My Destiny Is With The Vampire King

My Destiny Is With The Vampire King
Hutan Terlarang



🍃


"Bibi!" panggil Alana sambil berjalan kearah nya


Wanita dengan rambut sebahu itu menoleh. Dia menatap Pria yang berada disamping Alana. ia merasa seperti mengenal Pria itu.


"Aa..pa kau Albert," ucap Mary pada Pria yang berada di samping Alana. Mata Mary berbinar seakan ingin menangis


Pria itu tersenyum sambil menyeka air matanya


"Ibu," ucap Albert dengan menatap kearah Mary. 


Mary berlari kearah nya lalu memeluknya dengan erat. Mereka berpelukan cukup lama


"Setelah 15 tahun, Akhirnya kau kembali Nak," ucap Mary dengan derai air mata


"Dia anak Bibi?" tanya Alana penasaran


Mary melepas pelukannya dan menyeka air mata nya, Dia berbalik menghadap Alana dengan tatapan hangat.


"Umur mu mungkin sekitar 2 tahun sedangkan Albert 7 tahun. dulu kalian itu sering bermain bersama," ucap Mary dengan sedikit tertawa


Mary adalah Kakak kandung dari Martin Dawson. Jadi bisa dibilang Albert adalah sepupu Alana


Umur mereka hanya selisih 5 tahun dimana Albert berusia 22 tahun sedangkan Alana 17 tahun.


Mary menikah dengan Pria yang kaya raya bernama Jonas karl. setelah melahirkan, Mary merasa jika sikap suaminya itu telah berubah, hingga tepatnya saat umur Albert 7 tahun, dia dibawa oleh Jonas ke kota yang sangat jauh dari desa. Jonas hanya meninggalkan sepucuk surat yang sampai saat ini masih disimpan oleh Mary.


Kembalinya Albert kesini karena Jonas, mantan suami Mary telah meninggal. Dia mencari beberapa petunjuk tentang Keberadaan Ibunya atau Mary. Hingga akhirnya dia bisa sampai kesini


Albert berjalan kearah Alana dengan tersenyum


"Jadi, dia yang dulu selalu aku gendong ya," ucap Albert dengan mencubit pipi Alana


"Seperti Mimpi saja, dulu aku selalu berharap ingin memiliki seorang Kakak," ucap Alana membuat Albert tertawa


"Oh ya, Alana kau dari mana saja bukankah Bibi sudah menyuruhmu untuk datang lebih awal!" tanya Mary dengan tegas


"Aku sudah datang tapi, Bibi tidak ada dirumah," jawab Alana


"Bibi menyuruhmu untuk datang ke rumah Kakek Raul!" ucap Mary membuat Alana tersentak. Gadis itu membulatkan mata dengan menatap kearah Mary


..."Alana, besok jangan lupa ke rumah Paman Raul ,Kau harus datang lebih awal dan membantuku disana!"...


..."Alana apa kau dengar ucapan Bibi!" sentak Mary...


..."Iya iya," balas Alana dengan malas...


Alana menepuk dahinya


"Astaga aku lupa,"


Mary menghela nafas sambil mengacak-acak rambut Alana


"Kau itu! Lalu kalian bertemu dimana?"


"Aku bertemu dengannya dirumah yang berada di ujung sana," jawab Alana sambil memakan buah yang berada dimeja


Mary mengerutkan keningnya


"Ujung mana?"


Alana menceritakan jika ada wanita yang tinggal dirumah itu. Mary semakin terkejut usai mendengar bahwa Wanita tua itu juga mengatakan kalau Dirinya pergi kehutan. Padahal sudah jelas jika hutan itu adalah hutan terlarang yang siapapun tidak boleh memasukinya


"Siapa wanita sialan itu! Beraninya dia mengatakan hal itu. Lalu kau tidak pergi kehutan itu kan?" tanya Mary dengan sangat cemas


"Tidak, awalnya aku berpikir Bibi pergi kesana untung saja kak Albert datang," jawab Alana dengan mulut yang penuh makanan


Mary menghela nafas lega dengan mengusap keningnya yang berkeringat


"Tapi aku hanya melihat mu berbicara sendiri. Aku sama sekali tidak melihat wanita tua yang kamu ceritakan tadi disana," sela Albert dengan serius membuat Mary bingung


Alana berbalik menatap Albert dengan kesal.


