Love Sceret

Love Sceret
bunga 14



Jantung yang berdetak dengan cepat pikiran dan fisarat menuju hal yang sama hingga titik temu pada semua pusaran ini kembali pada orang tuanya dulu tinggal do negara X pada ibu kotanya karena bapak tidak pernah cerita itu semua ini, wajah ku pusatkan pada wajah Sarah yang seperti orang pada dialam mimpi tubuh yang tidak bergerak bagaikan figuran yang sangat indah.


Kemudian aku melihat untuk sekeliling ruangan melihat apakah ada cctv yang tersembunyi dengan langkah cepat tangan memeriksa bagian sudut dan hingga terlihat pada sebuah lukisan kolam ikan di bagian mata ikan tersebut tapi Rey tidak merusak cctv tersebut karena itu akan menbuat kecurigaan pada pihak lain, saat Rey memulai memeriksa pada bangkar pasien yang terletak seorang gadis seperti putri tidur terdengar ada yang akan membuka pintu terlihat dokter serta beberapa perawat terlihat dokter tersebut bukan dokter biasa dirumah sakit tersebut. Dokter dengan rombongan nya mulai mendekati pasien untuk memeriksa tapi mereka mengeluarkan sebuah alat yang belum pernah terlihat oleh aku kemudian aku pun sempat foto untuk mengetahui, saat mereka akan menghidup alat tersebut pupilku sangat menbesar terlihat sebuah layar deskop menunjukan sesuatu tapi saat aku semakin dekat itu tiba-tiba orang –orang penjaga di depan pintu mencengah .


“ maaf tuan Rey untuk mengangu pemeriksaan nona muda silakan tuan untuk keluar sebentar !”


Dengan tangan mereka yang memengang bagian belakang ku yang menuntun ke keluar, serta aku pun menuruti mereka ketika diluar aku pun mencari alat tersebut di internet ternyata itu merupakan alat seperti chip untuk memastikan chip yang tertanam pada bagian tubuh. Pikiranku semakin pasti bahwa ini semua pasti berhubungan dengan semua misinya,


“ jangan sampai ini menbuat ku semakin rumit saja, apakah orangtua ku terlibat dengan ini semua ?”


Gumdam ku, tangan mengemgam hp dan kemudian mencari no bapakku


Dan tidak aktif, dan aku coba-coba berkali-kali tapi tidak lagi


Tidak kemudian datang email anonim “


Kurang cekatan dalam mengorek informasi dan bapak tahu ini pasti sangat penasaran dengan ini semua tapi satu sangan mama mu pesan pergilah ke tempat kos Sarah cari sesuatu yang ada dibawah tempat tidurnya.”


Bapak sangat menyayangimu


Aku sangat seperti tergores pisau pada hati bagaimana ini semua terhubung dan sekarang aku harus pergi ke tempat kos sahabat kapten ku.


Saat diperjalanan aku mengirim pesan kapten.


“kapten ini semua berhubungan dengan sahabat kapten, sekarang kapten harus kembali ke negara A ketika udah sampai saya kirimkan informasi lebih lanjut “


Berlari menuju parkiran memacu motor dengan kecepatan tinggi dengan perasan yang penuh tanda tanya terutama dimana bapak tahu ini semua siapa Sarah dan siapa orangtuaku ini.