
Saat yang melakukannya adalah orang yang kita sayang, maka perlakuan sederhanapun akan terasa manis
Keyra Solana
Selamat membaca, sesuai judul partnya, semoga baper, tapi jujur aja, kalau kalian baper, aku nggak bisa tanggungjawab((
*
Seperti janjinya, Keyra akan belajar menjadi gadis yang sesuai dengan tipe Kevin.
Pagi ini Keyra melakukan hal yang sama, datang ke sekolah lebih awal dan tak lupa membawa buku yang berada di genggamannya.
“Pagi Key....... udah serapan?” ucap Kevin yang baru saja memasuki ruangan kelas.
“Udah tadi di rumah, kalo kamu udah?” Keyra balik bertanya sambil mengalihkan pandangannya dari buku yang dibacanya melihat Kevin.
“Udah kok.....” jawab Kevin sambil tersenyum dan duduk di kursinya di seberang Keyra. Kevin masih merasa heran dengan perubahan Keyra akhir-akhir ini, tidak biasanya teman semasa kecilnya itu akan datang sepagi ini ke sekolah dan membaca buku pula, warbiassah.
“Woy..... biasa aja kali liatin Keynya, dia nggak bakal hilang kalo nggak kamu liatin kayak gitu” ucap Satria menyadarkan Kevin yang sedari tadi memandangi Keyra lekat.
“Ye.. si kunyuk datang-datang ngagetin aja” ucap Kevin sambil mengutuk dirinya sendiri kenapa dia harus memeprhatikan Keyra sedari tadi. Untung saja bukan Keyra yang mendapatinya sedang memandangnya, bisa malu dia setengah ******.
**
Baru saja bel istirahat berbunyi. Keyra sudah terlihat merapikan buku dan peralatan tulisnya di atas meja dan bersiap untuk pergi.
“Perpustakaan lagi Key?” tanya Natalia.
“Iya Nat, maaf ya ngak bisa ke kantin bareng” ucapnya dengan muka memelas.
“Santai aja kali Key, semoga usaha kamu membuahkan hasil ya, dari tadi aku liatin Kevin lirik kamu terus waktu guru ngajar” goda Natalia.
“Baper jangan?” ucap Keyra sambil tertawa yang dibalas Natalia dengan tawanya juga. Setelah itu Keyra beranjak dan berjalan menuju perpustakaan.
Sesampainya di perpustakaan Keyra memilih duduk di pojok sambil membawa buku yang belum selesai dia baca sebelumnya. Ketika sedang asik membaca, Keyra melihat ada yang duduk di kursi sebelahnya, dan saat dia mendongakkan kepalanya,...
“Kevin..... kamu ngapain disini?” ucap Keyra dengan wajah polosnya.
Kevin dibuat gemas sendiri dengan ekspresi Keyra saat ini, gadis itu menatapnya dengan mata bulatnya yang indah dan tak lupa tanpang oonnya yang terpampang nyata. Hal ini sontak saja membuat Kevin mengacak rambut Keyra dengan diiringi lagu hening cipta, eh eh.. enggak deng, diiringi senyum manisnya maksud saya.
Hal itu membuat Keyra gugup seketika, jujur saja berada sedekat ini dengan Kevin tetap saja akan membuat Keyra salah tingkah.
“Ihhhh Kevin.... rambut aku kan jadi berantakan” ucap Keyra pura-pura ngambek.
“Jangan cemberut itu, kamu makin jelek” ucap Kevin menggoda Keyra sambil memperbaiki rambut Keyra yang sedikit berantakan akibat ulahnya tadi. Rasanya Keyra sulit bernafas dengan apa yang Kevin lakukan kepadanya saat ini, tapi Keyra berusaha untuk mengatur ekspresinya sedatar mungkin.
“Pertanyaan aku tadi belum kamu jawab, kamu ngapain kesini?” tanya Keyra lagi, lebih tepatnya untuk menghindari tatapan Kevin, karna jujur saja dia tidak kuat di tatap seperti itu.
