MY GRIZELLE

MY GRIZELLE
Nyaman



Lo...saut Aleena yang berhambur kepelukan seseorang yang berada di hadapan nya tanpa memperdulikan lagi keadaannya.


Ya itu Randy,ternyata Randy belum meninggalkan rumah Aleena.Randy menunggu Aleena keluar untuk menghentikan nya pergi,tetapi Aleena tidak kunjung keluar.Saat sudah mulai putus asa dan berniat untuk benar-benar pergi tanpa sengaja Randy melihat Aleena yang berlari lari dan meneriakan namanya.sehingga Randy memilih untuk sembunyi.Randy juga penasaran akan perasaan Aleena terhadapnya.


"Lo jahat saut Aleena sambil memukuli dada bidang Randy,Lo bilang sayang ma gw tapi lo ninggalin gw saut Aleena terisak."


"Gw enggak ninggalin lo ko..buktinya gw ada di sini." saut Randy sambil menatap mata Aleena yang menyipit karena terlalu banyak menangis.Tangan Randy membelai puncak kepala Aleena menandakan betapa sayang nya Randy pada Aleena.


"Gw sempat putus asa,gw nunggu lo nyariin gw. Dari tadi gw nunggu di samping rumah lo.Saat gw udah hampir menyerah dan memutuskan pergi gw dengar suara lo yang manggil-manggil gw.Gw belum keluar karena gw penasaran gimana perasaan lo ke gw Aleena saut Randy yang menangkup kedua pipi Aleena."


"Gw..gw..gw suka ma lo Randy saut Aleena,pipinya merah menandakan malu karena mengakui perasaannya."


"Gw tau itu sayang saut Randy yang kemudian memeluk kembali Aleena yang menggigil kedinginan."Pipi Aleena merona saat dirinya mendengar panggilan sayang untuk dirinya dari Randy."


"Nyaman saut Aleena sambil tersenyum." Dan kembali membalas pelukan hangat Randy."


Hujan yang berlangsung cukup lama dan deras itu


membuat Aleena dan Randy menunggu di tempat yang teduh cukup lama.Kalau pun memaksakan pulang kasihan Aleena pikir Randy,Aleena sedang sakit nanti bisa tambah parah karena hujan-hujanan.


Randy dan Aleena saling melepaskan pelukannya,setelah beberapa lama berpelukan.


Randy dan Aleena merasa canggung sendiri.


Tangan Randy menangkup tangan Aleena yang dingin,menyatukan jari-jarinya di antara jari-jari milik Aleena.


"Maaf saut Randy."


"Maaf untuk apa,saut Aleena menatap manik mata milik Randy."


"Maaf gw lama menyadari kalau gw itu suka ma lo,malah gw udah lama suka ma lo,dari zaman kita awal kuliah gw udah suka ma lo."Gw cuma selalu mengelak aja akan perasaan gw terhadap lo." saut Randy yang tersenyum manis menatap Aleena."


"Gw juga saut Aleena."


Hah Randy terperangah mendengar pengakuan Aleena yang mengaku sudah menyukainya dari dulu.


"Dingin saut Aleena." sambil menggosok gosokan tangannya, yang memang pakaian nya basah kuyup,hujan petang itu tak kunjung surut juga.


"Sayang kamu kedinginan ya saut Randy dengan lembut,berbeda dari perkataan Randy yang sebelumnya itu selalu kasar dan Arogan."


Aleena hanya menganggukkan kepalanya,badan nya pun terasa hangat kembali,sepertinya Aleena demam kembali.


Tanpa peringatan Randy menarik kembali Aleena ke pelukan nya,memeluknya dari belakang.Sehingga tubuh Aleena yang mungil tertutupi oleh Randy.Tangan Randy melingkar sempurna di pinggang Aleena.


"Hangat saut Aleena."yang bersandar pada dada bidang milik Randy.


Cukup lama mereka berpelukan,akhirnya hujan reda.Randy mengantarkan Aleena pulang ke rumahnya.


Aleena dan Randy masuk ke rumah Aleena.di sambut oleh mama Nara yang memang menunggu Aleena pulang dengan perasaan cemas dan khawatir.


"Sayang kalian berdua basah kuyup gini saut mama Nara."Ayo cepat keringkan baju kalian atau kalian akan sakit lanjutnya lagi."


"Ya ma Aleena ganti pakaian dulu saut Aleena."yang langsung pergi menuju kamarnya."


