
Kring
Bel pulang sekolah berbunyi. Alena .keluar meningggalkan kelas bersama cristiana.
"Hai" sapa kevin yang entah dari kapan berada di samping pintu kelas alena. "Pulang bareng yuk" lanjutnya.
"Gue pulang sama abang gue"
"Abang lo sekolah di sini juga"
"Iya, tuh orangnya udah nunggu gue duluan" ucap alena yang segera meninggalkan kevin dan cristiana untuk menghampiri vino.
Dirumah..
Sesampainya di kamar alena melemparkan tasnya begitu saja dan langsung menghempaskan tubuhnya di atas kasur.
DRTTDRR... suara getaran ponsel alena
Alena mengambil ponselnya dan membuka ponselnya. Alena menatap ke layar ponselnya, dia melihat ada dua pesan masuk dari nomor tidak di kenal.
+0825*****0032
Hai
+0825*****0032
Lagi ngapain
Alena terus memandang layar ponselnya. Dia masih tidak tahu siapa yang mengirim pesan di ponselnya.
Alena Adititania
Lo siapa?
+0825*****0032
Gue kevin
Alena Adititania
Lo dapat nomor gue dari mana?
+0825*****0032
Temen lo yang tadi di samping lo
Alena Adititania
Maksud lo cristiana?
+0825*****0032
Mungkin
+0825*****0032
Lo lagi ngapain?
Alena Adititania
Alena meletakkan ponselnya dan mulai memejamkan matanya dan tertidur lelap.
*****
Seperti biasa Alena berangkat sekolah bersama vino. Tapi sampai detik ini vino masih belum menjadi vino yang dulu. Vino yang susah di atur, vino yang suka buat onar. Vino yang sekarang bukan vino yang dulu lagi.
"Bang vino" panggil alena manja.
"Kenapa?"
"Kok lo ngak kayak dulu sih, suka buat onar. Atau jangan jangan lo udah tobat ya" sinis alena.
"Apaan sih lo, ya ngak mungkin lah gue tobat"
"Lah terus kenapa lo sekarang jadi pendiam?"
"Ya karna belum ada temenya aja. Semua murid du sini itu cupu cupu. Kan nggak enak kalo gue nakal sendiri, nggak seru juga" jelas vino.
"Ehm... gue kemaren ketemu sama cowok. Cowok itu bilang katanya dia kalo di sekolah kaya preman" ucap alena "kayaknya cocok buat jadi temen lo" lanjutnya.
Alena ini memang sebelas duabelas dengan vino sama sama resek, bukanya mengubah kakaknya menjadi baik, dia malah mengompori kakaknya itu.
"Serius ada" tanya vino memastikan. " kelas berapa?" Lanjutnya.
"Kelas XI IPS 5 namanya kevin, yaa.. lumayan juga sih orangnya" ujar alena.
"Lo kenal sama dia?" Tanya vino.
"Baru kemaren sih"
"Lo bilang ke dia dong suruh temenan sama gue" pinta vino.
"Idih idih, giliran ada temen gak jelas aja langsung banyak omong" sinis alena. " bodo amat bilang aja sendiri" lanjutnya sembari meninggalkan vino dan berjalan menuju kelas.
Tiba-tiba langkah alena terhenti di ambang pintu kelasnya. Alena melihat kevin yang sedang duduk di bangkunya, lalu alena Melanjutkan langkahnya menghampiri kevin.
"Lo ngapain disini" tanya alena.
"Pengen liat lo aja" jawab kevin.
Alena menghela nafas mendengar jawaban kevin. "Minggir gue mau duduk" ucap alena. Kevin tak menghiraukan ucapan alena, dia tetap duduk di bangku alena.
Kini terluhat wajah alena yang terlihat seperti ingin memakan orang. "LO PUNYA KUPING NGAK SIH?, LO BUDEK APA GIMANA?. GUE MAU DUDUK LO MINGGIR" dengan emosi yang menggebu-gebu. Alena melontarkan kata kata yang ada di benaknya sekarang.
Sedangkan kevin hanya diam melihat alena yang sangat mengerikan saat marah. Begitu juga dengan beberapa murid yang ada di kelas yang tadinya sibuk dengan kegiatan masing masing kini mengalihkan pandanganya ke alena. Sedangkan cristiana hanya diam, dia sudah hafal seperti apa sahabatnya jika marah.
"WOY, ada apaan sih teriak teriak" tanya vino yang baru saja memasuki kelas. Vino segera mendekat ke arah alena. "Lo juga siapa? Duduk di bangku adik gue" tanyanya lagi.
"Kenalin nama gue Kevin Alekson, anak kelas XI IPS 5" kevin memperkenalkan dirinya.
"Jadi lo yang namanya kevin, gue Alvino justin. Kakaknya alena" ujar vino sambil menepuk- nepuk bahu kevin. "Mulai sekarang kita temenan gimana" lanjutnya.
Kevin masih bingung dengan sikap vino terhadapnya. Kevin pikir vino akan marah karna dia gangguin adiknya, tapi ini kok malah ngajak temenan.
"Oke, mulai sekarang kita temenan" kata kevin.
"WOY, UDAH BELUM GUE MAU DUDUK" teriak alena. Kevin pun berdiri dari bangku alena. " adik lo galak banget" bisik kevin ke vino dan langsung keluar dari kelas alena.