MOMENTUM

MOMENTUM
bolos sekolah



"Argaa.. gue boleh masuk nggak?" Kata alena setengah berteriak.


"Masuk aja" setelah mendengar jawaban arga alena baru masuk. Ternyata kamar arga bisa di bilang sangat rapi di kategori kamar laki laki, aroma kamar arga juga sangat sama dengan aroma arga (yaiyalah namannya juga kamarnya wkwkwk).


Ternyata di dalam kamar arga sedang mengerjakan tugas tugasnya. Mulai dari tugas osis dan pekerjaan sekolah sendiri.


"Lo kerajinan banget sih jadi orang" sinis alena.


"Kenapa?" Tanya arga cuek.


"Gapapa nggak jadi" ujar alena.


"Lo nggak mau nganterin gue pulang gitu?" Kata alena.


"Lo kan bawa mobil"


"Ihh dasar"cecar alena. Lalu berjalan keluar menuju balkon kamar arga.


"Eh ga ga sini deh" panggil alena yang entah melihat apa di bawah.


"Kenapa?" Kata arga seraya berjalan mendekat ke arah alena.


"Itu siapa yang ngobrol sama mama lo?" Kata alena yang melihat mama arga sedang berbincang ria di depan rumah dengan seorang gadis yang seumuran dengan dia juga.


"Itu niken tetangga sebelah" ujar arga. Lalu kembali masuk mengerjakan tugas tugasnya yang sempat tertunda.


"Ga gue balik ya" kata alena.


"Pulang ke rumah?" Tanya arga.


"Nggak"


"Terus mau kemana"


"Main ke Rumah cristiana"


"Kenapa nggak pulang aja"


"Males gue" kata alena.


"Kasihan orang tua lo pasti khawatir banget" ujar arga.


"Mereka tuh nggak peduli sama gue!" Kata alena.


"Nggak ada orang tua yang nggak peduli sama anaknya!" Kata arga.


"Ada! Siapa bilang nggak ada! Buktinya orang tua gue selalu ngelakuin apa yang mereka suka tanpa memikirkan perasaan anaknya!" Mendengar itu arga menjadi bungkam.


"Gue balik" kata alena lalu keluar dari kamar arga dan berpamitan kepada mama arga.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Dirumah cristiana....


Tok tok tok


Alena mengetuk pintu rumah cristiana. Tak lama pintu itu terbuka terlihatlah sosok wanita paruh baya yang pasti adalah mama nya cristiana.


"Ehhh alena... lama nggak pernah main ke sini! Ayo masuk" kata mama cristiana dengan senyum yang mengembang.


Mama cristiana menganggap alena seperti anak nya sendiri.


"Iya tan, cristiana nya ada tan?" Tanya alena.


"Ada di kamar kamu langsung aja kesana" kata mama cristiana.


"Kalau gitu alena ke atas dulu ya tan" pamit alena ke mama cristiana lalu pergi ke lantai atas.


"Cristianaaaa..."panggil alena setengah berteriak. Lalu berlari memeluk cristiana dari belakang.


"Astagfirullah lo ngagetin aja!" Pekik cristiana.


"Gue kangen lo"


"Kenapa lo nggak biasanya begini?" Tanya cristiana.


"Ternyata tara itu orang suruhan mama gue mau di jodohin sama dia" jata alena.


"Ya bagus dong jan kalian udah saling suka" kata cristiana.


"Ihh bukan gitu" kata alena lalu menceritakan semuanya.


"Astaga tega bener tara" kata cristiana.


"Mangkanya itu"


"Jadi dirga itu kembaran lo?"


"Iya"


"Bener bener, Untung lo belum jatuh hati beneran sama tara!"


"Terus gimana lo udah putusin dia belum?" Tanya cristiana.


"Ya belum gue kan nggak sempet mikir sampai situ gue langsung kabur aja dari rumah!" Ujar alena.


"Kabur dari rumah?" Tanya cristiana yang di balas anggukan oleh alena.


"Terus tadi malam lo tidur di mana? Di kolong jembatan?" Tanya cristiana dengan polosnya.


"Ya nggak lah aneh aneh aja lo!"


"Lah terus lo tidur di mana?"


"Di rumah arga" jawab alena apa adanya.


