
Sudah 3 tahun berlalu di hari - hari Yin Liang Zhen berlatih terus menerus tapi tidak menghasilkan apa-apa. Yin Liang Zhen bingung mengapa kekuatan nya tidak kunjung kembali padahal dia terus berlatih.
Di saat tengah Yin Liang Zhen berlatih kembali di pegunungan yang di belakang rumahnya, Yin Liang Zhen mendengar seseorang berteriak minta tolong. Lalu Yin Liang Zhen langsung mencari arah suara itu yang berteriak minta tolong.
" tolong!!! tolong!!! " seseorang berteriak.
" haa..haa.. dimana berasal suara itu, sudahku cari disepanjang jalan belumlah ketemu " kata Yin Liang Zhen sambil berlari.
Yin Liang Zhen terus mencari arah suara itu, akhirnya Yin Liang Zhen menemukan arah suara itu setelah melihat ternyata ada seseorang anak laki-laki yang di hadapi beberapa orang perampok, Yin Liang Zhen datang menyelamatkan anak itu.
Yin Liang Zhen dengan keadaan sekarang yang tidak memiliki kemampuan kekuatan apa-apa, dengan hanya mengandalkan otak dan dengan tenang saja yang bisa dia gunakan untuk menolong anak laki-laki itu.
Tapi itu hanya sia-sia saja yang dia lakukan tetaplah kalah melawan para orang perampok itu. walaupun begitu Yin Liang Zhen tetap terus berusaha untuk melawan untuk menolong anak laki-laki itu.
" hai nak.. larilah mereka semua akan aku tangani di sini, sedang kan kau lari selamat kan nyawamu itu " kata Yin Liang Zhen
" tapi bagaimana keadaan kakak, aku tidak mengenal kakak tapi kakak mempertaruhkan nyawa untukku " Jawab anak laki-laki itu
" tak apa-apa lari lah aku pasti akan baik-baik saja keberuntungan selalu ada di tanganku " kata Yin Liang Zhen tersenyum
anak laki-laki itu setelah mendengar kata Yin Liang Zhen dia langsung lari. Yin Liang Zhen terus melawan para perampok itu, tapi orang yang hanya mengandalkan otak dan tenaga saja dengan melawan orang yang memiliki kemampuan tenaga magis walaupun tak sekuat apa tetaplah kalah.
Yin Liang Zhen kalah melawan para perampok itu, setelah melihat Yin Liang Zhen dengan menyedihkan para perampok itu ingin membunuhnya karena sudah membuat mereka kehilangan anak laki-laki itu. tetapi disaat mereka ingin membunuh Yin Liang Zhen keluar kekuatan yang sangat besar dari dalam tubuh Yin Liang Zhen.
" hah.. kekuatan apa itu? kuat sekali!! " kata salah satu perampok itu
" mungkinkah dari tubuh anak laki-laki yang tak berdaya ini " jawab salah satu perampok itu
" mana mungkin anak yang sudah tak berdaya seperti ini mengeluarkan kekuatan begitu besar " jawab ny
" siap yang tahu? " jawab salah satu perampok itu.
dengan kebingungan datang dari mananya kekuatan besar itu mereka terkejut melihat Yin Liang Zhen tiba-tiba terbangun dan mengeluarkan cahaya yang begitu sinar dengan kekuatan tenaga yang begitu besar, Mereka terpental jauh. Tiba-tiba mereka mendengar suara yang keluar dari tubuh Yin Liang Zhen.
" kalian sudah berani mengganggu anak muridku. akan kubuat kalian membalasnya dengan keadaan muridku sekarang dia tak dapat membalas kalian semua. dengan menggantikan pembalasan dendam anak muridku aku, akulah yang akan menggantikan posisinya di dalam tubuhnya " kata dalam seseorang di tubuh Yin Liang Zhen
setelah para perampok itu sudah dihabisi dengan seseorang yang di dalam tubuh Yin Liang Zhen. tiba-tiba kekuatan itu keluar dari tubuh Yin Liang Zhen dengan cahaya yang mengapung di atas dia mengeluarkan sebuah suara.
