
Kita lakukan rencana kita hari ini jangan sampai gagal saut seseorang dengan penuh amarah di setiap kata-katanya.
Ingat hanya habisi yang cewek nya saja.Lo jangan sampai sentuh si cowok sedikitpun,gue enggak mau milik gue terluka sedikitpun saut seorang wanita tersenyum menyeringai.
Lo udah berani mengusik milik gue.Lo harus rasakan akibatnya.Enggak ada seorangpun yang boleh mengusik apa yang seharusnya jadi milik gue dan gue menginginkan nya.Lo harus mati ha... ha.. ha...terdengar suara tawa menggema di dalam gudang tua yang lama tidak berpenghuni.
Di tempat lain..
Matahari sudah keluar dari peraduannya tapi tidak merubah suasana mendung yang masih menyelimuti langit.Terlihat Aleena masih nyenyak dalam tidurnya begitupun Randy.
Tok tok tok terdengar suara ketukan di depan pintu kamar Aleena,Rupanya Mama Nara sedang membangunkan Aleena yang masih terlelap akan tidurnya.
"Sayang bangun yuk udah siang nih kita sarapan dulu saut mama Nara di depan pintu kamar Aleena."
Aleena yang mendengar ketukan serta suara mama yang membangun kan nya mengerjap kan matanya dan perlahan bangkit dari kasur kesayangannya.
"Ya mama Aleena sudah bangun ko ucap Aleena." sambil membukakan pintu kamarnya agar mama nya dapat memasuki kamarnya.
"Ya udah kamu mandi dulu sayang,lalu kamu bangunkan nak Randy ya soal nya enggak enak kalau mama yang bangunin nak Randy sayang ucap mama Nara."
"Ok mama sayang kalau gitu Aleena mandi dulu ucap Aleena manja sambil meninggalkan kamarnya dan memasuki kamar mandinya."
Setelah beberapa saat terlihat Aleena keluar dari kamar mandi dan segera memakai pakaiannya kemudian keluar dari dalam kamarnya menuju ruang tamu yang di tempati Randy semalam untuk membangunkannya.
"Randy..kamu udah bangun belum..saut Aleena di balik pintu kamar Randy."
Didalam kamar, Randy menggeliatkan tubuhnya matanya masih terpejam pertanda kantuk masih menyelimutinya.Dan tidak berapa lama Randy bangun dari tidurnya setelah mendengar panggilan Aleena yang membangunkannya.
Ceklek terdengar pintu di buka dari dalam,terlihat seorang pria masih dengan penampilan khas bangun tidurnya meregangkan kedua tangannya dan tak lama mengulas senyum setelah melihat pujaan hatinya.
"Pagi sayang saut Randy sesaat setelah melihat Aleena di balik pintu."
"Pagi juga saut Aleena tersenyum dengan manisnya."
"Ayo yank kita sarapan bersama,sudah di tungguin ma mama dan papa di bawah saut Aleena."
"Ok yank,tapi tunggu aku mandi dulu ya saut Randy menatap Aleena dengan tatapan penuh cinta."
"Ok sayang,ya udah mandi dulu sana yank.Aleena tunggu di bawah ya saut Aleena sambil beranjak pergi dari hadapan Randy."
Randy pun masuk menuju kamar mandi untuk segera membersihkan dirinya.
Setelah beberapa saat terlihat Randy keluar dari kamar terlihat sudah rapi dan memakai pakaian yang memang selalu Randy bawa di mobilnya untuk berjaga-jaga siapa tau ada acara atau memang di perlukan sebagai ganti saja.
Randy terlihat menuruni tangga menuju ruang makan,senyum mengembang di wajah tampannya sesaat setelah melihat Mama Nara dan Papa Daniel serta Aleena yang sudah menunggu nya di meja makan untuk sarapan bersama.
"Pagi Om,Tante maaf saya terlambat saut Randy menyapa kedua orang tua wanita yang di cintai nya."
"Enggak apa-apa sayang,ayo duduk kita sarapan dulu saut Mama Nara dan Papa Daniel."
Mereka terlihat bahagia menikmati sarapan yang sederhana tapi penuh dengan kehangatan.Randy pun tampak lahap memakan sarapan nya.
Setelah menyelesaikan sarapannya beberapa saat kemudian Papa Daniel terlebih dahulu pamit meninggalkan rumah karena ada meeting di kantornya.Tak lama setelahnya Aleena dan Randy yang berpamitan karena harus pergi ke kampus.
