Martial Power

Martial Power
#8 Persiapan



Keesokan Paginya di Rumah Yin Liang Zhen


" Hai, anak muridku, bangunlah!! ini sudah siang. kapan kau akan berlatih, apa kau harus dibangunkan terus seperti ini " kata guru Xi


" huaaah!!! ( suara Yin Liang Zhen menguap ) guru


jangan terlalu berisik. ya ya ya... aku akan bangun segera bersiap-siap untuk berlatih " kata Yin Liang Zhen bangun dari tempat tidurnya


setelah beberapa menit


Yin Liang Zhen berjalan keluar bersama guru Xi, di tengah perjalanan Yin Liang Zhen melihat sebuah pengumuman. Yin Liang Zhen pun penasaran pengumuman apa itu? Yin Liang Zhen berjalan untuk melihat pengumuman itu.


Yin Liang Zhen pun melihat pengumuman itu, ternyata pengumuman soal Pencari Pendekar Terkuat. Yin Liang Zhen pun teringat dengan sumpahnya nya di waktu saat melawan Yin Ruexi untuk menjadi pemenang Pencari Pendekar Terkuat.


" ...... ada apa? kenapa kau diam saat melihat berita itu. itu bagus, kau dapat mengikuti perlombaan itu Pencari Pendekar Terkuat. apa ada masalah? " kata guru Xi


" guru aku teringat pada sumpahku di waktu 4 tahun yang lalu. aku menantang Yin Ruexi, kalau diriku yang akan menjadi pemenang " kata Yin Liang Zhen


" lalu masalahnya apa? apa yang kau bingung kan " kata guru Xi


" guru kekuatanku belum lah sekuat itu, lagi pula diriku masih tingkat 4. belum apa-apanya? guru tahu di perlombaan Pencari Pendekar Terkuat itu melawan seluruh pendekar di dunia termasuk di Kerajaan Harya yang terkenal dengan kerajaan terkuat nomor 1 " kata Yin Liang Zhen


" apakah kau bodoh? walau kau sekarang hanya tingkat 4 tapi kekuatan dirimu melebihi tingkat 4 pada umumnya. apakah kau tidak merasakan itu? " kata guru Xi


" hmmmm... benar juga kata guru, tapi walau begitu aku melihat. diriku belum ada apa-apanya dibandingkan orang-orang di Kerajaan Harya " kata Yin Liang Zhen


" huuuuh!! ( menghela nafas ) berlatihlah turuti apa yang aku katakan agar kekuatan tenaga dalam dirimu bertambah walau tingkat mu tidak pada umumnya " kata guru Xi


" guru... aku selalu mengikuti apa perkataan guru " kata Yin Liang Zhen


" ya ya ya.. baiklah " kata guru Xi


setelah itu Yin Liang Zhen kembali pergi ke Hutan YangShi untuk mencari hewan Sprit dan tanaman obat. Yin Liang Zhen pun sudah menemukan tanaman Spirit dan hewan Spirit bertingkat tinggi.


Yin Liang Zhen pun kekuatan tenaga dalamnya makin tinggi dan kuat. disaat-saat Yin Liang Zhen terus mencari hewan spirit untuk menambah tenaga dalamnya tiba-tiba Dia menaikkan level tingkat 5.


Yin Liang Zhen pun beristirahat sejenak di bawa pohon besar. tiba-tiba datang hewan spirit naga tingkat level pendekar pertama. Yin Liang Zhen pun langsung bertarung dengan hewan naga itu.


" Yin Liang Zhen apa kau mendengar... " kata Xi


" ya guru.. ada apa? mengapa berbicara lewat teleport? ( Yin Liang Zhen bingung ) guru mengapa hewan ini begitu susah di lenyap kan.. " kata Yin Liang Zhen


" jangan!!! jangan kau lenyapkan!!! hewan spirit naga itu berlevel tingkat pendekar pertama. jangan kau lenyapkan!! hewan spirit naga api tingkat pendekar pertama jarang sekali ditemukan di dunia ini " kata guru Xi


" hmmmmm.. lalu apa yang harus kulakukan guru? " kata Yin Liang Zhen


" kau harus mengalahkan hewan itu dan jinakan dia. buatlah dia mengakui dirimu sebagai Tuannya " kata guru Xi


