Love Sceret

Love Sceret
bunga 2



Abangku itu mengatakan yang membuat jeson seperti iu. “ tidak sar jangan menunduh sembarang “ kata Ken “ benarkan jeson tidak apa-apa kami hanya menbicara gamekan ?” melihat kearah jeson. “ benar Sar ehh kamu kenapa udah sore baru pulang itupun udah ditelpon “ dengan menutup rasa canggung jesonsss


“ bang……….. yuk pulang “


“ owh lupa yukk, jesson kami pergi dulu ingat P dan NP yang kuberitahukan “ kaki yang melangkah pergi dari depan rumah jesson.


Kesunyian ada didalam rumah jesson sangat menyekam setelah kepergiaan kakak-beradik itu dan perasaannya yang campur aduk yang menyelimuti rerung hati yang dalam karena untuk saat ini dia tidak bisa mengatakan perasaannya kepada sahabatnya yang sudah terjalin berapa tahun semejak dia kembali ke kota ini dalam menjalani tugas dan dia harus masuk ke kampus padahal dia perlu melakukan jika ingat tingkat pendidikannya.


“Gisela Sarah” gumamm jesson


Dering telepon pun membunyarr lamunan jesson pandangan pun berudah menjadi dinggin pada layar ponsel yang tertera nama A “ya katakan ”


“ kau pasti menbaca email aku kirim dan ingat kamu harus mengerjakan secepatnya sebelum mereka mengoperasikan secara komprehensif serta saat memperngaruhi masyarakat karena obat tersebut”


“ baik hari ini aku mulai bekerja” mengengam hp dengan erat


“ kamu sebagai kapten dalam kasus Ini ingat tidak ada boleh mengetahui indentitasmu termasuk keluargamu” suara penuh penekanan


“ya aku tahu itu” menutup telepon


Ahhh hari-hari yang penuh kesibukan gumamm nya, bergerak menuju kamar serta melakukan persiapan untuk melamar kerja klinik.


Tangan mengetik dipapan layar telepon yang bertulikan Rey siapkan besok aku harus kerja diklinik B untuk melancarkan tugas” setelah mengirim chat terkejut dengan notif “ apakah kamu sudah makan malam, abangku sudah pulang dia hanya memberitahu kubahwa dia akan menikah waktu dekat ini jadi nanti aku akan pulang kerumah orang tuaku “


Berdering lagi notif pesan “ jess aku akan pulang pekan depan untuk bantu ibuku melakukan persiapan pernikahan abangku, jangan nanti kamu harus datang ya diacara ini jangan menbuatku marah padamu nanti aku tidak akan membersihkan kosmu ya !.


Terlihat senyum yang melebar saat membaca pesan dari gadis ceria ini ada rasa terpacu detakan jantung yang memompa terlalu cepat “ kamu gadis yang sangat memiliki entitas yang menbuat merasakan kurang percaya diriku terdahapmu “


pandangan bola mata terasa tidak melihat dengan terang tanpa kaca mata pikiran yang merawang apakah dirinya memiliki kekuatan untuk menyakin gadis yang memiliki perawakan yang sangat mandiri ini gadis sangat berharga didalam keluarga yang harmonis, dengan bapaknya sangat tegas terhadap setiap anggota keluarga tetapi memiliki kehangatan dikeluarganya. Jari-jari yang ragu untuk mengetikkan kata-kata untuk membalas pesan dari gadis yang dianggap sahabat dalam kurum waktu beberapa tahun ini tapi lain hal dengan pikiran serta kata hati yang ingin mengatakan perasan ini dan hanya ini bisa terkirim lewat pesawat telepon “ ya nanti


pastikan aku akan datang” dibalik selimut yang menutupi badan separuh dengan pikiran penuh pertanyaan yang ingin ditanyakan kepada orang penerima pesan darinya karena sangat curiga atas kejadian sore tadi dan aku teringat di meja makan abangku, aku bertanya “ bang apa yang sebernanya kalian bicarakan tadi seperti sangat serius tidak seperti biasanya ? tatapan yang paling manis aku tampilkan karena pasti abang akan memberitahukan apa yang mereka bicara gudamm aku di meja makan.


Noltagia:


“ nanti kamu akan mengetahuikannya sarr” dengan jari-jari tangan memengang sendok digerakakan ke dalam mulut.


“ kenapa tidak sekarang bang bukankah ini seperti suatu yang serius ?” mulutku dicuitkan merasa sebal dengan jawaban yang diberikan oleh abangnya sendiri.


“ sarr nanti sepekan kedepan kamu harus izin dari kampus untuk pulang kerumah bantu ibu ya dan jangan lupa kamu undang sahabatmu yang sebelah rumahmu untuk datng ke pernikahan abang ingat itu, karena abangmu ini ada urusan dengan laki-laki itu “


Sepekan datang:


Tatapan yang melamun rasa kekosongan dalam bebrapa hari ini pikiran yang penuh bertanyaan kemana orang tetanganya yang disebut sahabat dan pesan aku tidak respon dari satu minggu ini kemana kah orang tersebut.