MY GRIZELLE

MY GRIZELLE
First kiss



"Astaga Aliennn..lo enggak apa-apa kan!!."teriak Randy panik,sambil menggendong aleena dengan sangat hati-hati karena keadaan ruangan yang gelap gulita dan meletakannya di dekat meja ."


"Hei sadar woi!!"


"Jangan pura-pura pingsan."sambil menepuk pipi Aleena agar cepat sadar dan menerangi nya dengan cahaya senter di hp." Tetapi Aleena tidak merespon sama sekali."


"Apa gw bawa dia ke rumah aja ya." batin randy"


gw kan enggak tau rumah ni alien di mana."


Randy sekilas memperhatikan wajah cantiknya Aleena."sambil menyibakan anak rambut yang menghalangi wajahnya Aleena." kamu cantik kalau diam seperti ini aileen."saut Randy."


"Eh ko gw malah muji dia cantik..!"enggak...enggak...enggak..lo cewek nyebelin dan rese."sambil menoyor kepala aleena yang masih tidak sadarkan diri."


"Alieeen Alieen sadar lo..jangan pingsan mulu astaga."masa gara-gara gelap doang lo sampai pinsan."


"Ooo gw telepon aja si rai ma dhika." mana bisa gw biarkan si alieen pingsan gini,lama-lama bisa mati."


"tuuuttt ..tutttt...number yang anda tuju sedang berada di luar jangkau an."


"Astaga pada kemana mereka...jangan bilang mereka ninggalin gw terkurung di sini."


"Plip..sial hp gw lowbatt lagi."Aliennn sadar lo..lo lama amat pingsan nya." sambil menepuk nepuk pipi aleena."


"uuhhhh terdengar erangan dari mulut aleena..sekejap mengerjap ngerjapkan matanya..aaaahhhhh gelap..gelap gw takut aahhhh...teriak aleena histeris."


"Diamm...berisik lo dasar alieenn..." saut Randy."


"Randy keluarin gw dari sini please.." sambil mengguncangkan tubuh Randy."Please Randy gw takut gelap aaaahhhhh...teriak aleena."


"Lo diam bisa enggak sih alieennn...berisik tau..."saut Randy sambil melotot."


"Please Randy keluarin gw dari sini." gw beneran takut."ucap aleena memelas."


"Gw udah coba hubungi teman-teman gw." tapi malah di luar jangkauan."sialan mereka pada kemana."kenapa jadi kaya gini."saut Randy kesal."


"Ooo jadi semua ini ulah lo Randy.!!" lo jahat sekali sih."cepat keluarkan gw dari sini cepat."saut Aleena sambil berkacak pinggang."


"Kan gw udh bilang gw udah coba hubungi teman-teman gw,tapi hp nya malah di luar jangkauan,lagian siapa juga yg mau lama-lama deket cewek kampung kaya lo." saut Randy kesal."


"Emang nya gw mau juga dekat-dekat lo..dih ogah tau." saut Aleena sambil mencebikan bibirnya."Pokoknya keluarin gw dari sini."cepetannnnnnn."teriak Aleena."


"Enggak bisa hp gw udah mati." jadi gw enggak bisa lagi hubungi orang."kenapa engga lo aja yang telepon dan minta bantuan Alienn."saut Randy."


"Hp gw mati dari sore gimana gw bisa hubungi orang buat bisa minta bantuan." klo nyala udah gw lakuin dari tadi."saut Aleena."


"Tolong..tolong..tolong buka pintunya." saut Aleena sambil menggedor gedor pintunya berharap ada seseorang yang melintas dan menolongnya."tapi itu tidak mungkin karena hari sudah malam,dan letak kelas bimbingan berada di lantai paling atas dan kedap suara,karena kelas ini di pakai khusus untuk rapat."


"Hiks..hiks ini semua gara-gara lo." teriak Aleena sambil menghampiri Randy dan memukulinya."lo jahat ...lo jahat Randy."isak Aleena."sekarang kita harus gimana coba."gw enggak mau ada di sini gw takut gelap hiks..hikss."lo jahat Randy."


"Lo denger enggak sih yang gw bilang...diam." gw pusing liat lo ngerengek kaya gini."lo kira gw mau ada di sini."teriak Randy."


"Lo kenapa malah marah ma gw,kan semua ulah lo yang bikin gw terkurung dan enggak bisa pulang." teriak Aleena."tubuhnya lemas hingga kembali terkulai di lantai."


"Lo baik-baik aja kan Alien,teriak Randy khawatir."


