MY GRIZELLE

MY GRIZELLE
Tidak akan ku biarkan



Di kampus rumor Aleena dan Randy sudah tersebar dengan luasnya.semua mahasiswa dan mahasiswi sibuk membicarakannya.Rachel yang mendengar kabar itu tentu saja murka.Rachel tidak terima akan berita tersebut.


"Randy hanya milik gw dan dia cuma punya gw yang lain tidak boleh memilikinya.awas aja lo cewek kampung gw bakalan bikin lo menderita dan pisah dari Randy gumam Rachel sambil melemparkan barang-barang yang berada di sekitarnya hingga jatuh berserakan."


Di tempat lain..


Terlihat seseorang yang turun dari lantai kamarnya dengan berpakaian rapi dengan setelan kaos dan jaket kesayangannya serta memakai jeans yang pas di tubuhnya di padukan sepatu sport serta kacamata yang bertengger di hidung mancung nya menambah kadar ketampanan nya."Ya itu Randy."


Randy segera memasuki mobilnya dan melanjutkan nya dengan kecepatan sedang menuju rumah pujaan hatinya.


Sekitar setengah jam perjalanan Randy akhirnya sampai di rumah Aleena.Randy yang memang sengaja datang untuk menjemput Aleena sehingga bisa pergi bersama ke kampus.


"Pagi sayang ucap Randy saat Aleena sudah keluar dari rumahnya."


"Pagi juga saut Aleena sambil menatap Randy dan tersenyum."


"Ayo kita berangkat sekarang yank nanti kita terlambat saut Randy yang segera membukakan pintu mobil dan mempersilahkan Aleena untuk masuk kedalam mobil dan memasangkan sabuk pengaman nya."


Kemudian Randy masuk dan duduk di balik kemudi mobil,Mobil melaju dengan kecepatan sedang.


Universitas Z


Terlihat Aleena dan Randy yang berjalan sambil bergandengan tangan.Membuat heboh isi seluruh kampus.


Terlihat pandangan menerkam tidak suka pada Aleena.Mereka berbisik sambil mencibir.


"Hai lo semua dengarkan gw baik-baik teriak Randy pada semua orang yang ada di kampus."


"Kenalin ini cewek gw Aleena,kalau ada yang berani ganggu dia kalian akan tahu sendiri akibatnya teriak Randy."


Randy berjalan menggandeng tangan Aleena.membuat Aleena tersipu malu,pipinya merona merah.Ya ini kali pertama Aleena mempunyai pacar,begitu juga Randy.


Randy itu terkenal akan kedinginan nya terhadap cewek.Hanya Aleena yang dapat membuatnya terusik.


Aleena dan Randy berjalan memasuki kelasnya.Karena kelas akan segera di mulai.


Dari kejauhan tampak seseorang yang menatap dengan tatapan tidak suka akan keberadaan Aleena yang bisa berdampingan dengan Randy.Matanya di penuhi dengan kabut amarah dan dendam yang membara.Awas aja lo!!! gw enggak akan biarkan lo bahagia di atas penderitaan gw.saut seseorang yang tak lain itu Rachel.


"Yang kita ke kantin yuk.aku udah lapar saut Randy yang tingkahnya berubah jadi manja terhadap Aleena."


"Ayo yank saut Aleena sambil tersenyum malu."


"Randy sayang kita makan yuk!!!saut seseorang yang tak lain Rachel."sambil bergelayut di tangan Randy."


"Lo apa-apaan sih!!!Lepasin gw saut Randy marah." Gw udah punya cewek asal lo tau.cewek gw Aleena.lo denger enggak.!!Jadi lo jangan gangguin gw lagi.gw malas liat lo."saut Randy."


"Lo cuma milik gw Randy!!!Siapa pun enggak bisa milik in lo selain gw.saut Rachel."Dan lo cewek kampung.berani-berani nya lo gangguin cowok gw huhhh."


Tangan Rachel yang akan menjambak rambut Aleena segera di tangkap Randy."Lo apa-apaan sih Rachel.Mendingan lo pergi dari sini.awas aja lo kalau berani gangguin Aleena,gw kasih lo pelajaran."saut Randy."


"Ko lo gitu Randy sayang,lo kan calon pacar gw saut Rachel."Gw enggak tertarik sama lo.Dan sejak kapan gw jadi calon pacar lo.Gw ogah jadi cowok lo.denger enggak lo."


