
Happy Reading Gengks..
Pagi hari yg cerah, sinar matahari terus menerjang melewati tirai jendela pemilik kamar berwajah manis tersebut. Merasakan sesuatu yg hangat di pipinya, Rara mengerjapkan mata. Membuka mata dan tangan nya meraba handphone yg berada di atas nakas.
MONDAY. September 16, 2013
08:15
"HAHHh!?!.. Udah siang, haduh aku pasti telat kerja... gimana nih" Rara terkejoet,panik berlarian ke kamar mandi. Baru sampai di ambang pintu ia berhenti, kejadian semalam melintas kembali di ingatan nya.
"Tunggu, Ngapain juga aku harus kerja sama boss brengsek kaya dia!" Ia pun melangkahkan kaki nya malas, duduk di pinggiran kasur. " Tapi kan aku harus minta maaf soal sikap aku yg kemaren-kemaren. Tapi ah bodoamat lah mending tidur"
Akhir nya Rara terlelap kembali diatas kasur nya. Semalam juga ia tidak bisa tidur karena terus menangis, ia masih tidak terima. Kesal, kaget, kecewa,trauma semua berkumpul didada dan pikiran nya membuat ia tidak ingin bertemu lagi dengan pemilik Presdir Winata itu.
☆☆☆
Nada dering hp yg terus bergema di telinga Rara, memaksa nya untuk bangun dari mimpi. Mata nya menyipit mencoba membuka lebar mata yg masih dipenuhi rasa kantuk itu. Tertera nama si pemanggil 'Kak Lee'
Tumben kak Lee nelpon, ada apa ya?
"Hallo, kak" Rara menyapa dulu dengan suara lemas khas orang baru bangun tidur.
"Hallo, Ra ini gue Geby. Loe dimana?
Rara mengernyitkan dahi, Ini nomer nya kak Lee kan? tapi kok yg ngomong Geby? Hilih! Kamu mikir apa sih Ra, Geby kan pacar nya Kak Lee
Terdengar Geby berteriak karena Rara yg terdiam "Ra, hallo Ra? Loe sakit? suara loe kok lemes gitu?!"
"Ahh iya By maaf, aku baik-baik aja kok"
"Jangan boong loe Ra, ada dimana sekarang? Loe lagi makan siang kan,Biar gue jemput ya dikantor loe?" dengan nada gusar Geby terdengar panik. Padahal Rara abis bangun tidur.
"Nggausah kekantor By, aku ada dirumah. Emang nya ada apa?" mengernyitkan dahi nya lagi, bingung dengan Teman nya itu.
"Yaudah kalo gitu gue kerumah loe oke. Tunggu yaa" Geby memutuskan sambungan telepon sebelum Rara sempat bertanya lagi.
Rara segera bersiap-siap sebelum Geby datang. Kini Rara sudah rapih sedang duduk di depan cermin bupet nya. Memandangi wajah dan tubuh nya sendiri, rambut panjang lurus sebahu, pakaiannya senada dengan totebag yg dibawa nya, dan make up yg tidak terlalu menor sehingga terlihat natural.
Liat, aku baru nyadar kalo aku manis.
Sekelebat bayangan Re yg mencium nya semalam muncul, membuat hatinya sedikit bergetar. Ia tersenyum melihat wajah nya di cermin yg sedang ia bayangkan ciuman Re
Jadi gitu rasanya ciuman, kok aku mau coba lagi yaa?
Menepak-nepak pipi kanan dan kiri dengan tangannya, menyadarkan diri nya sendiri dari lamunan bodoh nya itu.
Duhh mikir apaan si kamu Ra?! nggak bisa! ngga boleh! ciuman ku cuma buat orang yg aku cintai! Oke.
☆☆
Kini pukul 13.40 , Rara dan Geby sampai di rumah Lee dan kini berada di rumah belakang/tempat tongkrongan. Rara merasa risih dan malu. Karena entah hari ini sedang mengadakan acara apa yang jelas ramai sekali. Semua anggota, Pemuda-pemudi, golongan Remaja, yaaa meski ada sedikit beberapa yg tidak hadir. Lee yg walaupun jarang nongkrong dengan yg lain juga hadir.
