MOMENTUM

MOMENTUM
ketua osis nyebelin



Pagi hari cuaca sangat cerah. di dalam kamar bernuansa biru ada seorang gadis yang sedang tertidur lelap, ia merasa terganggu dengan sinar matahari yang mulai menampakan dirinya. Gadis itu tidak lain adalah Alena. Alena mulai membuka matanya perlahan dan melihat ke arah jam yang ada di kamarnya.


"Astaga gue hampir telat!! Udah mau jam tujuh" gumanya.


Alena langsung turun dari ranjang berlari menuju kamar mandi.


Setelah dia selesai melakukan ritual mandinya dan bersiap siap, Alena langsung bergegas keluar dari kamarnya dan berangkat ke sekolah.


Sesampainya di sekolah ternyata para murid sudah berbaris rapi di lapangan mengikuti upacara karena memang hari ini hari senin.


"Gue manjat tembok belakang aja deh, dari pada nanti dilihat guru terus di hukum lagi" gumam alena.


Kali ini alena mendarat dengan sempurna tidak seperti waktu kemarin kemarin.


"Ke kantin dulu aja deh, laper juga tadi belum makan" katanya sendiri.


Sesampainya di kantin alena langsung memesan 2 porsi nasi goreng dan satu gelas jus alpukat.


Merasa sudah kenyang alena bosan lalu memainkan ponselnya sambil duduk santai di kantin. Tiba tiba ada yang melemparkan sapu tepat di hadapannya.


"Gilaa... siapa nih berani beraninya" pekik alena kaget.


"Sapu halaman belakang sekolah sekarang" kata cowok bertubuh jangkung tak lupa dengan ketampanannya.


"Lo nyuruh gue?" Tanya alena tak percaya.


"Hmmm" jawab cowok itu datar.


"Nggak! ngapain lo nyuruh gue, lo sapu aja sendiri" protes alena.


"Lo telat" kata cowok itu singkat.


"Tetep aja gue nggak mau, siapa lo nyuruh nyuruh gue!"


"Ini tugas gue buat ngasih hukuman kepada siswa yang telat!" Jata cowok itu dingin membuat alena merinding sendiri.


"Yaudah sini sapunya" kata dia lalu pergi meninggalkan cowok itu.


Sesampainya di halaman belakang sekolah alena di buat menganga. Bagaimana tidak halaman belakang sekolah ini sangat luas, lalu dia di suruh membersihkannya sendiri.


"Siapa sih tu orang ngeselin banget tau nggak, masa iya gue alena si primadona sekolah di suruh nyapu, ada ada aja tu orang" gerutu alena sambil menyapu.


2 setengah jam kemudian....


"Awas aja tuh orang kalo ketemu gue gibeng gibeng sampai bonyok tuh muka tampannya, eh nggak maksudnya masih tampanan tara lah" cerocos alena sambil berjalan menuju kantin.


"Ini juga gara gara dia nih padahal gue tadi kan udah makan 2 porsi nasi goreng,  sekarang jadi laper lagi" kata alrna lesu.


Sesampainya di kantin alena melihat seisi kantin sudah penuh penghuni, bahkan alena juga bisa melihat cristiana dan joko  yang sedang mencari tempat duduk.


Dilihatnya meja tara hanya berisi tara dan diko berarti masih ada 3 bangku yang tersisa. Alena lalu berjalan menghampiri cristiana dan joko.


"Woyy kesana aja masih kosong" kata alena lalu di balas anggukan oleh cristiana dan joko.


"Gue ikut gabung" kata alena tepat di hadapan diko.


"Iya duduk aja len" kata diko. Merekapun segera memesan makanan.


"Abis ngapain kok keringetan?" Tanya tara kepada alena.


"Dihukum" kata alena singkat sambil memakan makanannya.


"Siapa yang kasih hukuman sampai 2 jam lebih" tanya joko.


"Nggak tau namanya tapi dia bilang katannya itu tugas dia buat kasih hukuman sama siswa yang telat" jelas alena.


"Maksud kamu arga" ujar tara.


"Mungkin nggak kenal juga aku" kata alena.