“Nemenin kamu lah, karna katanya sih di perpustakaan ini banyak hantunya” ucap Kevin seraya memasang wajah takutnya.
“Ishhh Vin, jangan bikin aku takut dong” ucap Keyra sambil bergeser lebih dekat kepada Kevin. Dia masih penakut, pikir Kevin dalam hatinya.
***
(Ya kali hanya dengan perlakuan manis Kevin Matematika jadi asik, bohong itu mah wkwkwkwk) Monmaaf kalau Author garing. Lanjut ini serius...
****
Bel baru saja berbunyi, sekarang Keyra sudah berdiri di depan gerbang sekolahnya untuk menunggu angkutan umum. Tak lama kemudian, sebuah motor berhenti di hadapannya.
“Mau pulang bareng?” tawar Kevin.
“Enggak usah deh Vin, nanti bikin repot lagi” tolak Keyra.
Sebenarnya sih dia tidak mau menolak, jual mahal lebih tepatnya. Ada-ada saja memang perempuan ini, mahkluk yang sangat sulit dipahami.
“Ngak ngerepotin kok, kan sekalian lewat rumah kamu” ucap Kevin.
“Yaudah deh, aku ngak maksa lohh...” ucap Keyra dengan sedikit terkekeh.
Saat di perjalanan, Keyra tersenyum sambil menggigit bibirnya, karna dia sedikit takut akan kelepasan teriak saking senangnya.
Tak memunggu lama, motor Kevin sudah sampai di depan rumah Keyra. Keyra hendak masuk setelah dia mengucapkan terimakasih kepada Kevin. Tapi tiba-tiba....
“Key.....” panggil Kevin.
“Ehhh.... Iya Vin, ada apa?” jawab Keyra dengan gugup, dari ekspresi Kevin yang sedikit salah tingkah, Keyra pikir Kevin akan mengungkapkan kata-kata manis kepadanya.
“Aku boleh ngak minta pendapat kamu?” tanya Kevin ragu, karna jujur saja dia sangat malu untuk menyanyakan ini kepada Keyra.
“Emangnya ada apa Vin?” jawab Keyra.
“Gini Key, aku sebenarnya lagi naksir cewek, dan aku tau kamu pasti kenal sama cewek itu” ucap Kevin menggantung.
Mendengar pernyataan Kevin itu, membuat hati Keyra sangat pedih, iya dia memang kenal dengan perempuan yang dimaksud Kevin, tapi mendengar langsung pengakuan Kevin kepadanya, rasanya sakit....
Jujur saja, Keyra belum siap untuk mendengar pengakuan Kevin saat ini. Oleh sebab itu, tanpa menunggu penjelasan Kevin lebih lanjut, Keyra buru-buru permisi masuk ke rumah dengan alasan dia ingin ke kamar mandi dan Kevin pun hanya mengangguk pasrah dan segera membawa motornya menjauh dari rumah Keyra.
Tentu saja alasan Keyra ke kamar mandi hanyalah alibinya saja. Hal itu tak lain hanya untuk menghindari pengakuan Kevin yang jelas-jelas sudah menaruh hati kepada perempuan lain.
Keyra langsung masuk ke kamarnya dan melempar tasnya ke sembarang tempat dan berdiri di depan cerminnya sambil memegang dadanya.
“Kok rasanya sakit ya....?” padahal baru saja dia merasa jika Kevin juga menaruh hati kepadanya dengan setiap perbuatan manis cowok itu kepadanya, sekarang dia harus menanggung sakit di hatinya.
Salahkan Keyra yang terlalu mudah terbawa perasaan bahkan hanya dengan hal biasa yang Kevin lakukan kepadanya.
Gimana ceritanya sampai part ini?
Kasih comment dong... ya ya ya((
With love
Citra_Girsss