MOMENTUM

MOMENTUM
Hari Pertama Masuk Sekolah



Pagi hari cuaca sangat cerah. di dalam kamar bernuansa biru ada seorang gadis yang sedang tertidur lelap, ia merasa terganggu dengan sinar matahari yang mulai menampakan dirinya. Gadis itu tidak lain adalah Alena. Alena mulai membuka matanya perlahan dan melihat ke arah jam yang ada di kamarnya.


"Astaga gue hampir telat!! Udah mau jam tujuh" gumanya.


Alena langsung turun dari ranjang berlari menuju kamar mandi.


Setelah dia selesai melakukan ritual mandinya dan bersiap siap, Alena langsung bergegas keluar dari kamarnya dan berangkat ke sekolah.


"Non" panggil bik yani pembatu rumah Alena.


"Kenapa bik" tanya Alena yang sedang buru buru.


"Tadi pagi nyonya telfon, katanya 4 bulan lagi nyonya dan tuan katanya akan pulang ke indonesia" jelas bik yani.


Orang tua Alena tinggal di luar negeri karena orang tuanya memiliki 2 perusahaan yang berada di luar negeri.


Sedangkan Alena disini tinggal bersama kakak laki lakinya dan bik yani.


Kini mereka sudah 2 tahun tidak pulang ke indonesia, katanya mereka sangat sibuk, mulai saat itu Alena bersifat acuh tak acuh kepada orang tuanya.


Karena biasanya orang tuanya setiap 1 tahun sekali pulang untuk menjenguk anak anaknya.


"Oh" jawab Alena singkat.


"Non ngak sarapan dulu"


"Ngak usah bik, udah hampir telat"


Alena langsung bergegas keluar rumah untuk mencari angkutan umum, tapi sudah hampir 5 menit masih belum ada kendaraan umum yang lewat.


Tiba tiba mobil sport merah berhenti di depan gerbang rumahnya.


"Kenapa balik lagi bang" tanya Alena merasa bingung melihat kakaknya yang kembali lagi.


"Gue lupa bawa topi" jawab vino kakak Alena.


"Bahus deh, untung lo datang jadi gue bisa berangkat bareng" kata Alena cengengesan. "Dari tadi gue nunggu angkutan umum ngak ada satupun yang lewat" lanjutnya.


Tanpa menghiraukan perkataan Alena, vino langsung berlari menuju rumahnya.


Tak lama vino keluar rumah menuju mobil, sedangkan Alena sendari tadi sudah berada di dalam mobil.


Di sekolah terlihat banyak siswa yang memenuhi lapangan untuk upacara.


Dan kebetulan di gerbang sekolah tidak ada satpam yang menjaga. Tanpa berpikir panjang vino langsung melajukan mobilnya menuju parkiran.


"Bang, kita telat bang" kata Alena dengan raut wajah panik.


"Yaudahlah, ngak usah ikut upacara gampang kan" kata vino tanpa dosa.


"Tapi hari ini, hari pertama gue sekolah disini, terus juga sia sia kan lo pulang buat ambil topi lo, gue itu murid teladan mgak kayak lo" sinis Alena.


"Gue juga, ini hari pertama gue sekolah disini, udah deh ngak usah heboh sendiri" sewot vino.


Setelah setengah jam berlalu Alena melihat murid berhamburan ada yang ke kelas, kantin, koperasi dll.


Alena langsung mengetahui bahwa upacaranya sudah selesai, ia mengangkat tas yang dari tadi di taruh di pangkuanya. Ia berdiri bersiap untuk meninggalkan tempat itu. Tempat itu berada di belakang perpustakaan, mereka berdua dari tadi bersembunyi di tempat itu.


Sedangkan vino masih sibuk dengan ponselnya.


"Bang, upacaranya udah selesai tuh. Ngak mau ke kelas, ntar ketahuan gimana" ucapan Alena membuat vino langsung berdiri dan memasukkan ponselnya ke saku celana, lalu berjalan menuju kelasnya.


*****


"Woy Alena, lo kenapa ngak ikut upacara, padahal ini hari pertama kita sekolah" teriak cristiana sahabat Alena membuat murid yang ada di kelas yang tadinya sibuk dengan kegiatan masing masing berpaling menatap Alena yang berdiri di ambang pintu dengan Vino.


Alena dan vino memang beda umur satu tahun seharusnya vino sekarang sudah kelas XI. Tapi ia sekarang malah masih kelas X sama dengan Alena. Itu dikarenakan dulu vino tidak naik kelas saat ia masih kelas 8 SMP karena vino selalu bolos sekolah dan ditambah nilai nya yang amat buruk.


Melihat kelakuan sahabatnya Alena langsung mendekat dan membungkam mulut sahabatnya itu.


"Lo bisa ngak sih ngak usah teriak teriak" bisik Alena.


"Sorry, kelepasan" jawab cristiana cengengesan.


Tak lama bel masuk berbunyi. Semua murid yang tadinya di luar bergegas memasuki kelasnya masing masing Dan menduduki bangku mereka masing masing. Begitu juga dengan Alena dia duduk sebangku dengan cristiana. Lau di belakang Mereka ada vino dan salah satu temanya. Vino selalu duduk di belakang Alena sejak dia tidak naik kelas, karena vino selalu bergantung pada Alena saat mengerahkan soal yang di beri guru.


Pukul 03.15 terdengar bunyi bel pulang sekolah. Semua murid bergegas meninggalkan kelas dan pulang ke rumah masing masing.


Begitu juga dengan Alena, cristiana dam vino mereka segera meninggalkan kelas dan menuju parkiran untuk mengambil kendaraan mereka untuk di bawa pulang.