"Tante saya dan Aleena pamit ke kampus dulu,terima kasih sudah di perbolehkan menginap di sini.Saya menyusahkan Om dan Tante saja saut Randy."
"Kamu enggak ngerepotin ko nak Randy,justru tante senang sekali nak Randy mau menginap di rumah tante yang kecil seperti ini,sering-sering main ke sini ya saut mama Nara."
"Ok tante saya pamit dulu saut Randy sambil mencium punggung tangan mama Nara."
"Aleena juga pergi dulu ya ma,sudah siang nih takut ketinggalan kelasnya saut Aleena yang memberikan ciuman di kedua pipi Mama nya."
"Yank kamu duluan aja ya ke kampusnya saut Aleena sambil menatap Randy yang sedang fokus mengendarai mobilnya."
"Ko gitu yank memangnya kamu mau kemana saut Randy menoleh sekilas ke arah Aleena sebelum fokus kembali mengendarai mobilnya."r
"Aku mau pergi dulu ma Rania.Rania sudah pulang dari luar negeri saut Aleena yang memperlihatkan pesan di hp nya yang baru saja dia dapatkan."
"Ya udah aku antar sampai ke rumahnya Rania ya saut Randy."
"Enggak usah yank,aku sendiri aja lagian nanti kamu telat di kelasnya.Lagian dari sini sudah dekat ke rumah Rania.Bentar aja ko yank aku mampir nya saut Aleena."
"Ok yank,tapi kamu hati-hati di jalan ya saut Randy pada akhirnya."
"Ok sayang saut Aleena sambil membuka pintu mobil yang sebelumnya di tepi kan terlebih dahulu oleh Randy."
"Ko belum turun yank saut Randy." Apa berubah fikiran ucapnya lagi."
Cup Aleena mencium bibir Randy singkat tanpa memperdulikan ucapan Randy dan bergegas pergi dari hadapannya.
Randy terpaku cukup lama,ini kali pertama Aleena yang menciumnya terlebih dahulu selama beberapa bulan mereka berpacaran.Ya tidak terasa Randy menjalin hubungan bersama Aleena sudah 6 bulan lamanya.
Randy yang masih sibuk akan lamunannya tiba-tiba di kejutkan oleh suara Orang yang tertabrak sehingga membuyarkan semua lamunannya.
BRAAKKKKKK .......
Terdengar suara tabrakan yang sangat keras dari arah Aleena menghilang dari pandangan Randy.
Perasaan Randy tiba-tiba menjadi tidak enak.Randy bergegas keluar dari mobil untuk memastikan siapa yang kecelakaan.
Wajah Randy memucat saat dirinya melihat seorang wanita yang berlumuran darah dan di kerumuni oleh banyak orang .Beberapa orang mencoba membantu dengan memanggil ambulans dan polisi.
Randy masih terpaku di tempatnya saat dirinya memastikan siapa wanita yang berlumuran darah itu.Randy berteriak histeris setelah mengetahui bahwa wanita yang berlumuran darah itu Aleena.Wanita yang di cintainya bahkan sangat di sayang olehnya melebihi apapun.
ALEEEENAAAAAAAA....
Teriak Randy sambil berlari dan memeluk tubuh wanita yang tidak sadarkan diri dan penuh akan darah segar.
"Ambulans mana ambulans nya teriak Randy."Tolong panggilkan Ambulans saut nya panik."
Sudah di panggilkan Ambulans nya saut banyak orang yang berada di tempat kejadian.
"Sayang bangun sayang teriak Randy sambil memeluk erat tubuh Aleena kedalam dekapannya."
"Tahan sayang,bentar lagi Ambulans datang ucap Randy sambil menciumi kepala Aleena."
Tidak butuh waktu lama datanglah mobil ambulans yang mengangkut Aleena dan Randy ke Rumah sakit.
Rumah sakit..
"Tuan tolong tunggu di sini saut Suster yang menangani Aleena di IGD ."
"Suster tolong ya pacar saya,saya akan bayar berapapun saut Randy yang sudah berlinang air mata yang sudah tidak memperdulikan lagi keadaannya yang berlumuran darah Aleena."
"Saya dan Dokter akan melakukan yang terbaik saut suster sebelum meninggalkan Randy di depan pintu IGD."
"Sayang aku mohon sadarlah isak Randy,Tuhan kenapa bukan aku saja yang menggantikan posisi Aleena yang terbaring di sana ucap Randy sambil terduduk lemas."
To be continue..