" hmmmm.. baiklah guru akan ku usahakan, untuk menjinakkannya itu pasti susah. jadi aku butuh bantuan guru " kata Yin Liang Zhen


" baiklah guru akan kulakukan, waktu berapa yang disiapkan " kata Yin Liang Zhen


" 5 menit, waktu itu yang harus kau cepat selesaikan " kata guru Xi


" ya guru pasti bisa " kata Yin Liang Zhen


setelah 5 menit kemudian Yin Liang Zhen berhasil menaklukkan spirit hewan naga api itu yang berlevel tingkat pendekar pertama.


bukan hanya menaklukkan tapi membuat hewan itu menganggap Yin Liang Zhen sebagai Tuannya.


Yin Liang Zhen pun berjalan arah pulang lewat pasar desa, tetapi tidak sengaja para bertemu dengan kakak tirinya.


" wah.. ternyata adik Yin Liang Zhen.. apakah kau sudah melihat pengumuman itu? jika sudah Kau melihatnya nya berarti kau sudah membacanya. kau ingatkan tentang perjanjian itu di 4 tahun yang lalu " kata Yin Ruexi


" tentu saja tidak akan pernah aku lupakan perjanjian 4 tahun yang lalu yang telah membuat diriku tersiksa begitu mendalam, bagaimana bisa aku lupakan? " kata Yin Liang Zhen


" Hahahhh... bagus-bagus jika sudah seperti itu. tidak payah aku harus memperingati dirimu. saat perlombaan itu dilaksanakan, di saat itulah diriku akan membuat dirimu sangat di pemalukan " kata Yin Ruexi


" hahaha.... terserah apa yang kau katakan. lagi pula pertandingan itu akan dilaksanakan 4 bulan kedepan. sampai di situ tunggu lah dirimu yang akan sangat dipermalukan " kata Yin Liang Zhen tersenyum


" hahaha.... lucu sekali, siapa yang dipermalukan dan akan siapa yang dipermalukan. kita lihat saja nanti di saat pertandingan dimulai 4 bulan depan " kata Yin Ruexi


" baiklah kita tunggu saja " kata Yin Liang Zhen berjalan pergi


" kak... apa yang akan direncanakan oleh anak itu? kakak sudah tahu kan kekuatannya telah kembali " kata Yin Zhurui


" emangnya kenapa? kalau kekuatan yang telah kembali. aku memiliki rencana sendiri " kata Yin Ruexi tersenyum jahat


setelah itu semua nya pergi.. Yin Liang Zhen pun sudah sampai kembali di rumahnya. Yin Liang Zhen berganti pakaian untuk membersihkan dirinya.


" guru... mengapa diriku tidak seperti biasanya, aku takut diriku akan kalah di lomba pertandingan Pencari Pendekar Terkuat " kata Yin Liang Zhen murung


" hahaha... untuk apa dirimu takut? apakah kau ingin membuat semua perjuangan dirimu terbuang sia-sia? kau sudah sampai sampai tahap ini " kata guru Xi


" tidak.. maksud dari diriku bukan seperti itu guru... hanya saja..... " kata Yin Liang Zhen tiba-tiba terdiam


" hanya saja apa Yin Liang Zhen? apakah kau ingin mundur dan melihat semua orang yang tidak bersalah tersakiti akibat kekejaman mereka semua? " kata guru Xi


" tidak... baiklah tekadku sudah bulat.. Apa pun yang akan terjadi kedepannya akan ku hadapi dengan kuat tak akan pernah mengeluh sedikitpun " kata Yin Liang Zhen yakin


" baiklah tunjukkan apa yang kau katakan itu Yin Liang Zhen " kata guru Xi bangga


" ya guru tak akan ku biarkan begitu saja terhadap mereka aku harus membalas perbuatan mereka dengan tangan diriku sendiri.. tunggu saja "kata Yin Liang Zhen bertekad


setelah itu Yin Liang Zhen pun pergi habis dari ruang membersihkan badan nya. Yin Liang Zhen berganti pakaian untuk bersiap beristirahat.