"Awas minggir jangan gangguin gw ma Aleena lagi saut Randy yang menggenggam tangan Aleena dan pergi menuju kantin kampus."


RANDYYYYYYY...ALEEENNAAAAAA...Awassss aja lo!!! Gw akan balas semua sakit hati gw teriak Rachel di penuhi amarah,Dan segera keluar dari kelas dengan perasaan kesalnya.


Kampus Universitas Z


"Yank kamu enggak usah kasar kaya gitu ma Rachel saut Aleena sambil menatap wajah Randy."


"Lagian benar yang di katakan Rachel,kalau aku cuma cewek kampung.saut Aleena yang menahan agar tidak terisak.Aku enggak cocok berdampingan ma kamu Randy.ucap Aleena lagi."


"Mana aleena yang galak dan tidak mudah putus asa.masa iya kamu mau kasih pacar kamu ke orang saut Randy kesal."


"Kamu enggak sayang ma aku ya,terus kenapa kamu cariin aku semalam."saut Randy."


Dari pada aku ma tuh si Rachel lebih baik aku pergi aja dari sini dan menghilang selamanya,saut Randy yang beranjak dari duduknya yang akan meninggalkan Aleena.


Aleena berlari memeluk Randy dari belakang.


"Maaf yank aku engga ada maksud kaya gitu.Aku sayang kamu Randy,jangan tinggalin aku ya isak Aleena yang matanya sudah di genangi dengan air mata."Jangan tinggalin aku saut Aleena."


Randy tersenyum dan segera membalikan tubuhnya agar berhadapan dengan Aleena.


"Makanya kalau omongan itu di jaga sayang,kalau aku beneran pergi emang nya kamu enggak sedih gitu saut Randy yang mengusap air mata yang mengalir di pipi Aleena." Dan kemudian memeluknya dengan gemas."Aleena hanya menggelengkan kepalanya tanpa memberi jawaban.Pelukan Randy terasa nyaman sehingga menghilangkan Rasa sedih di hati Aleena.


"Ayo kita pesan makan yang saut Randy yang melonggarkan pelukannya." atau mau pelukan kaya gini terus saut Randy dengan nada menggoda Aleena."


"Uh itu mau kamu saut Aleena sambil melepaskan pelukannya."


"Ayo kita duduk saut Aleena."


Aleena dan Randy memesan makanan yang mereka inginkan.


"Ayo sayang habiskan baksonya,ucap Randy."


"Ya saut Aleena.".


Selesai makan Aleena dan Randy memutuskan pulang.Karena mata pelajaran berikutnya dosen pembimbing nya izin.Aleena berjalan bergandengan tangan menuju ke parkiran kampus.Randy dengan sigap membukakan pintu untuk Aleena.Setelahnya Randy pun masuk di kursi kemudi.


" Sayang makasih ya udah mau jadi bagian hidup aku saut Randy menatap Aleena."


"Semenjak ada kamu hidup aku jauh lebih sempurna,dan aku tidak kesepian lagi saut Randy."


"Sama-sama saut Aleena yang juga membalas tatapan Randy."


"Ayo sayang kita pulang saut Randy yang sudah menyalakan mobilnya dan meninggalkan kampus."


Di perjalanan Aleena dan Randy sibuk membicarakan tentang masa kecilnya.Hingga tidak terasa Randy dan Aleena sudah sampai ke rumahnya Aleena.


"Ayo sayang ke rumah dulu saut Aleena sedikit malu."


"Besok aja ya aku mampirnya.aku ada urusan dulu di kantor papa,tadi papa telpon suruh ke kantor saut Randy "


"Ya udah kalau gitu aku masuk dulu ya yank saut Aleena yang segera membuka pintu mobil."


" Tunggu yang ada yang ketinggalan." saut Randy yang memegang lengan Aleena."


"Hah apa yang ketinggalan saut Aleena polos."


"Ini saut Randy yang mengecup singkat bibir Aleena."


"Bye sayang."ucap Randy."


"Bye juga yank." saut Aleena."


"Astaga ucap Aleena yang terkejut,kemudian berlari masuk kedalam rumahnya." Dapat di pastikan muka Aleena merah merona.dan detak jantungnya berpacu lebih cepat dari biasanya."


to be continue,,,...