
Keesokan hari di tempat instirahat Yin Liang Zhen
.................
" guru... guru....? " Yin Liang Zhen memanggil gurunya
" ada apa? kenapa kau memanggilku? " kata guru Xi
" guru aku sangat lelah dalam waktu pertandingan kemarin... guru mengapa aku tidak mengalahkan Yin Ruexi dari waktu itu?... jika aku tahu kalau, diriku lebih kuat darinya... " kata Yin Liang Zhen
" Hem....Hem.... " hanya menggeleng kepala
" ada apa guru? mengapa guru menggelengkan kepala? " kata Yin Liang Zhen bertanya
" Yin Liang Zhen diriku ingin bertanya terhadapmu " kata guru Xi serius
" bertanya tentang apa guru? " kata Yin Liang Zhen
" menanyakan soal dirimu.. " kata guru Xi
" diriku??? " Yin Liang Zhen bingung
" ya....... yang pertama ingin kutanyakan, apa niat mu sebenarnya? dan Apa tujuan utama mu? " kata guru Xi
" apa?(bingung)... kenapa guru tiba-tiba bertanya seperti ini? " kata Yin Liang Zhen
" jawab saja jika aku bertanya " kata guru Xi serius
" baiklah,.... niat ku hanya ingin membalas dendam terhadap keluarga Yin dan tujuanku mm...... " Yin Liang Zhen tiba-tiba terdiam
" kau...... sudahlah " kata guru Xi menahan ucapan
" apa???? mengapa diriku menjadi bingun? " kata Yin Liang Zhen bertanya terhadap dirinya sendiri
" itu adalah tugasmu sekarang!!! " kata guru Xi
" tugas?? " kata Yin Liang Zhen
" ya, itu adalah tugasmu... tapi asal kau tahu, mungkin itu tidak masuk di akal terhadap dirimu Yin Liang Zhen. aku bertanya seperti ini hanya tidak ingin membuatmu salah jalan Yin Liang Zhen " kata guru Xi serius
" salah jalan? maksud Guru apa? " Yin Liang Zhen bertambah bingung
" tidak akan ku jelaskan... jika kau ingin memahami perkataanku, maka pecahkanlah teka-teki yang kukatakan terhadapmu... " kata guru Xi tiba-tiba menghilang
" apa?? guru kembali!! mengapa tiba-tiba menghilang? guru aku belum selesai bicara.. guru.. guru!! " Yin Liang Zhen memanggil sambil berteriak
tiba-tiba seseorang datang yaitu Liu Luo.. Liu Luo mendengar Yin Liang Zhen
" Yin Liang Zhen kau bicara dengan siapa? sampai-sampai kau berteriak dan emosi seperti itu " Liu Luo merasa aneh terhadap Yin Liang Zhen
" tidak!! aku tidak berbicara dengan siapapun!!. oh, ya ada apa kau mencariku di sampai disini? Apa ada urusan lebih penting? " kata Yin Liang Zhen mengelak
" hmmmmm.. " Liu Luo merasa janggal
" ada apa? Apa kau tidak mempercayaiku? " kata Yin Liang Zhen santai
" tidak, aku percaya terhadap mu " kata Liu Luo
" baiklah, jika seperti itu. ada urusan apa kau kemari? " kata Yin Liang Zhen
" acara pertandingan pagi ini akan segera dimulai.. Ayah menyuruhku untuk memberitahumu agar segera bersiap-siap!!! " kata Liu Luo
" baiklah, terima kasih telah memberi tahuku.. " kata Yin Liang Zhen senyum
" baiklah kalau sudah seperti itu.. aku pergi dulu, dan satu lagi ada pesan untukku.. jangan terlalu bersantai atau menganggap remeh lawanmu kali!! karena lawanmu kali ini adalah pangeran berasal dari Kerajaan Utara.. " kata Liu Luo sambil berjalan pergi
setelah beberapa menit dari kepergian Liu Luo.. Yin Liang Zhen memikirkan yang dikatakan Liu Luo dan terutama lagi perkataan Guru Xi.
" Kerajaan Utara?? sepertinya aku mengenal... hah, Apa yang ku pikirkan?? sekarang aku harus memecahkan teka-teki yang guru berikan. agar guru dapat memberikan kekuatan baru " kata Yin Liang Zhen
\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*
" yeyyyyy... yeyyyyy... Pangeran Frezenx hebat... " teriak para penduduk...