"Sendirian bagaimana? Jelas-jelas aku melihat wanita itu disana!" debat Alana tak terima


Mary mengernyitkan keningnya.


"Memangnya kau ada di rumah sebelah mana!" tanya Mary heran


"Diujung sana Bibi! Rumahnya dekat dengan pemakaman bukankah disana ada Rumah!" jawab Alana


Mary terbelalak tak percaya. Semua orang juga sudah tau jika Rumah itu sudah lama kosong tapi mengapa Alana mengatakan habis bertemu dengan wanita tua dirumah itu.


"Astaga!" pekik mary membuat semua orang menatap kearah mereka. Mary segera membawa mereka bertemu dengan Raul


"Bibi ada apa?" Kenapa kita menemui Kakek?"


Sosok pria tua dengan kaca mata antik diwajahnya menatap kearah mereka secara bergantian. Dia adalah Raul Tetua Desa Adanora


"Ya, Alana kau adalah gadis yang selama ini dicari oleh mereka, umurmu sudah 17 tahun?"


Alana mengangguk.


"Lalu maksud Kakek apa? Dan siapa mereka?" tanya Alana penasaran


Raul meletakan buku itu lalu menatap mereka dengan tatapan cemas.


"Sebenarnya 1000 tahun yang lalu Hutan Loko tidaklah terlarang. Dahulu Hutan itu dipimpin oleh dua bangsa yang kuat. Tapi ada sebuah kejadian besar yang membuat dua bangsa ini hilang bagai ditelan bumi sampai sekarang. awalnya hutan itu masih biasa namun berjalannya waktu hutan itu berubah menjadi mengerikan. Hutan itu dipenuhi oleh Makhluk yang aneh dan seram Jika, saja dua bangsa itu masih ada kemungkinan besar Orang tuamu masih selamat. " jelas Raul sambil menatap kearah Alana


Albert tercengang usai mendengar bahwa kedua orang tua Alana yang telah tewas. Dia menatap kearah Alana dengan perasaan iba.


Alana tertunduk dalam diamnya dengan pikiran yang melayang entah kemana. Dia masih belum bisa menerima Perkataan Raul dengan baik


"Tapi bagaimana kakek tau, bukankah kejadian itu sudah sangat lama bahkan ribuan tahun!" sela Albert dia merasa ragu pada cerita Raul.


"Buku ini warisan dari kakek buyut ku disini hanya tertulis sebagian kisah tentang Hutan Loko dan berbagai Mahkluk mitologi yang sulit diterima oleh akal,"


Raul adalah Anak dari pemburu Dan keturunan dari seorang Brian tones. Mungkin agak aneh seseorang bisa mengetahui tentang kejadian 1000 tahun yang lalu. tapi Raul bisa membuktikannya dengan buku peninggalan dari leluhurnya. buku itu menyimpan berbagai rahasia tentang kejadian masa lampau


"Kita tidak akan pernah tau ada dunia lain dibalik Hutan Loko itu. Seseorang yang mencoba masuk kesana meraka akan tewas dan tidak akan pernah kembali," ucap Raul dengan serius


Mereka terdiam untuk sesaat hingga Alana gadis yang masih muda itu berteriak kencang


"Berat sekali penyampaian kakek!" teriak nya lalu pergi meninggalkan ruangan


Raul menatap Alana dengan lekat dia sangat mencemaskan keadaan cucunya itu.


Kepergian Alana membuat Albert bisa leluasa bertanya tentang Kematian Martin dan Cassie pada Raul.


"Bagaimana Paman Martin bisa tewas?"