"Hmm tante sebaiknya saya pamit pulang aja kata Randy yang bangkit dari duduknya."


"Nanti saja pulang nya nak Randy,tuh liat di luar sudah hujan lagi." lagian nak Randy parkir mobil di mana saut mama Nara."


"Randy parkir cukup jauh dari sini tante ucap Randy."


Ni pakai dulu handuknya,keringkan dulu pakaian kamu nak.nanti sakit.ucap mama nara yang memberikan handuk pada Randy.


Tante ambilkan dulu coklat panas untuk kalian berdua saut mama Nara.


Terdengar bell rumah Aleena berbunyi.


Wah papa sudah pulang ya sambut mama Nara.Ya yang pulang ternyata papa nya Aleena.


papa Daniel.


Rupa nya ada tamu ya ma saut papa Daniel yang memasuki ruang tamu di mana Randy berada.


"Malam om saut Randy sambil menjulurkan tangan dan tersenyum.Saya Randy ucap Randy memperkenalkan diri."


"Saya Daniel papa nya Aleena sambut papa Daniel ramah." Ayo duduk nak,om tinggal sebentar.Om mau mandi dulu saut papa Daniel yang pergi ke kamarnya untuk mandi."


Aleena yang sudah selesai mengganti pakaian nya segera menemui Randy di ruang tamu.senyumnya mengembang begitu sempurna.wajah nya pun sudah tidak pucat lagi.


"Maaf lama saut Aleena."yang segera duduk di samping Randy."


"Em enggak lama ko saut Randy."


Mama Nara yang di ikuti oleh papa Daniel segera menyusul duduk di kursi.Mereka mengobrol terlihat sangat akrab seperti sudah lama bertemu.


"Nak Randy kuliah bareng Aleena juga saut papa Daniel."


"Ya om saya kuliah bareng ma Aleena satu jurusan malahan satu kelas juga saut Randy."


Setelah beberapa waktu berbincang akhirnya Randy pamit pulang karena waktu sudah malam juga.


"Om,Tante saya pamit pulang dulu ini sudah malam saut Randy yang melihat jam tangan yang melingkar di tangan nya."


"Kapan-kapan main kesini lagi nak Randy saut mama Nara dan papa Daniel."


"Aleena ayo antar nak Randy nya ke depan saut mama Nara pada Aleena "


"Ya mama,Aleena antar Randy ke depan dulu ya saut Aleena sambil melangkah kan kaki bersama Randy menuju ke luar rumah."


"Sayang aku pulang dulu ya saut Randy lembut."


"Ya sa..sayang saut Aleena malu-malu membuat pipinya merona seketika."


Randy mendekat ke arah Aleena dan cup Randy mencium puncak kepala Aleena."Mimpiin aku ya sayang ucap Randy sambil melangkah pergi dan masuk ke dalam mobilnya yang kemudian melajukan mobilnya meninggalkan rumah Aleena."


Terlihat Aleena melambaikan tangan hingga mobil Randy hilang dari pandangannya yang kemudian Aleena masuk ke dalam rumahnya.


"Ma,Pa,Aleena ke kamar dulu ya.Aleena udah ngantuk saut Aleena yang berjalan memasuki kamarnya."


"Ya sayang selamat beristirahat saut mama Nara dan papa Daniel."


Aleena merebahkan tubuhnya di kasur kesayangannya sambil tersenyum.Aleena mengambil hadiah yang Randy berikan untuknya.


gw suka boneka sama bunga nya saut Aleena yang kemudian menghirup aroma bunga dan memeluk boneka yg lebih besar dari ukuran tubuhnya dan tanpa terasa Aleena terlelap dalam tidurnya.


KEDIAMAN PRATAMA


Randy sudah memasukan mobilnya di halaman rumahnya.Randy menaiki anak tangga untuk bisa sampai ke kamarnya yang berada di lantai 3.Randy segera memasuki kamar mandi untuk membersihkan dirinya yang sudah bau keringat dan basah setelah hujan sore tadi.


Setelah selesai mandi dan berpakaian Randy merebahkan diri di kasur king size kesayangannya.Randy memandangi langit-langit kamarnya dan membayangkan kejadian tadi sore yang tidak pernah di sangka nya.


"Sekarang gw udah punya belahan hati gw saut Randy sambil tersenyum."


"Gw sayang lo Aliien gumam Randy yang tanpa sadar terlelap dalam tidurnya."


to be continue..