Brakk..


"Kalian pacaran?" Tanya cristiana heboh.


"Ihh cristiana gue keselek kan" ujar joko. Reflek cristiana langsung memberikan minum ke joko.


"Iya" jawab alena singkat.


"Kok lo nggak cerita sih" rengek cristiana.


"Lebay" cecar alena.


"Nyebelin banget" ujar cristiana dengan bibir dimonyong monyongkan.


Mereka melanjutkan makannya sesekali becanda bersama. Tiba tiba arga menghampiri meja alena dan kawan kawan.


"Udah selesai?" tanya arga ke alena.


"Apaan?" Jetus alena.


"Hukumannya" kata arga.


"Udah" jawab alena ketus.


"Ngapain lagi?"


"Tulis data diri lo karna lo udah telat sekalian tanda tangan karna udah selesai ngejalanin hukuman!" Ujar arga lelu berlalu meninggalkan alena dan kawan kawan.


"Udah kesana aja dulu!" Ujar tara yang di angguki alena lalu pergi berjalan menyusul arga. Yang bejalan dengan langkah lebar menurut alena.


"Ihh bisa nggak kalau jalan tuh nggak usah cepet cepet!" Ujar alena saat sudah sejajar dengan arga.


"Nggak" kata arga singkat. Mendengar itu alena hanya bisa memonyongkan bibirnya.


Sesampainya di ruang osis alena langsung mengisi data diri nya lalu tanda tangan.


"Udah gue pergi dulu" kata alena lalu berjalan pergi. Baru sampai di depan pintu terlihat bu sumijah yang juga inggin masuk ke ruang osis.


"Ehh kebetulan ada alena" kata bu sumijah.


"Eh- iya bu" jawab alena kikuk.


"Kamu ikut ibu sebentar ada yang mau ibu sampaikan kepada kamu dan arga" kata bu sumijah.


Alena pun kembali masuk kedalam ruang osis dengan malas.


"Ada apa ya bu" tanya alena saat sudah duduk bertiga dengan arga.


"Jadi begini ibu memilih kamu dan arga untuk mengikuti lomba fisika bulan depan" jelas bu sumijah.


"Kok sama dia sih bu" protes alena.


"Karena nilai arga juga rata rata sama seperti kamu, jadi ibu minta kalian mengikuti lomba dengan sebaik mungkin" kata bu sumijah.


"Oh ya mulai nanti pulang sekolah kalian belajar bersama ya terserah tempatnya mau dimana, biar kalian itu kompak" ujar bu sumijah.


"Iya" jawab arga.


"Ya sudah hanya itu yang ingin ibu sampaikan, ibu pergi dulu" kata bu sumijah lalu keluar dari ruang osis.


"Apes banget hidup gue" kata alena lalu berjalan keluar ruangan osis. Sedangkan arga yang mendengar kata kata alena hanya mengerutkan kening.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Dirumah....


"Ngomong ngomong tadi gue kok nggak ngeliat dirga ya?" Gumam alena berpikir.


"Halah ngapain jugamikirib dirga"


"Mending mikirin bang vino yang selalu jagain gue" lanjutnya.


"Gue coba telfon dulu aja deh" katanyalalu mengambil ponsel nya.


"Yahh kok nggak aktif sih, bikin gue khawatir aja!"


"Gue ke tempat anak anak nongkrong aja deh siapa tau ada" gumam alena.


Sesampainya di tempat tongkrongan yang biasa di pakai vino untuk nongkrong ternyata di sana sangat ramai.


Alena terus berjalan hingga melewati beberapa anak laki laki yang nongkrong disana sesekali ada yang menggoda nya.


.


.


.


.


.


.


Kira kira vino ada di tempat itu nggak ya?


Tunggu cerita selanjutnya yaa...😊


Terus dirga juga menghilang kemana ya kira kira...🤔


Ada yang kangen kevin nggak nih?


Hayy guyss👋


Apa kabar?


Aku update terus kan!


Gimana seru nggak ceritanya?


Semoga kalian semua suka yaa...🤗


Oh ya jangan lupa tinggalkan jejak ya..😘