
Di Pertandingan
" sekarang bagian yang akan dipanggil, tentunya sudah lama kita menunggu yaitu Yin Ruexi.. " kata seorang MC di atas pertandingan
" wah... wah... Yin Ruexi yang akan bertarung dengan sesama marga nya sendiri yaitu Yin Liang Zhen " suara-suara bersedia para penduduk
" Yin Ruexi akan bertarung dengan Yin Liang Zhen dari keluarga Yin.. kita semua lihat siapa kah akan menang? akankah Yin Ruexi atau Yin Liang Zhen " kata seorang MC di atas pertandingan itu
" Yin Liang Zhen? bukankah dia anak yang sudah tidak berguna lagi. seseorang yang tidak berbeda dari orang awam, manusia biasa yang tidak bisa apa-apa?? " desus berbisik para penduduk yang menonton
" ya.. ya ... benar!! Yin Liang Zhen bukankah sudah tidak memiliki kekuatan atau kemampuan apa-apa lagi.. untuk apa dia ikut di acara Pertandingan ini? apakah dia ingin mempermalukan dirinya sendiri... " seseorang penduduk berkata
" hahahhhhh " para penduduk tertawa
" hemmmm...!! bagaimana mungkin seorang yang tidak memiliki kekuatan atau kemampuan dapat bertahan dengan Serangan ku? " kata Liu Luo dalam hatinya
" ada apa Liu? apakah yang kamu pikirkan? " kata Ayah Liu Luo yaitu pendeta Luo kepercayaan Kerajaan Harya
" hah!! ( Liu Luo terkejut ) tak ada apa-apa Ayah? aku baik-baik saja, hanya saja berpikir tentang anak yang kubawa tadi kesini yang ingin ikut perlombaan Pencari Pendekar Terkuat ini. kami belum sempat saling mengenal " kata Liu Luo
" hahhhh... sejak kapan kau berpikir tentang seseorang Liu? " kata Pendeta Luo mengejek Liu Luo
" apa? Ayah!!! hummm.. " Liu Luo bercemberut
dengan pertanding ini Yin Liang Zhen sudah menunggu lama dari 5 tahun yang lalu. yang ingin membalas dendam terhadap Yin Ruexi dan seluruh keluarga Yin. karena begitu sakit dan luka yang begitu mendalam.
Yin Liang Zhen dan Yin Ruexi berhadapan menaiki panggung arena pertarungan.
" hai, adikku!! sudah lama yah kita sudah tak lama bertemu. sepertinya tenagaku yang baru-baru ini harus di coba dulu " kata Yin Ruexi berombong
" hmmmm.... adik? kamu siapa? seingatku diri ku tidak memiliki kakak manapun. ini di atas arena, mana mungkin diriku memiliki kakak " kata Yin Liang Zhen tersenyum
" wah.... sangat lucu!! hhahhh.. ( Yin Ruexi tertawa ) ya.. ya... benar sekali katamu, Yin Liang Zhen ( dengan berkata sinis ) sini adalah di atas arena pertandingan. dengan begitu tunggu ajal mu Yin Liang Zhen " kata Yin Ruexi
" hmmmmm!! mulai saja! " kata Yin Liang Zhen percaya
" hyaat... jurus Tapak Angin' " kata Yin Ruexi langsung menyerang
" haaaa!! jurus Penolak Angkatan Tanah " kata Yin Liang Zhen menahan serangan Yin Ruexi
" lumayan.. jurus untuk pembukaan kau berhasil menahan nya, kali ini tidak akan ku biarkan!! Angin Harimau datang lah " kata Yin Ruexi sekuat tenaga
Angin Harimau adalah hewan spirit tingkat 4 yang hebat tapi kalah jauh tingkat pendekar pertama hewan spirit Naga Api milik Yin Liang Zhen.
