MOMENTUM

MOMENTUM
marah



Jam weker berdering pukul 05.30 pagi. Alena bangun dengan setengah sadar, kemudian masuk kedalam kamar mandi dan mulai membersihkan dirinya. Setelah selesai mandi Alena langsung pergi ke ruang makan untuk sarapan bersama dengan vino.


"Len"


"Apa"


"Pinjem buku fisika lo dong, gue belum selesai ngerjain pr"  pinta vino.


"Lo itu bukan belum selesai, tapi emang ngak ngerjain" kata Alena sambil mengeluarkan buku yang ada di dalam tasnya lalu di berikan ke vino.


Alena mulai memakan sarapannya dengan lahab, sedangkan vino sibuk menyalin jawaban pr fisika Alena.


*****


Sesampainya di sekolah Alena berjalan melewati koridor dan mencari letak keberadaan sahabatnya. Karena mereka sudah berjanji untuk bertemu di koridor dekat kelas XII IPS 5. Untuk pergi ke perpustakaan sebelum mereka masuk ke kelas.


Selama perjalanan Alena berjalan sambil mendengarkan lagu dengan earphone yang terpasang di telinganya.


Tiba tiba ada seorang gadis yang berlari dengan membawa beberapa buku di tangannya.


Brukk


Gadis itu menabrak Alena sehingga Alena terjatuh di lantai.


"Woy lo sengaja nabrak gue ya" teriak Alena. Sedangkan gadis itu hanya berdiri diam memberikan tatapan tidak suka kepada Alena.


"Lo ngak sopan banget sih, bicara sama kakak kelas sambil teriak teriak" sinis gadis itu.


"lo kakak kelas tapi lo ngak memberikan contoh yang baik ke adik kelas nya, udah salah ngak minta maaf, lo sengaja nabrak gue kan?" ujar Alena yang mulai berdiri.


"Emang kenapa kalau gue sengaja nabrak lo, lo mau marah berani ko sama kakak kelas"


"Emang kenapa kalau lo kakak kelas, lo pikir karna lo kakak kelas lo bisa seenaknya"


"Emang kenapa lo nga.."


"STOP!!" Ucapan gadis itu terpotong oleh teriakan pria yang entah datang dari mana.


"Udah deh jes, jelas jelas lo yang salah, gue juga lihat lo yang sengaja nabrak dia"ucapan pria itu membuat gadis tersebut diam seribu bahasa.


"Sorry" ucap gadis itu sambil menyodorkan tangan kanannya.


"Gitu dong dari tadi, gue kan ngak perlu ngeluarin banyak tenaga" kata Alena yang juga menyodorkan tangan kanannya untukberjabat tangan.


Setelah berjabat tangan gadis itu pergi, Alena masih bingung siapa pria yang ada di hadapannya sekarang.


"Kenalin gue kevin Alexson anak kelas XI IPS 5, panggil aja kevin" kata pria itu memperkenalkan dirinya.


"Gue Alena Adititania anak kelas X IPA 2"


"Gue panggil lo Alena atau Lena" tanya kevin.


"Terserah lo"


"Yaudah lena aja"


"Itu cewek siapa tadi" tanyaAlena.


"Itu jesi, yang dulunya jadi primadona sekolah" jawab kevin.


"Kok dulu" kata Alena yang kelihatan binggung.


"Ya kan sekarang ada lo yang lebih cantik dari jesi, posisi jesi tergantikan oleh lo" jelas kevin.


"Pantes aja tadi dia natap gue kayak ngak suka"


"Lo tuh udah cantik pinter lagi, gue dengar katanya lo itu pinter di semua bidang pelajaran, hebat banget lo"


"Biasa aja kali" kata Alena mencoba merendahkan diri. "Oh ya, kok dia nurut banget sama lo" lanjutnya.


"Dia takut sama gue"


"Kenapa"


"Gue kalo di sekolah kaya preman, suka bikin onar dan nyusahin semua orang" jelas kevin.


Alena hanya mengangguk anggukkan kepala.


Belum lama mereka berbincang terdengar suara bel masuk.


"Eh udah bel, gue ke kelas dulu ya" kata Alena langsung meninggalkan kevin.


Sesampainya di kelas terlihat sudah banyak siswa yang duduk dengan rapi.


*lo dari mana gue tadi nungguin lo di perpustakaan, tapi lo malah ngak datang"


"Biasa abis antri sembako"