Martial Power

Martial Power
#3 Kekuatan



ke esokan harinya Yin Liang Zhen kembali berlatih, tapi disaat Yin Liang Zhen berlatih dia tidak fokus kepada latihannya karena dia sedang memikirkan apa yang sedang terjadi kemarin...


Di saat Yin Liang Zhen memikirkan hal kemarin, tiba-tiba mendengar seseorang berbicara kepadanya tapi tidak menampilkan wujud dihadapan Yin Liang Zhen. Yin Liang Zhen pun terkejut mendengar suara itu...


" Hai anak muda, apakah kau ingin menjadi anak murid ku?? aku jamin kau akan menjadi kuat seperti dulu lagi dan akan melebihi kekuatanmu yang dulu " suara seseorang


Yin Liang Zhen pun terkejut dan mengerutkan dahi, Yin Liang Zhen hanya berpikir dari mana asal suara itu tapi setelah Yin Liang Zhen mendengar baik-baik suara itu, ternyata suara yang berasal dari kalungnya. Yin Liang Zhen pun menjawabnya seperti meremehkan...


" hahahhhhh... bagaimana aku bisa percaya sedangkan kau saja tidak mewujudkan aslimu, dan menunjukkan kekuatanmu. bagaimana aku bisa percaya dengan perkataanmu yang ingin menjadikan ku anak murid mu " kata Yin Liang Zhen


" hahaha... kau benar-benar seperti ibumu, demi tak ingin mengambil jalan yang salah bisa-bisa mengorbankan hidupnya sungguh arogan " kata seseorang.


" apa...?? bagaimana kau tahu tentang ibuku?? ibuku saja tidak pernah menceritakan soal dirimu yang tak memiliki wujud " kata Yin Liang Zhen sambil terkejut


" kau sungguh lucu, kata siapa diriku tak memiliki wujud? aku punya wujud tapi karena dengan kesalahanku di waktu dulu bersama ibumu hanya tinggal arwah diriku didalam kalungmu " kata seseorang..


" baiklah jika sudah seperti itu aku berjanji akan menjadi anakmu jika kau menunjukkan kekuatanmu dan wujud mu walau berbentuk arwah " kata Yin Liang Zhen serius


" hahaha... sungguh anak yang menarik. baiklah jika kamu sudah berjanji akan kulakukan " kata seseorang itu


Setelah melihat wujud seseorang itu, datang sebuah cahaya dan kekuatan besar. Yin Liang Zhen terkejut melihat cahaya itu dan kekuatan itu. Yin Liang Zhen mengingat di waktu 3 tahun yang lalu datang sebuah cahaya dan di hari kemarin datang sebuah kekuatan besar yang menjalani di tubuhnya. setelah melihat itu Yin Liang Zhen menepati janjinya dan sudah bersumpah akan menjadi anak muridnya selama-lamanya.


" hai anak muda, inilah wujud ku yang asli. apa kau masih ingin meremehkanku? " kata seseorang itu


" apa!! tidak malah sebaliknya setelah melihat wujudmu dengan kekuatanmu, aku ingin menjadi anak muridmu " kata Yin Liang Zhen


" apakah kau pantas menjadi anak murid ku? hahahh " kata seseorang itu tertawa


" ya aku pantas, akan ku buktikan jika diriku ini pantas menjadi anak murid mu " kata Yin Liang Zhen


" hohoho... baiklah di hari kedua kita bertemu ini, akan ku perkenalkan dulu diriku. aku adalah guru Xi Yuan semua orang di waktuku masih hidup memanggilku guru Xi " jawab seseorang guru itu


" baiklah perkenalkan aku guru Xi, aku adalah Yin Liang Zhen yang akan menjadi anak muridmu " kata Yin Liang


" hahaha..baiklah..baiklah..baiklah... tak usah terlalu letih untuk berlatih terus menerus, hari ini kita akan istirahat dulu besok akan ku ajari kau jurus pembuka " kata guru Xi


" apa?? baiklah guru, akan ku melaksanakan perintahmu " kata Yin Liang Zhen


Yin Liang Zhen pulang ke rumahnya dan beristirahat. sedangkan guru Xi kembali beristirahat di kalung Yin Liang Zhen Iyan pemberian ibunya.