" hemmm!!! keluarlah Naga Api kesayangan ku " kata Yin Liang Zhen
spirit Naga Api itupun keluar dari lengan Yin Liang Zhen dan membesar
" bagaimana mungkin Yin Liang Zhen memiliki hewan spirit Naga Api yang sangat kuat? bukankah itu hewan spirit Naga Api yang sangat legendaris? " para penduduk melihat dan berbisik-bisik
" apa? Bagaimana mungkin? " pendeta Luo terkejut melihat Yin Liang Zhen dapat mengendalikan hewan spirit Naga Api yang sangat legendaris
" Ayah ada apa? mengapa Ayah begitu terkejut? " kata Liu Luo heran
" apakah kau tidak tahu Liu? kalau seseorang yang dapat mengendalikan hewan spirit Naga Api yang sangat legendaris itu adalah sangat langka dan juga tidak pernah ada kecuali Raja Intaz Harya kita " kata pendeta Luo
" tapi Ayah, itu bagaimana mungkin? nyatanya anak itu dapat mengendalikan hewan spirit Naga Api yang sangat legendaris itu " kata Liu Luo
" benar katamu Liu!! anak itu dapat mengendalikan hewan spirit Naga Api yang sangat legendaris itu bahkan membuat spirit Naga Api itu mengakuinya sebagai tuan sejati dirinya " kata pendeta Luo
" tapi Ayah!! " Liu Luo tiba-tiba terdiam
" ada apa? " pendeta Luo menjawab
" Ayah tidak merasakan kekuatan anak itu memiliki dua elemen yang sangat kuat. elemen Api yang tidak begitu asing dan elemen Air begitu legenda " kata Liu Luo sambil memperhatikan Yin Liang Zhen
" apa? benar kata dirimu Liu!.. tapi bagaimana mungkin kekuatan elemen Api yang aura sangat kuat itu hanyalah keturunan Kerajaan Harya lah yang ada dan sedang Elemen Air itu seperti seseorang yang sudah lama tak hadir, tapi siapa itu? " pendeta Luo berpikir
dengan begitu sibuk bertarung Yin Liang Zhen tidak sadar bahwa dirinya telah di perhatikan dari seluruh pendeta yang begitu bingung dari mana asal kekuatan besar itu berasal, tetapi di lain waktu Raja Intaz Harya hanya mengamati Yin Liang Zhen tanpa berkedip sedikit pun.
" kekuatan ini!! apakah kau anakku bersama Su'er? tapi bagaimana mungkin? Su'er telah pergi meninggalkan ku untuk Selamanya!! tapi jika ya bagaimana?? " kata Raja Intaz Harya
dasas desus... para penduduk melihat pertandingan Yin Liang Zhen dengan Yin Ruexi. Yin Ruexi kalah dengan Yin Liang Zhen itu membuat para petarung lain dan para pendeta terhormat di kerajaan Harya jadi ingin lebih menarik melihat Yin Liang Zhen.
sedangkan Raja Intaz Harya lebih ingin mempercayai keyakinan dirinya terhadap Yin Liang Zhen bahwa dia adalah anaknya bersama Su'er.
" haaaaa? apa yang terjadi? Yin Ruexi yang tingkatnya lebih besar dari Yin Liang Zhen, kalah " berbisik-bisik para penduduk yang tidak mempercayai bahwa Yin Liang Zhen menang dari Yin Ruexi
.........
" wah... sepertinya suasana menjadi suram Yin Liang Zhen yang sudah banyak orang mengetahui kalau dirinya seperti orang awam yang tidak memiliki kekuatan atau kemampuan apapun. tapi ternyata di dalam Pencarian Pendekar Terkuat ini Yin Liang Zhen membuat semua terkejut dengan kemampuan dirinya " kata seorang MC di atas panggung arena
" tidak mungkin aku kalah dari seorang seperti Yin Liang Zhen!! aku tidak percaya itu.. aku tidak menerima ini.. rasakan ini Yin Liang Zhen " kata Yin Ruexi sambil mengeluarkan kekuatan hitam yang besar dengan tidak ingin menerima kekalahan dirinya terhadap Yin Liang Zhen
tetapi dengan begitu nekat diri Yin Ruexi yang ingin menang melawan Yin Liang Zhen sampai-sampai mengeluarkan kekuatan hitam. dengan begitu Raja Intaz Harya lah turun tangan sendiri untuk mengatasi masalah tersebut..
Yin Ruexi di keluarkan dari arena dan telah di keluarkan, Yin Liang Zhen lah telah menang.
semua orang masih tidak percaya bagaimana Yin Liang Zhen menang melawan Yin Ruexi. karena Yin Liang Zhen di kenal sebagai orang yang tidak berguna, seseorang manusia awam yang tidak memiliki kekuatan apa-apa atau kemampuan.
dengan begitu Raja Intaz Harya masih meragukan Yin Liang Zhen kalau sebenarnya adalah anaknya.
Yin Liang Zhen pun diberikan waktu untuk beristirahat, Yin Liang Zhen menggunakan kesempatan itu untuk menaikkan tingkat level dirinya.