" hai anak murid ku sudah lama tak jumpa aku merindukan di waktu kita saat akan berlatih kembali bersama-sama. mungkin kamu akan lupa apa dengan diriku karena di waktu itu saat ibumu masih hidup akulah yang melatih dirimu di waktu kecil. karena ingin membunyikan identitas diri ku ibumu rela dimanfaatkan oleh para selir yang munafik itu yang memiliki tingkat tinggi " kata seseorang orang itu.
tiba-tiba suara dan cahaya itu menghilang, Yin Liang Zhen pun terbangun. Yin Liang Zhen kebingungan mengapa dirinya bisa selamat, dan Yin Liang Zhen merasa tubuhnya dikendalikan oleh seseorang yang memiliki tenaga yang sangat besar.
setelah kejadian hari-hari itu Yin Liang Zhen teringat sesuatu. Yin Liang Zhen tiba-tiba mengingat sebuah cahaya di waktu itu saat kepergiannya Yin Ruexi dan Yin Zhurui. Yin Liang Zhen masih penasaran dari mana asal cahaya itu? Yin Liang Zhen menebak kalau asal cahaya itu berasal dari kalung pemberian ibunya. tapi Yin Liang Zhen bingung kenapa harus berasal dari kalung pemberian ibunya?
disaat Yin Liang Zhen sedang memikirkan dari mana datangnya cahaya itu, tiba-tiba datang Yin Ruexi dan Yin Zhurui. dengan kedatangan mereka berdua dengan bermaksud buruk yang ingin mencelakai Yin Liang Zhen.
" hai adik ku Yin Liang Zhen, bagaimana keadaanmu di hari-hari ini? sudah lama aku tidak berkunjung ke tempatmu ini.. " kata Yin Ruexi
" yayayaya... benar sekali kata mu kak. setelah setelah di mana hari waktu itu adik Yin Liang Zhen menantang kita.. sepertinya sudah lewat 3 tahun bukan? " kata Yin Zhurui
" ya benar sekali katamu adik Yin Zhurui, sudah lewat 3 tahun kita tak pernah berkunjung di tempat yang membosankan ini.. bagaimana kalau kita bermain sebentar kepada adik Yin Liang Zhen " kata Yin Ruexi
" hahaha... benar sekali kata mu kak, sepertinya sudah lama kita tak bermain kepada adik Yin Liang Zhen " kata Yin Zhurui
" bagaimana kita menguji kemampuannya yang selama ini berlatih yang berharap akan mengalahkan kita " kata Yin Ruexi menghina
" wah... benar sekali kata mu kak, bagaimana kita menguji kekuatan baru kita terhadap adik Yin Liang Zhen " kata Yin Zhurui
" benar juga kata mu... kita akan menguji kekuatan baru kita terhadap adik Yin Liang Zhen.. mulai dari mana ya tubuh, muka, kaki atau tangan " kata Yin Ruexi
" apa kalian sudah cukup menghina diriku... di sini tempatku, lagipula diwaktu tantangan itu 2 tahun lagi.. kalau kalian ingin menguji kekuatan kalian uji saja di tempat lain bukan di sini " jawab Yin Liang Zhen dengan nada keras
" wah... sepertinyan adik Yin Liang Zhen semakin kuat saja ya, sudah berani menggunakan nada tinggi terhadapku.. apa ingin aku ajarin yang menggunakan yang sopan " kata Yin Ruexi
dengan keadaan begitu menegangkan Yin Liang Zhen tanpa sengaja mengeluarkan nada tinggi saat dia berbicara dengan Yin Ruexi, karena dia begitu kesal dengan penghinaan yang tak ada hentinya. apa mau buat Yin Liang Zhen dihajar habis-habisan oleh Yin Ruexi.
setelah begitu Yin Ruexi dan Yin Zhurui pergi, saat Yin Liang Zhen tak berdaya ingin bangun datang sebuah cahaya kembali seperti di waktu itu. Yin Liang Zhen hanya terkejut, Yin Liang Zhen berfikir berarti diwaktu cahaya datang 3 tahun yang lalu bukan halusinasi yang dia bayangkan.
setelah melihatnya begitu Yin Liang Zhen bingung apa arti itu. kenapa cahaya itu tiba-tiba datang kembali? Yin Liang Zhen berharap bukan datanglah sebuah cahaya tapi dia berharap datanglah sebuah kekuatan besar yang masuk dalam tubuhnya. agar dia dapat membalas semua dendam yang di dalam hatinya yang menumpuk bertingkat-tingkat, dengan semua penghinaan yang telah ia rasakan bertahun-tahun.