" ada apa ini? kenapa semua penduduk berteriak? " kata Yin Liang Zhen yang baru tiba datang
" hey, nak apakah tidak mengetahui Pangeran dari Kerajaan Utara... " kata salah satu penduduk yang mendengar ucapan Yin Liang Zhen
" maaf, pak.. saya tidak tahu Pangeran yang dari Kerajaan Utara... " kata Yin Liang Zhen pura-pura bodoh
" hahahhhhh... mana mungkin pangeran dari Kerajaan Utara kau tidak mengetahuinya nak.. Pangerang Frezenx begitu terkenal.. " kata salah satu penduduk itu
" hehehhh... (menggaruk kepala) maaf pak saya memang tidak tahu.. " kata Yin Liang Zhen bodoh
" hahahhhhh.. baiklah jika kau tidak tahu nak, aku akan memberitahumu " kata seorang penduduk itu
" ya, pak " kata Yin Liang Zhen mendengar
" Pangeran Frezenx seseorang yang hebat.. dia terkenal dari kekuatan pedang api milik dirinya.. Pangeran melawan semua penjuru yang pernah dia lewati sampai sekarang pun dia ingin melewati penjuru di sini.. jad " seseorang penduduk itu tiba-tiba berhenti bicara karena telah melihat Yin Liang Zhen pergi begitu saja
*********
" apa-apaan ini?? mengapa lawanku kali ini adalah Pangeran Frezenx.. lawan yang kuat dan setara bahkan itu mungkin tidak sampai setara.. guru aku butuh bantuan darimu, kau kenapa pergi? apa harus begitu pentingnya pertanyaanmu itu? guru!! " Yin Liang Zhen seperti seseorang tak berdaya
di lain waktu Yin Liang Zhen terus memikirkan jawaban teka-teki itu. sampai-sampai tidak mendengar panggilan seorang MC di atas arena
" apa niatku? dan Apa tujuan ku sebenarnya? " Yin Liang Zhen berpikir
" Yin Liang Zhen....... " dipanggil
" hey.. Yin Liang Zhen!! " Liu Luo berteriak memanggil Yin Liang Zhen
" hah..(terkejut) ada apa?? " kata Yin Liang Zhen
" apa kau tidak mendengar? kau di panggil untuk melanjutkan pertarungan... " kata Liu Luo
" ap..apa...? baiklah aku akan naik di atas arena... tadi aku tidak mendengar.. " Yin Liang Zhen berjalan naik di atas arena
" ada apa dengan anak itu? tidak biasanya dia bengong seperti itu... " kata dalam hati Liu Luo
" aku membutuhkan waktu, untuk melawan Pangeran Frezenx ini... berfikir... berfikir!! " Yin Liang Zhen berusaha keras....
*********
" hey.... salam terhadap saudara Yin Liang Zhen.. " kata Pangeran Frezenx
" salam juga terhadap Pangeran Frezenx.. " kata Yin Liang Zhen
" aku telah mendengar desas-desus tentang saudara Yin Liang Zhen setelah bertarung begitu hebat sampai di tahap kedua ini.. sungguh jujur sekali diriku ini benarkah kagum terhadap saudara Yin Liang Zhen " kata Pangeran Frezenx
" ahahahhh... Pangeran Frezenx itu terlalu merendahkan. saya sangat senang dapat mendengar seseorang berbicara seperti itu terutama lagi, itu dikatakan sendiri oleh Pangeran Frezenx.. Pangerang berasal dari Kerajaan Utara yang begitu hormat.. " kata Yin Liang Zhen
" hahaha... terlalu merendahkan diri " kata Pangeran Frezenx dengan maksud lain...
" itu tidak terlalu sungkan, terutama kali untuk seorang Pangeran " kata Yin Liang Zhen
" tikus kecil ini ingin berpura-pura bodoh ya dihadapanku... Yin Liang Zhen yang 5 tahun sebelum kejadian waktu itu, bukankah dia yang begitu dihormati seluruh penjuru... " kata Pangeran Frezenx dalam hatinya
" sepertinya Pangeran Frezenx ini memiliki minat dengan maksud lain. sepertinya aku harus berhati-hati " kata Yin Liang Zhen dalam hatinya
setelah begitu berbincang sejenak, Yin Liang Zhen Sudah merupakan mengulur waktu..
Yin Liang Zhen berniat ingin mengalahkan Pangeran Frezenx.. karena jika dia kalah dari Pangeran Frezenx maka keluarga Yin akan bertambah kuat...
Pangerang Frezenx merupakan salah satu pendukung dari keluarga Yin, pendukung jalan belakang.
Pangeran Frezenx berusaha ingin mencuri hati dari Kerajaan Harya agar dapat menguasai seluruh Kerajaan..
**********