
Tanganku awalnya seperti orang tawanan tiba-tiba reflek tangan kanan menbuka helm dikepala dengan cepat lalu dilembarkan kewajah pemuda yang memengang pistol berlariku sekuat tenaga kaki kanan ku tendang kebagian yang terlarang pada laki-laki setelah itu balikku kemotor lalu hidupkan kupacu motor dengan kecepatan tinggi tanpa sadar masuk langsung kerumah tanpa mengetuk terbantinglah pintu tidak lama kemudian muncul sosok yang masih basah di wajah seperti singa siap memangsa mangsanya dengan tangan yang siap juga menembak kearahku,keringat yang bercucuran mataku melotot tidak pernah terlintas dalam pikiranku bahwa apa yang terlihat sekarang.
“jeson” suara penuh penekanan
“ aku bukan pencuri yang langsung bisa kamu bunuh seketika , Jeson” aku menberanikan diri untuk duduk disofa.
Jeson melangkah menuju jendela menbuka sedikit gorden melihat keadaan luar
“ Sarah apa yang kamu lakukan dan mengapa kamu datang larut malam begini” menatap penuh penyelidik.
“ehh ayammm “ terkejutku
Tiba-tiba terdengar suara jatuh dibagian belakang seperti diarah dapur
“Jeson aku melihat suatu pertengkaran yang luar biasa di jalan dan ada yang mengerjar ku, bagaimana kalau kita harus lapor polisi saja ?” kataku kepada jeson
Jeson menatapku lekat “ baiklah tunggu 5 menit kita pergi” berjalan kedalam meuju kamar
“aduh Jeson sekarang kamu tinggal zaman kapan ini sudah abad 21 ,ambil HP telepon polisi bahwa ada di jl.Angrek Gg 11 pasti ada jejak soalnya ada mobil yang meledak” kataku sambil mengegang HP Tanganku awalnya seperti orang tawanan tiba-tiba reflek tangan kanan menbuka helm dikepala dengan cepat lalu dilembarkan kewajah pemuda yang memengang pistol berlariku sekuat tenaga kaki kanan ku tendang kebagian yang terlarang pada laki-laki setelah itu balikku kemotor lalu hidupkan kupacu motor dengan kecepatan tinggi tanpa sadar masuk langsung kerumah tanpa mengetuk terbantinglah pintu tidak lama kemudian muncul sosok yang masih basah di wajah seperti singa siap memangsa mangsanya dengan tangan yang siap juga menembak kearahku,keringat yang bercucuran mataku melotot tidak pernah terlintas dalam pikiranku bahwa apa yang terlihat sekarang.
“jeson” suara penuh penekanan
“ aku bukan pencuri yang langsung bisa kamu bunuh seketika , Jeson” aku menberanikan diri untuk duduk disofa.
Jeson melangkah menuju jendela menbuka sedikit gorden melihat keadaan luar
“ Sarah apa yang kamu lakukan dan mengapa kamu datang larut malam begini” menatap penuh penyelidik.
“ehh ayammm “ terkejutku
Tiba-tiba terdengar suara jatuh dibagian belakang seperti diarah dapur
“Jeson aku melihat suatu pertengkaran yang luar biasa di jalan dan ada yang mengerjar ku, bagaimana kalau kita harus lapor polisi saja ?” kataku kepada jeson
Jeson menatapku lekat “ baiklah tunggu 5 menit kita pergi” berjalan kedalam meuju kamar
“aduh Jeson sekarang kamu tinggal zaman kapan ini sudah abad 21 ,ambil HP telepon polisi bahwa ada di jl.Angrek Gg 11 pasti ada jejak soalnya ada mobil yang meledak” kataku sambil mengegang HP Tiba-tiba ekspresi Jeson berubah sama waktu aku datang yang tiba-tiba kerumah, dikepalaku penuh dengan tanda tanya tentang semua tingkah laku Jeson seperti berada di oktan yang berbeda, kini Jeson yang sudah berada diluar rumah.
“ Jeson jangan meninggalkanku” berlari mengikuti jejak Jeson
Suara hp jeson berbunyi, segera jeson mengangkatnya ekspresi yang masih sama dan menatapku dengan tajam
“Sarah sekarang kamu sembunyi masuk dalam rumah” memengang tanganku menuntun menuju pintu untuk masuk ke rumah
“ jangan biarkan siapapun masuk kecuali ketika aku datang ingat tidak akan menbukakan pintu” sambil menutup pintu
Dan ketika aku melihat dibalik gorden Jeson pergi yang sudah semakin menjauh dari rumah.
“apa yang terjadi, kenapa jeson seperti orang yang berbeda tidak pernah aku melihat dia seperti itu” kataku dengan perasanan yang gusar.
Setelah hampir satu jam lama lagi-lagi tidak ada tanda-tanda Jeson datang semakin pikiranku kacau “ bagaimana ini” ku mengigit kuku ibu jari hanya itu yang biasaku lakukan agar bisa tenang.
Lama kemudian terliat seorang masuk kerumah Jeson melihat sarah tertidur disofa dipandangnya wajah Sarah di belainya “ Sarah sekarang kamu harus berhati-hati jangan ceroboh lagi aku ingin kamu terlibat seperti tadi “ Jeson pun mengendong sarah menuju kekamarnya
Jeson kembali keruangan rahasia dia menelpon seseorang yaitu Rey
“Rey sudah dapat informasinya “ kata Jeson
“ kapten menurut informasi yang dalam mobil itu adalah mantan sopir keluarga perusahaan itu, seperti orang-orang organisasi sudah benar-benar bergerak, satu lagi kapten perusahan itu berpindah tangan ke menantu keduanya yang berada di negara X tapi yang menjadi permasalahannya adalah yang diincar organisasi itu adalah anak yang diculik 20 tahun lalu sekarang kita belum mengetahui anggota keluarga yang keberapa anak tersebut dan dimana keberadaannya ? “ kata seorang diseberang
“ baik tapi aku punya firasat jika mantan sopir berada di negara ini berarti anak tersebut disini, baiklah sudah dulu Rey dan ingat jangan panggil lagi dengan sebutan kapten okey” kata Jeson.