw bayar pakai ini saut Randy yang mengeluarkan black card nya."


Penjaga toko yang mengambil black card tersebut takjub karena kartu itu biasa di gunakan oleh orang- orang kaya dan tajir.


wah beruntung sekali wanita yang jadi ke kasihnya gumam penjaga toko dalam hati.


Ini tuan kartu nya saya sudah melakukan pembayarannya..dan ini Boneka nya saut penjaga toko yang memberikan kembali black card serta boneka yang telah di bungkus cantik itu kepada Randy."Ok terima kasih.saut Randy yang melangkah meninggalkan toko boneka dan kembali ke toko bunga untuk mengambil pesanannya.


Bagaimana sudah selesai bunganya saut Randy pada pemilik toko bunga."Sudah tuan ini bunga nya..cantik sekali saut penjaga bunga yang memberikan bunga yang telah selesai di rangkainya kepada Randy."


Gw bayar pakai ini saut Randy yang mengeluarkan black cardnya.


Terima kasih tuan saut pemilik toko bunga setelah memberikan kembali kartu nya.


Randy masuk ke dalam mobil tak lupa dia menyimpan boneka dan bunga yang iya beli di jok belakang."


Titt tittt terdengar bunyi sms masuk.


Randy mengambil hp nya dan membaca isi pesan tersebut yang tak lain dari ajudan nya yang memberi tahu alamat Rumah Aleena.


Setelah selesai membaca alamat Randy kembali mengendarai mobilnya ke alamat yang sudah di berikan kepadanya.


Cukup satu jam Randy mengendarai mobilnya,tibalah Randy di rumah yang sederhana namun kelihatan nyaman.di samping rumah Aleena terdapat Ayunan dan di tumbuhi berbagai jenis bunga.perkarangan nya tidak luas dan juga tidak sempit kelihatan nya sangat pas untuk di lihat.Rumah nya di dominasi warna cream dan putih.Rumah yang hanya berlantai 2 itu terlihat sederhana tapi enak untuk di tempati.


Randy sejenak memperhatikan rumah tersebut."Randy sedikit ragu untuk keluar dari dalam mobil."keberanian nya menciut seketika."


Apa gw enggak usah masuk ke rumahnya aja ya gumam Randy."gw kan malu..lagian gw yg buat si Aliiienn itu sakit,tapi kalau gw enggak turun dan bertemu tuh si Aliiennn hati gw enggak tenang..gw cuma mau mastiin sesuatu ke dia,arrrgghh gw bingung."gumam Randy frustasi."


Setelah beberapa saat akhirnya Randy keluar dari mobilnya dan mengumpulkan keberanian nya untuk bisa menemui Aleena.


Randy membawa bunga dan juga Boneka yang sudah di belinya.Randy berjalan dan membuka pintu gerbang rumah Aleena dan kemudian berjalan kembali sampai ke depan pintu rumah Aleena.


Ting tong..ting tong..


Randy memijit tombol bell rumah Aleena.


Setelah beberapa saat menunggu akhirnya pintu rumah Aleena terbuka.keluarlah seorang perempuan paruh baya yang cantik yang tak lain mama Nara mamanya Aleena.


Sore tante Aleena nya ada saut Randy gugup."


Sore juga saut mama Nara ramah."


"Kamu ini siapa nak saut mama Nara yang memperhatikan Randy kemudian tersenyum."


"Saya Randy tante saut Randy sambil menjulurkan tangannya dan mencium tangan mama Nara."


"Ooo kamu teman nya Aleena ya nak.ayo masuk dulu ke dalam.Aleena nya ada di atas saut mama Nara yang mempersilahkan Randy masuk ke dalam Rumahnya.Silahkan duduk saut mama Nara kembali.


"Biar tante panggilkan dulu Aleenanya."


"Tunggu tante saut Randy."


"Tolong berikan ini pada Aleena.ucap Randy yang memberikan buket bunga dan sebuah kado yang besar."


Baik tante akan kasih ke Aleena.


"Kamu tunggu sebentar ya ,saya panggilkan Aleena nya dulu."


Baik tante..terima kasih saut Randy." yang sudah duduk di kursi nya.


Rumah si Aliiieeen nyaman juga ya gumam Randy yang memperhatikan keseluruhan rumah Aleena.


"Lo mau apa ke sini saut seseorang dengan tidak ramah...


to be continue...