"gw..gw takut gelap..gw takut..ucap Aleena lemas."


"Randy yang tidak tega melihat keadaan aleena pun menghampiri aleena." dan memeluknya." ap apaaa yang lo lakuin..lepasin..lepasin teriak Aleena."sambil memukuli Randy."


"Diam atau gw lakuin hal lebih." teriak Randy."


"Udah puas liatin gw nya saut Randy tiba-tiba memecah lamunan Aleena."


"Dihh lo kepedean banget..siapa juga yang liatin lo." elak Aleena."Yang ada lo yg ke senengan biasa meluk gw."saut Aleena."


"Ya udah lo pergi sana,jangan dekat-dekat gw." ucap Randy kesal." lagian gw meluk lo karena kasian liat lo ampe gemeteran kaya gini."udah pergi sana jauh-jauh dari gw."ucap Randy kesal."


"Huh lo kira gw takut.!" saut ALeena."sambil melepaskan diri dari pelukan Randy."


"Baru beberapa langkah terdengar suara auman serigala dan burung hantu." reflek Aleena kembali dan memeluk erat Randy."Aleena tidak peduli lagi dia memeluk siapa."


"Ngapain lo peluk-peluk gw,lepasin." saut randy."


"Gw takut Randy..lo denger enggak barusan ada suara apa." saut Aleena yang masih memeluk erat tubuh Randy."bahkan membenamkan wajahnya di dada bidang Randy."


"Ko gw jd deg-deg an gini ya! bisa sedekat ini ma ni Alien." batin Randy yang tanpa sadar membalas pelukan Aileen."


"Sebaiknya lo tidur Alieen." lagian percuma teriak-teriak juga."Enggak bakalan ada yang buka pintunya."harus nunggu sampai pagi sambil tanpa sadar Randy mengusap ngusap puncak kelapa Aleena."apalagi besok kampus tutup."ucap Randy yang terdengar lembut di telinga Aleena dan bisa sedikit menenangkan nya."tumben ni cowo rese bisa lembut juga batin Aleena."


"Tapi gw enggak bisa tidur!" gw takut gelap saut Aleena lbh lembut."Biar gw yang temenin lo sampai tidur saut Randy sambil melepas pelukan nya."ayo duduk di pinggir sana."saut Randy."


"Aleena pun menuruti kata-kata Randy dan duduk di pinggir kelas seraya menyandarkan kepalanya ke tembok."


"Duh dingin nya..batin Aleena." karena Aleena hanya memakai jeans dan kaos pendek tanpa menggunakan jaketnya."


"lo kenapa Alienn..lo sakit saut Randy yang melihat Aleena menggigil."


"Gw cuma ke dinginan Randy." gw kan enggak bawa jaket."saut Aleena."


"Sini saut Randy."


"Apa..lo mau apa Randy." saut Aleena."


"Sini biar gw peluk lo."biar lo enggak kedingian."Bilang aja kalo lo nyari kesempatan dalam kesempitan." saut Aleena."


"Pikiran lo negatif mulu ma gw Aleena." saut Randy."


"lo kan biasanya emang nyebelin randy." saut Aleena sedikit terkikik geli."


"Kalo gw niat jahat gw udah terkam lo dari tadi saut Randy sambil menyeringai."yang terdengar menyeramkan di telinga Aleena."


"Huh kaya berani aja." saut Aleena."


"Emang lo kira gw enggak berani." saut Randy."terlintas di pikiran Randy untuk sekedar menjahilinya."


"Tubuh Randy semakin mendekat ke arah Aleena."


"ap apa yang lo lakuin Randy,panik Aleena yang segera menjauhkan tubuhnya dari Randy."


"Hahahhaaha baru gitu aja takut." gimana kalau gw terkam beneran."saut Randy sambil tertawa."


"Sialan lo Randy bikin takut Gw aja." Aleena memukul mukul kembali Randy dengan ke dua tangan nya."Randy segera menangkap ke dua tangan Aleena."Lepasin gw Randy lepasin gw..teriak Aleena."


"Diam...saut Randy." Dan Cup Randy menutup mulut Aleena dengan mulutnya."membuat Aleena membulatkan semua bolanya keluar tanpa melepaskan atau menolak Cium an Randy."Aleena hanya bisa diam mematung."


"Lo..lo ..lo looooo nyuri ciuman pertama gw....teriak Aleena." setelah menyadari semua nya."


RANNNNNNNDDYYYYYYYYY.......


TO BE CONTINUE...