Martial Power

Martial Power
#16



tempat keberadaan Yin Liang Zhen


" Guru bagaimana ini? baru aku hampir tak kuat untuk berlari lagi, di sepanjang perjalanan diriku belum menemui hewan spirit satupun " suara Yin Liang Zhen yang lemah


" hmmmm.. bagaimana itu mungkin? di sepanjang perjalanan tidak ada satupun hewan spirit yang bertingkat tinggi menghampiri, terlihat aneh di hutan ini " Guru Xi berfikir


Yin Liang Zhen tidak sedikitpun beristirahat, dia terus menyari hewan spirit untuk memberikan kekuatannya.


*****


di sisi lain...


" bos Yuan, kita telah menjadi hewan spirit di hutan ini hanya mendapatkan rubah ekor 3 ini saja " anak buah bos Yuan yang paling setia bernama Ru'yan


bos Yuan adalah panglima paling setia dari Raja Recxus, dengan kesalah paham Raja Recxus di waktu terdahulu mengusir panglima Yuan.


di waktu itu panglima Yuan tidak dapat berkata apa-apa? dengan sedikitnya kesalah pahaman, masalah yang tertuju semua masalah terhadap panglima Yuan.


kesalah pahaman itu terjadi semenjak Ratu Febert datang, entah bagaimana cara dan rencana apa yang dijalankan oleh Ratu Febert??


*****


ingatan yang menyakitkan bagi Panglima Yuan..


Ratu Febert... " yang mulia saya mohon dengan keadilanmu, di... di.. dia hampir telah melecehkan ku yang mulia.. kumohon dengan keadilan dirimu yang mulia!! aku adalah ratu mu, "


" apa?? bagaimana mungkin panglima Yuan berpikiran seperti itu.. panglima Yuan sudah mengikuti aku sejak lama sekali, aku sudah mengetahui bagaimana sifat panglima Yuan!! " Raja Recxus seperti tak menduga dan tak percaya...


" ya Yang Mulia.. saya tidak kamu mungkin berbuat seperti itu terhadap Ratu Febert.. dia adalah ratu dan juga Ratu istana ini, bagaimana mungkin aku melakukan hal sebodoh itu yang mulia? " panglima Yuan berusaha membela dirinya


" yang mulia kan lebih percaya dengan Ratu mu ini atau dengan panglima mu itu.. yang mulia untuk apa aku berbohong? untuk apa? dan lagi aku adalah seorang Ratu tak mungkin melakukan hal yang tak berguna ini!! aku cukup bercukupan " Ratu Febert dengan bicara lantang ingin meminta keadilan


" benar-benar apa yang dikatakan oleh Ratu Febert!! tak mungkin Ratu Febert melakukan hal yang bodoh seperti itu!! tak mungkin dia ingin merendahkan diri sendiri!! " bisik-bisik para pelayan yang menyaksikan itu


Raja Recxus sudah mulai seperti kebingungan, dia bingung ingin memilih Ratu Febert atau panglimanya yang paling ia percayai, dengan begitu keputusan telah tiba...


" Diam semua!! maafkan saya panglima Yuan! saya harus mengambil keputusan ini, itu pun demi reputasi Kerajaan Yungxi dan seorang Ratu Febert " Raja Recxus seperti memiliki perasaan bersalah


" apa? (nada yang tak percaya dengan perkataan itu).. yang mulia saya bermohon timbangkan kembali keputusan yang mulia! saya tidak bersalah yang mulia saya... " Panglima Yuan tiba-tiba terdiam dan merelakan Apa yang diperintahkan oleh yang mulia Raja Recxus...


" baiklah pengawal, bawa panglima Yuan keluar kota dan tempat asing kan dia!! "


" baik yang mulia_* " para prajurit menjawab dengan begitu serentak dan langsung melakukan apa yang diperintahkan oleh yang mulia Raja Recxus...


*****


kembali dengan kenyataan panglima Yuan...