"WHATTTT!!" Teriak cristiana.


"Ihh cristiana ga usah teriak teriak!" Kesal alena.


"Iya"


"Kok bisa?" Tanya cristiana. Lalu alena menceritakan kejadian se malam ke cristiana.


"Jadi gitu" kata alena.


"Iyaa"


Setelah dari rumah cristiana sebenarnya alena berbohong ke pada cristiana bahwaia akan pulang ke rumah. Sekarang dia jadi bingung sendiri ingin ke mana lagi.


"Akhirnya alena menepikan mobilnya lalu berpikir ia harus tinggal di mana setelah ini.


"Lahh gue kok baru inget kalau gue punya apartemen!" Kata alena sambil menepuk jidatnya.


"Gue tinggal di sana aja!" Katanya lagi.


Kemudian dia menjalankan mobilnya menuju apartemen nya.


Disana alena segera merebahkan tubuhnya.


Sebenarnya dia lapar terakhir dia makan di rumah arga tadi pagi. Tadi cristiana juga menyuruhnya makan tapi waktu disana perut alena belum lapar dan saat ini baru lapar. tapi ini sudah larut malam jadi di pikir langsung tidur saja.


Pukul 05.03


Alena membuka matanya kali ini perutnya tidak bisa di ajak kompromi lagi akhirnya alena memutuskan untuk memesan gofood saja toh nanti tinggal makan.


Hari ini alena tidak ingin ke sekolah pastinya nanti akan bertemu dengan tara dan juga dirga. Malas sekali rasanya jika harus bertemu mereka!.


Setelah 20 menit menunggu pesananya datang alena mandi terlebih dahulu agar terlihat lebih fresh.


Ting tong


"Kayaknya itu pesenan gue datang deh" kata alena sendiri.


"Dengan mbak alena ya" kata orang yang mengantarkan makanan itu.


"Iya saya sendiri" jawab alena.


"Ini pesannya totalnya jadi 150 ribu"


Alena memberikan satu lembar uang berwarna merah dan satu lagu berwarna biru.


Setelah selesai memakan makanannya alena tudak ada kerjaaan jadi ya hanya rebahan.


Sedangkan di sekolah.....


Waktu istirahat telah berlangsung arga sedang mencari alena untuk belajar bersama. Dua mencari di kelas alena Ternyata kelasnya sudah kosong mungkin karena jam istirahat jadi semua siswa pada ke kantin.


Akhirnya arga memutuskan untuk ke kantin. Apakah arga sendiri ke kantin? Biasanya most wanted sekolah kan selalu di temani oleh temannya! Tapi berbeda dengan arga. Arga adalah tipe orang yang susah bergaul. jadi sekarang pun dia tida memiliki teman dekat.


Di kantin arga melihat cristiana sedang bersama joko. Arga ingat kemarin cristiana juga bersama alena saat dia mencari alena di kantin. Akhir nya dia berjalan menuju meja alena dan joko.


"Alena kemana?" Tanya arga.


"Ngomong sama gue?" Tanya cristiana sambil menunjuk dirinya.


"Iya"


"Alena nggak masuk hari ini" kata joko.


"Kenapa?"


"Nggak tau juga" jawab cristiana


sebenarnya dia juga sangat mencemaskan alena. Padahal tadi malam alena bilang akan pulang ke rumahnya.


"Kemarin dia pulang ke rumah nggak" tanya arga.


"Ngapain sih lo ngotot banget nyari alena?" Sinis joko.


" belajar bareng buat lomba olimpiade fisika" jelas arga.


"Kemarin dia ke rumah gue terus dia pamit pulang ke rumah tapi kata dirga dia nggak pulang" jelas cristiana.


"Dirga" tanya joko.


"Iya dirga itu sebenernya kembaran alena" cristiana meceritakan semuanya kepada joko dan arga. Semuanya termasuk masalah dengan tara.


"Nggak nyangka gue" kata joko.


"Gue pergi dulu" kata arga lalu pergi meninggalkan kantin.


.


.


.


.


.


.


.


Hay guys👋


Gimana seru nggak?


Tunggu lanjutannya ya...


Semoga suka yaa...🤗


Jangan lupa tinggalkan jejak ya...😊