
ke esokan harinya pun Yin Liang Zhen disuruh gurunya untuk membeli bahan ramuan Jianshen Wang untuk menguatkan pelatihannya dan tenaganya.Yin Liang Zhen langsung membeli bahan ramuan tersebut.
Toko Obat
" pak berapa harga ramuan ini? " kata Yin Liang Zhen
" hahaha murah saja, 46,01 Yuan saja " kata orang penjaga toko obat
" apa?? maaf sekali pak " kata Yin Liang
" tidak, kata siapa mahal? harganya seperti itu " kata kepala toko obat
" sepertinya bapak kepala toko obat ini sudah menaikkan harga. apa dia tidak tahu kalau aku tidak memiliki uang sedikitpun. haaaa sial sekali " kata Yin Liang Zhen bergumam suara kecil
" hahaha apa aku tidak tahu, kau adalah Yin Liang Zhen seorang pecundang itu. kau tidak dapat menggunakan kekuatannya lagi " kata dalam hati kepada toko obat
" hmmmm... sepertinya aku harus melakukan sesuatu" kata Yin Liang Zhen diam-diam.
entah apa yang dilakukan Yin Liang Zhen beberapa menit yang lalu, lalu tukang penjaga obat menyetujui tawaran Yin Liang Zhen dengan seharga 36,65 Yuan.
Di rumah Yin Liang Zhen
setelah seperti itu Yin Liang Zhen kembali ke rumahnya dan menyiapkan bahan obat yang lain. setelah terkumpul semua bahan obat-obat yang diperlukan Yin Liang Zhen memanggil gurunya agar membantunya menyiapkan resep yang ditentukan oleh gurunya.
Guru Xi pun keluar dari kalung Yin Liang Zhen. membantu Yin Liang Zhen meracik obat yang dengan bahan sudah disiapkan.
dengan beberapa hari ke depan Yin Liang Zhen hanya disuruh meracik obat dan diminum oleh Yin Liang Zhen sendiri.
sudah sebulan Yin Liang Zhen akhirnya di suruh guru Xi untuk bertapa selama 2 bulan ke depan. selawe itu Yin Liang Zhen tidak boleh makan, minum atau menjawab panggilan seseorang dan pertanyaan seseorang siapapun itu.
tak terasa bulan berganti bulan sudah terlewatkan ke 2 bulan di mana Yin Liang Zhen akan naik tingkat, langsung naik tingkat ke-4. sebelum itu kakak tirinya datang dengan berniat balas dendam karena tidak dapat melukai Yin Liang Zhen di 3 bulan yang lalu.
" gubrakkk..!! " suara pintu gerbang didobrak
" hai bedebah di mana kau, kali ini kau tidak akan dapat lolos dari ku. tidak akan ada penghalang lagi yang akan memisahkan kita berdua. aku akan membuat kau berlutut di hadapanku " kata Yin Ruexi dengan berteriak kencang
" siapa di luar? aku tidak dapat mendengar dengan jelas. ah..tidak hanya sedikit lagi bertapaku akan selesai aku tidak boleh menyia-nyiakan ini sudah lama aku menunggu dengan begitu lama " kata dalam hati Yin Liang Zhen
" dasar bedebah tak tahu diri, bukankah kau Luan yang cari masalah denganku Yin Liang Zhen " kata Yin Ruexi
" ah... suara ini, untuk apa mereka ke sini. pasti ingin mencelakai ku kali ini takkan kubiarkan. hah..! biarkan saja mereka lakukan sementara itu aku harus menyelesaikan pertapaanku ini agar aku dapat membalas mereka " kata dalam hati Yin Liang Zhen
" bedebah...jika kau tidak keluar akan menghancurkan seluruh rumahmu ini, termasuk juga patung yang berbentuk ibu ke Kau buat sendiri.