" boss, mau apa kan kita dengan hewan spirit ini.. hewan spirit seperti ini bos, kurang untuk meningkatkan kualitas kekuatan bos sendiri " perkataan Ru'yan


" hahaha... Kau sungguh tak mengerti " dengan perkataan


" haaaa.... " Ru'yan kebingungan melihat bos Yuan bertingkah seperti itu


" kalau kau masih tak mengerti, jadi pergilah cari saja 3 bunga biru dalam satu pertumbuhan.. itu akan menjadi tumbuhan spirit yang lumayan bertingkat dan akan dijadikan ramuan "


*****


" guruuuu!! aku lelah " Yin Liang Zhen


" apa kau tak dapat berusaha sedikit aja lagi?? aku merasa di hutan ini ada beberapa orang! seperti perkelompokan.. " perkataan Guru Xi sambil melihat arah ke kanan dan ke kiri


" haih (menghela nafas).. apa Guru? seperti yang tak masuk akal " Yin Liang Zhen berkata sambil berjalan


" eh.. dasar kau anak murid yang tak menghargai gurunya " Guru Xi


Yin Liang Zhen terus menerus berjalan untuk mencari hewan Spirit tapi tak kunjung menemukannya..


Yin Liang Zhen mendengar sesuatu itu dari semak-semak di hadapannya, lalu Yin Liang Zhen membuka semak-semak itu akhirnya dia menemukan hewan Spirit rubah ekor 3 juga..


Yin Liang Zhen langsung menangkap hewan spirit itu dan ingin langsung membuat ramuan yang dapat meningkatkan pertumbuhan kekuatannya...


tapi Yin Liang Zhen tak menyadari bahwa saat ingin membuat ramuan itu memerlukan sebuah tumbuhan Spirit, dan Guru Xi langsung menghentikan Yin Liang Zhen..


" Apa kau sudah tahu yang kau lakukan?? " Guru Xi tiba-tiba muncul


" eh?? tentu saja Guru.. yang kulakukan kan ingin membuat ramuan dengan hewan rubah ekor 3 itu, untuk meningkatkan pertumbuhan kekuasaan.. lalu apa yang salah Guru? "


" haaa (menghela nafas)... setidaknya kau bertanya ramuan itu memerlukan bahan apa saja?? jika diriku tidak menghentikan kau tadi, bisa-bisa jadi sia-sia dalam perjalanan kita untuk mencari hewan Spirit " perkataan Guru Xi sambil sedikit marah


" eh.. hehehe!! maaf guru.. " Yin Liang Zhen sambil menggaruk kepalanya


" dasar, jika dirimu tak pernah bertanya jika diriku tak memberitahu.. haih!! sudahlah lupakan " Guru Xi


" hehehe.. emang ingin membuat ramuan ini, membutuhkan bahan apa saja Guru?? "


" kau harus mencari tumbuhan Spirit, 3 bunga biru dalam satu tumbuhan.. tumbuhan itulah yang paling cocok untuk hewan Spirit rubah ekor tiga ini... " perkataan Guru Xi.


" ah... tumbuhan 3 bunga biru dalam satu tumbuhan?? hmmmmm... seperti pernah melihatnya guru, di mana ya?? " Yin Liang Zhen mencoba berpikir dan mengingatnya nya


" tentu saja kau pernah melihatnya! "


" apa?? di mana guru?? mengapa diriku tak pernah mengingat itu? " Yin Liang Zhen


" dasar anak ini, apa kau di perjalanan tak memperhatikan jalan.. kau lupa letak dimana tumbuhan spirit 3 bunga biru "


" hemmmm!! sepertinya.. aha!! di saat perjalanan di bawah kaki gunung di dekat sekitar tebing jurang " Yin Liang Zhen berkata setelah mengingatnya


" baiklah sekarang kau sudah temen-temennya berada di mana? mengapa kau tidak bergegas cepat mencari tumbuhan itu itu? cepat cari dan selesaikan bahan ramuan ini!! "


" baik Guru akan ku laksanakan sekarang!! " Yin Liang Zhen cepat bergegas dan berlari


*****


entah bagaimana melihat keadaan situasi itu? saat ingin mencari 3 bunga biru dan 1 pertumbuhan, bertemu seseorang pulang dari orang pengikut panglima Yuan..


bagaimana itu? apakah kejadian itu menjadi pertarungan? apakah akan menjadi menjalin hubungan teman?


Yin Liang Zhen Apa daya? melihat tanaman 3 bunga biru itu diambil oleh seseorang, dan dirinya padahal sangat memerlukannya..