Mary tertunduk lemas dia menghela nafasnya


..."Ayah! Ayah dimana?" teriak Martin...


..."Kau kenapa?"...


...Martin segera menceritakan kepada Raul jika putrinya pergi dari pagi dan belum kembali sekarang. Cassie menemukan barang milik Alana yang terjatuh tepat diperbatasan Hutan Loko....


"Lalu apa yang terjadi selanjutnya apa, Paman pergi kehutan loko?"


"Tidak ada yang berani mendekat kearah hutan. Kecuali Martin dan Cassie," ucap Mary


Albert terdiam untuk sesaat. Dia menatap kearah luar


"Kami hanya mendengar suara dentuman keras yang berasal dari Hutan. Kami beramai-ramai ke perbatasan dan melihat Alana tengah menangis bersama Reyna disana," jelas Mary


"Lalu Kematian Paman?" Albert merasa penasaran atas kematian paman nya itu


"Mereka hilang dibalik gelapnya hutan dan sampai sekarang mereka tidak pernah kembali,"


Kematian Martin Dan Cassie membuat luka yang cukup dalam untuk Alana. Selama ini Alana hidup berdua dengan Mary tapi, Dia memilih untuk tinggal sendiri saat umur nya sekitar 15 tahun. Alana memilih tinggal di rumah lamanya dan menatap disana sampai sekarang


"Aku merasa kasihan pada Alana," lirih Albert


"Mary awasi Alana dengan ketat jangan biarkan dia pergi kehutan," perintah Raul pada Mary


Raul menjelaskan pada Mary dan Albert jika Alana adalah Gadis dengan darah suci. Mereka sempat tak percaya


Albert terbelalak terkejut. Dia seperti tak percaya akan perkataan Raul bagaimana mungkin seorang manusia memilki darah Suci


"Hal ini memang tidak bisa diterima oleh akal," jelas Raul dengan menatap Albert


"Aku memang tidak percaya tapi, mungkin saja itu benar contohnya aku melihat alana berbicara sendirian dirumah kosong itu. Walaupun dia selau mengatakan dia bertemu dengan wanita tua Dissa. Itu sangat aneh,"


Albert bergeming dalam diamnya. Pikirannya telah melayang membayangkan situasi saat ini.


Sosok wanita yang dilihat Alana Adalah Roh jahat yang telah lama bersemayam dihutan Itu. Dia bisa menghirup aroma darah milik Alana.


Untung saja Albert datang tepat waktu jika tidak Alana akan terbujuk dan pergi kehutan untuk yang kedua kalinya. Dibuku itu memang tidak dijelaskan secara gamblang apa yang sebenarnya terjadi pada Hutan Loko. dan hubungan Alana dengan hutan itu dan mengapa dia bisa disebut gadis berdarah suci


Raul hanya tau jika Hutan itu seharusnya memilki 3 pemimpin dan satunya adalah seorang Ratu yang sangat disegani. Raul tidak tau siapa pemimpin yang satunya. Ada beberapa robekan dibuku yang membuat Raul penasaran. Dia sendiri hanya bisa merasakan dan mencium Darah Alana yang berbeda dari darah umumnya


Dulu Raul tak sengaja meneteskan darah Alana ke minuman hewan peliharaannya, Serigala yang tadinya sakit seketika sembuh setelah meminum air bercampur sarah milik Alana. Raul tidak ingin siapapun tau bahwa  cucunya adalah gadis dengan darah suci. dia tidak ingin Alana cucunya  dimanfaatkan oleh orang-orang jadi, dia menyembunyikan rahasia besar ini sampai sekarang


Raul adalah Ayah dari Cassie. Sudah sangat jelas jika seorang Kakek tidak ingin nyawa cucunya dalam bahaya


"Aku akan menjaga Alana, dia juga adikku!" ucap Albert tegas. Dia bangkit dari duduknya dan segera pergi menyusul Alana


..."Alana hidupmu akan selau dalam bahaya!"...


...-...


...-...


...-...