" apa?.. lihat saja jika kau berani menyentuh batu itu akan ku buat tubuhmu hancur lebur " kata Yin Liang Zhen dalam hatinya dengan kasal
" brakk...duarrr...darrr " suara benda yang dihancurkan
" guru Xi berapa lagi harus bertahan? jika tidak ******** Yin Ruexi akan menghancurkan patung ibuku, yang dibuat oleh diriku sendiri " kata dalam hati Yin Liang Zhen terhadap guru Xi
" sebentar lagi burik ku, akan ku hitung 10 detik lagi " kata guru Xi
" hahhhh.. hanya tersisa patung ini lagi. jika kau tidak keluar Yin Liang Zhen akan benar-benarku hancurkan patung ini " kata Yin Ruexi
" ahhh... haaa " kata Yin Liang Zhen terasa sakit yang ingin naik tingkat ke-4.
" apa??? hahaha... hebat sekali diriku langsung naik tingkat ke-4, aku dapat membalas Yin Ruexi " kata Yin Liang Zhen
" hiiyatt.. jurus angin penghancur lebur " kata Yin Ruexi yang ingin mengeluarkan jurusnya
" Hyatt.... penghadang " kata Yin Liang Zhen jurus pelindung
" ahh.. apa itu?? " kata Yin Ruexi menahan rasa sakit
" sudah kubilang jangan sentuh barang ku, apalagi paling berharga bagiku. apalagi menyentuhnya mendekati seinci pun tidak boleh " kata Yin Liang Zhen marah
" apa?? bagaimana mungkin kekuatan mu kembali? " kata Yin Ruexi terkejut
" apa yang tak mungkin? bagiku semuanya mungkin, jika diriku sudah menghendaki dan jika diriku sudah ber nekat. apa lagi menjadi tak mungkin? " kata Yin Liang Zhen
" hahaha.... baiklah jika sudah seperti itu, mau diapakan lagi? lagi pula kau masih di tingkat 4 akan kubunuh kau dan tak akan ku beri ampun kali ini " kata Yin Ruexi
" hahaha... lucu sekali!! kita lihat saja yang akan menang dan yang akan kalah. pak ditunjukkan hanya dengan tingkat saja, tapi dilihat dari kekuatan yang dimiliki bukan hanya tingkatan " kata Yin Liang Zhen
" hohooo.. sungguh terpaku diriku mendengar semua perkataanmu itu "kata Yin Ruexi dengan menghina
" hmmm...!! " kata Yin Liang Zhen tersenyum
tiba-tiba gurunya datang dengan berkata
" Yin Liang Zhen jangan terlalu menyombongkan diri, kekuatan dirimu belum sepenuhnya pulih "
" apa??? apa guru tidak dapat dilihat oleh Yin Ruexi " kata Yin Liang
" tidak!! guru hanya dapat dilihat oleh MU, karena guru hanya terikat dengan dirimu saja. jadi, yang hanya dapat melihat guru hanya dirimu terkecuali jika guru inginkan dilihat oleh orang lain " kata guru Xi
" baik guru Xi,... " kata Yin Liang dalam hatinya
" ada apa denganmu, apakah kau sudah memikirkan kata-kata terakhirmu adik Yin Liang Zhen " kata Yin Ruexi menghina
" hahaha..... mungkin kau saja yang harus memikirkan kata-kata terakhirmu " kata Yin Liang Zhen tertawa
" bedebah... apa yang kau bilang? rasakan ini... " kata Yin Ruexi dengan marah
" hyaattt..." kata bersamaan Yin Liang Zhen dan Yin Ruexi...
pertarungan yang begitu sengit antara Yin Liang Zhen dengan Yin Ruexi. tetapi siapa sangka kalau yang akan kalah ternyata Yin Ruexi.
Yin Liang Zhen hanya membiarkan Yin Ruexi pergi kembali ke ke kediaman keluarga Yin, agar semua orang di kediaman keluarga Yin tahu kalau Yin Liang Zhen sudah tak lemah lagi seperti dulu.
Yin Liang Zhen yang hanya dapat di kucilkan, di khianati, dan disakiti begitu dalam yang tak begitu ampun.
Yin Liang Zhen yang sudah 3 tahun lamanya diam sekarang yang akan membalas dendam apa yang sudah Mereka sudah perbuat terhadap ibunya dulu, yang membuat dirinya menjadi tak seperti dirinya, egois, sombong dan keras kepala. tetapi sekarang akhirnya dia dapat menjadi dirinya sendiri Yin Liang Zhen.