" guru-guru!!! " Yin Liang Zhen berteriak memanggilnya


" aku disini, kenapa kau bangunkan ku saat pagi ini dan kaupun sambil berteriak " kata guru Xi


" hehehe... maaf guru!! kukira guru masih tertidur lelap. lagipula kemarin guru sudah berkata hari ini kita akan berlatih bersama menggunakan jurus pembuka " kata Yin Liang Zhen


" yayayaya.... aku ingat itu. tapi maksudku berlatih di esok harinya bukan berarti sepagi ini. apa kau tidak melihat matahari pun belum muncul " kata guru Xi


" hehehe... maafkan aku guru, kukira kita akan belajar pagi-pagi. karena di hari pertama kita latihan " kata Yin Liang


" yah baiklah bagaimana bang lagi!!! aku pun sudah terbangun dan kau sudah bersiap-siap untuk berlatih. kalau sudah terlanjur seperti ini mau apa kan lagi? " kata guru Xi


Yin Liang Zhen pun yang mulai berlatih. tapi siapa sangka latihan Yin Liang Zhen seperti mengangkat ember dari atas gunung ke rumahnya, berlari sambil melompat-lompat dan disuruh bertahan nafas selama berjam-jam..


Yin Liang Zhen pun hanya mengikuti perintah gurunya. sudah berhari-hari seperti itu latihannya tetaplah sama mengangkat ember dan berlarian. sudah 2 bulan berturut-turut Yin Liang Zhen mengikuti setiap perkataan guru Xi.


disaat cat Yin Liang Zhen berlatih kembali datang kakak tirinya dengan mengejeknya yang membawa ember yang berisi air, dah berlarian sambil lompat-lompat.


Yin Liang Zhen pun tidak tahan dengan ejekan itu, akhirnya nya Yin Liang Zhen dengan sengaja menumpahkan ember yang berisi air itu ke wajah kakak tirinya dan kakak dirinya marah.


mereka menyerang Yin Liang Zhen..


tanpa sengaja Yin Liang Zhen menghindar dan melangkah begitu cepat tanpa disadari. Yin Liang Zhen pun terkejut apa yang dia lihat dan dilakukannya. para kakak tirinya terkejut melihat Yin Liang Zhen melangkah begitu cepat sedangkan kekuatannya tak ada belumlah kembali.


Yin Liang Zhen pun teringat apa yang dilatih guru kepadanya. yang mengangkat ember berat dari atas gedung sampai ke bawah rumahnya nya, berlarian sambil melompat-lompat dan menahan nafas ternyata untuk ini. melangkah begitu cepat dengan nafas yang begitu teratur tak ada kesalahan sedikit pun.


Yin Liang Zhen pun sadar apa yang dilatih gurunya ternyata bukan untuk bermain-main. awalnya Yin Liang Zhen mengira dengan latihan seperti itu tidak akan menghasilkan apa-apa hanya nya bermain-main..


para kakak tirinya hanya terkejut apa yang dilihat, setelah begitu lama mengeluarkan kekuatan kakak tiri pertamanya Yin Ruexi benar-benar marah dan mengeluarkan jurus andalannya. tetapi Yin Liang Zhen menghindar begitu santai.


apa itu semua telah terjadi, kakak tiri keduanya Yin Zhurui menyuruh kakak tiri pertamanya Yin Ruexi untuk berhenti dan mengajak meninggalkan tempat Yin Liang Zhen.


Yin Liang Zhen pun senang akhirnya para kakak tirinya pergi dan dia pun menempatkan kekuatan baru walau hanya kekuatan pemula. Yin Liang Zhen pun disuruh guru Xi beristirahat dan melanjutkan latihannya di hari besok.


Yin Liang Zhen pun mendengar apa yang dikatakan gurunya. Yin Liang Zhen kembali ke rumahnya dan beristirahat untuk menyiapkan dirinya dengan latihan selanjutnya nya. Yin Liang Zhen sudah tidak sabaran lagi agar dirinya mendapatkan kekuatannya kembali dan menjadi yang lebih kuat hebat lagi...