"Hey manis"
"Rara cantik sini duduk samping aku"
"Wahh cewek manis nih"
"Jan sok tau loe bangke, dia pacar gue bukan drunker!" Terdengar mengaku-ngaku Febry yg sudah kenal Rara lebih dulu itu ikut menimbrung.
Dan masih banyak lagi ocehan dari yg lain setelah melihat kehadiran Rara. Yg di goda hanya tersipu malu menundukkan kepala tanpa melihat balik mereka. Risih.
Melihat Rara seperti itu, Geby mengerti. Ia membawa Rara pergi dari kerumunan, duduk ke sofa dekat dapur. "Ra loe nggakpapa? maaf yah rame banget, Mas Lee ngadain pesta dalam rangka ulang tahun Papah nya."
Rara tersenyum manis "Iyah nggapapa kok By, pantesan rame banget pusing aku liat nya" menyandarkan tubuhnya di sofa.
"Yaudah kalo gitu gue ambilin loe minum dulu ya, sekalian makan disini" beranjak menuju rumah belakang.
"Makasih By" sahut Rara sembari diiringi senyuman. Setelah Geby menghilang dari balik pintu, pikiran Rara berlarian kemana-mana.
kalo aku ngga kerja, gimana aku punya uang? Mamah Papah pasti lagi nunggu transfer an di sana.
Tapi kalo aku kerja pasti ketemu sama Tuan aneh itu, mana satu lantai lagi.
Misalkan aku keluar dari perusahaan itu bisa aja, tapi nanti pasti susah lagi cari kerjanya.Isshhh ngeselin banget!?!?
Rara menggeram kesal pada diri nya sendiri, tatapan nya kosong ke arah lemari hias yg berada di depannya. Saat masih di ambang pintu Geby yg Melihat Rara seperti itu pun penasaran, Nih anak kenapa sih? lirih nya.
Menaruh nampan di meja,Geby duduk disamping Rara.
"Raaa... jangan sampe gue bawa loe kerumah sakit nih"
"Eh apaan si By orang aku ngga sakit" terbangun dari sandarannya, duduk tegap menghadap Geby
"Ya abis loe bengong mulu dari rumah loe sampe sini" Memasukkan potongan bistik ke mulut nya. "mikirin apaan sih loe Ra?"
"Eee...enggak Aku ngga mikirin apa-apa, sok tau kamu By" Jawab Rara dengan gelagapan mengambil potongan bistik yg sama seperti Geby.
"Udah nggausah ngelak, atau kemaren Mas Lee ngapa-ngapain loe pas nganter pulang? keliatan dari raut muka loe Ra, udah cepetan cerita"
"Apaan, kak Lee ngga ngapa-ngapain aku kok" menarik nafas panjang bersandar lagi "Aku tuh pusing By, mau berangkat kerja tapi aku nggak mau ketemu Tuan sialan itu!"
"Tuan sialan?Tuan di tempat kerja nya Rara kan Tuan..." lirihnya, "maksud loe tuan Re? kenapa sama dia Ra, loe di apain?..."
"Udah ah nggausah banyak tanya By aku ngga mau cerita, pusing aku ngingetnya!" potong Rara.
"Yaelah loe Ra gitu aja pusing, cerita aja kali, siapa tau loe lega abis cerita?" saran Geby.
"Nggak. udah ah By" tangan Rara menyambar jus apel didepannya.
Pikiran nakal Geby bergerilya, seperti menemukan sebuah emas yg tepat di tempatnya. Dibelakang ada pesta, fikiran Rara sedang kacau. Apa lagi obat nya kalau bukan mabok.
"Kalo gituu, biar fikiran loe tenang gabung aja ke belakang" Geby berjalan perlahan menuju ke belakang "Ayo minum Ra, tunggu apa lagi".
Minum, minum apa?aku belum pernah minum! Wiski,Esland,Jack Daniel! Rasa nya gimana? Hmm.. nyoba sedikit nggakpapa kali yaa?!
Bersambung
~~~
Dukung terus novel ini yah💋 Jangan lupa tinggalin Love&Like&Comment nya♥️😙