
Kesadaran ku kembali melihat sekeliling ruangan dan melangkah untuk berdiri, ketika berdiri bekas tembakan terasa sangat sakit, tapi tidak pedulikan dalam pikiran ku sekarang hanya ingin melihat keadaan kapten disana karena saat ini sangat genting, dengan informasi yang didapatkan.
“ahshh …. Kenapa ini sangat sakit” tangan kanan memengang bekas luka seperti sudah selesai dijahit dengan langkah menuju meja terdapat laptop kemudian diaktifkan menbuka email dan lokasi yang terlacak.
“ hey apa yang kau lakukan ?” terdengar suara dari arah pintu
Sponstan aku menutup laptop, jantung berdetak cepat sangat terkejut “ hey tidak bisakah nona untuk mengetuk pintu terlebih dahulu?” mengelengkan kepala Rey
“ maaf kira belum sadar tuan Rey” aku melangkah arahnya dengan menbawa nampan bubur jahe
Rey hanya melotot tatapan sangat tajam dalam hati mengatakan
Sungguh sangat menyusah perempuan ini lihat model sangat ekstrensik
“ hey tuan jangan menatap seperti itu, jangan karena kita berdua disini kau menberikan tatapan seperti itu sangat-sangat tidak sopan seperti ingin menbunuh saja” meletakkan nampan
“ tuan silakan untuk makan buburnya, ini sangat menberikan pembulihan manjur untuk memudahkan proses pada lambung” kataku
Aku duduk dipinggir kasur memperhatikan ya tapi terhenti tertuju pada bekas jahitannya ternyata berdarah lagi rasa empati muncul dengan berjalan ke tempat duduknya dan memaksa untuk berbaringlah
“ tuan Rey dengar ya sekarang kau harus menuruti semua perkataanku karena luka anda terbuka lagi, jadi sekarang anda berbaring tuan yang manis “ menompang badannya
Rey menatap sangat tajam terasa sangat nyaman sudah lama tidak merasakan hal seperti ini
“ Rey sekarang makan buburmu, biar saya yang suapi “ tangan telaten untuk mengambil bubur dan disuapkan pada Rey
Drttderertrtrtrt bunyi hp berdering kedua tatapan orang tertuju pada hp tersebut, setelah diliat oleh ku ternyata panggilan dari orang tua rey.
“ya aku baik-baik saja jadi khawatirkan rey pa, dan bagaimana papa sendiri ?"
“ nak kuharap apa yang bapakmu ini harapkan anak bujang ku ini dapat menjalaninya dengan baik, nakk carilah makanan yang paling berduri dari negeri yang jauh dari genap dengan jarak 2345. Nak ! jagalah Sarah buat dia bahagia dan lindungi dia “ suara sangat berat …..
“ ya pa” dengan kebinggunganku menbalikkan tatapan ke nona mudanya
Dalam pikirannya “ ini tidak mungkin bapaknya menyuruh dia melakukan ini, bagaimana kaptennya nona mudanya adalah cinta dari kaptennya “
“ maaf nona muda boleh saya bertanya dengan bebas ?”
“owh tentu tuan misterius!” meberikan senyuman cukup terpaksa.
“ apakah nona muda mengenal seorang yang bernama tuan mikael “ mengeleng wajah
“ emzz ya mungkin sahabat dari bapakku yang sangat dekat saya berharap itu bukan orang terdakatmu tuan misterius?!”
Dengan keheningan yang menyelimuti keduanya dengan kegiatan nona muda sambil menyuapi si tuan misterius.
Dalam hati seorang Sarah Gisela
“kenapa aku seperti sangat mengenal tatapan si tuan misterius ini, kenapa memory ini sangat sulit untuk diingat. Tuhan aku ingin seperti dulu lagi untuk berkumpul bersama keluargaku, sangat merindukan mereka. Untuk beberapa waktu ini sangat aneh yang ku alami dan juga sekarang kenapa aku sangat peduli dengan makhluk satu ini yang depan ku dengan bagian tubuh yang memiliki bekas lupa cukup besar, ada tato bentuk bintanng kecil pada bagian punggung” pandangan ku tidak lepas pada wajah yang manis itu.
“ ahhh waw, kenapa kepala ku!!!” piring bubur jatuh.