Love Sceret

Love Sceret
bunga 17



Deburan angin yang datang dari arah jendela menbuat kain terpasang dalam ruangan bergoyang sesuai hempusannya seolah mengajak bermain dalam lintasan oksigen dalam lepasnya bagian luar untuk sesekali tatapan gadis dalam ruangan tersebut mengarah pada bagian luar sangat terlihat sekali bangunan bertingkat orang-orang terlihat sibuk diluar dengan berbagai kepentingan serta konflik yang mereka hadapi. Lama dia menatap pada jalanan ada sepasang orang lanjut usia berjalan beriringan terukir senyumnya menbayangkan mereka memiliki cinta sejati luar biasa sedangkan dia seperti terkurung dalam ruang hampa tidak terdengar tawa dari keluarga yang harmonis.


“kenapa semua yang berubah, aku tidak pernah mendengar berita orang tua dan dulu aku memiliki abang sangat menyanyangi ku tapi kini tak ada kabar selama beberapa minggu ini, dan hanya aku seperti orang tidak mengetahui apapun serta sekarang harus satu atap dengan orang baru saja aku kenal, nasipp seperti kucing dan anjing yang memiliki satu tuan dan mereka dua tidak bisa bertemu”


Selama keluar dari rumah sakit aku merasakan berbeda dari sesekeliling orang seperti mengawasku mata seperti serigalase akan menerkam mangsa dengan rumah yang jauh dari kampus dan harus diantar jemput begitu laki-laki katanya satu atap denganku hanya tengah malam saja di apartemen sesekali aku bertanya dia hanya menjawab tanya dengan ayah ku sedangkan aku tidak bisa menghubungi ayah dan yang menbuat menyayati hati yaitu Jeson tidak kabar lagi tentang dia kemana dia dan arah tujuannya.


Dan yang lebih menbuatku binggung yaitu Steven karena dia menbuatku kembali pada masa lalu tapi tidak dengan perasananku dengan dia lagi dengan sikapnya yang berhatian tapi tiba-tiba menghilang sama dengan Jeson yang sebagai sahabat yang terakhir yaitu seseorang berkulit hitam manis sedikit berkumis orang katanya tinggal satu atap sangat binggung dengan semua orang di sekililingku karena seperti akan menjauh sejauh mungkin.


“ ahh lebih baik aku makan saja dengan begitu aku ada tenanga untuk marah –marah nanti “ kataku menjauh dari jendela.


*******


“ bagaimana ?” kata laki-laki itu adalah Rey


“ ingat saya bertemu dengan anda penuh pengorbanan jika mereka mengetahui akan hapis “ kata orang tersebut


“ baik kataka saja apa yag didapatkan” kata Rey dengan mecondongkan badan untuk lebih dekat pada oarang tersebut.


30 menit berlalu terlihat Rey keluar dari kedai tersebut tapi di seberang jalan ada orang mengawasi tapi satu mobil lagi ada melakukan tembakan yang mengarahkan pada laki-laki di kedai bersama Rey adegan tersebut terlihat ketika Rey menyelamatkan laki-laki tersebut sudah tertembak dan Rey balik menembak terjadi baku tembak secepat mungkin Rey menghindar berjalan menjauh dari kejadian tersebut dan bersembunyi di dalam truck ketika terlihat mereka menjauh dan pergi barulah Rey keluar dari truck tersebut berlari ke mobil kemudian pergi pandangan sudah buram dan hilang kesaran ternyata Rey terkena tembakan pada perut bagian bawah sebelah kiri ketika sedang mengemudi sudah tidak ada tenaga untuk menjalankan mobil seditit terdengar suara


“ tuan Rey …… tuan….tuan… bangun tuan “