
Manusia emang suka gitu ya, suka penasaran. Padahal dia udah tahu kalau dia akan sakit hati dengan rasa penasarannya itu.
*
Keyra masih menunggu Kevin melanjutkan kata-katanya. Tetapi melihat Kevin yang masih terdiam, Keyra memutuskan untuk bertanya karena sudah terlanjur penasaran.
"Kamu ngajak siapa ke sini, Vin?" tanya Keyra menyadarkan Kevin.
Kevin menatap Keyra dalam. Entah kenapa sejak pengakuan Keyra waktu itu, Kevin tidak ingin merahasiakan apapun dari Keyra.
Karena Kevin juga menginginkan hal serupa. Dia tidak ingin Keyra lebih nyaman bertukar cerita dengan Samuel dibandingkan dengan dirinya.
"Aku ngajak Natasya" ucap Kevin setelah berpikir panjang.
Keyra masih terdiam. Dia sudah menduga jika Kevin akan menyebut nama itu, tapi tetap saja dia sakit hati.
Bayangin...... Ini tempat mereka untuk menghabiskan waktu ketika kecil. Keyra bahkan sudah lama tidak menginjakkan kaki di tempat ini.
Bukannya ngajak aku malah ngajak orang lain, oh iya lupa. Kamu nggak seistimewa itu Key, sadar ucap Keyra membatin
"Aku ngajak dia ke sini dan ungkapin semuanya" ucap Kevin. Ada nada sedih saat Kevin mengatakannya.
Keyra sungguh penasaran dengan jawaban Natasya atas pengakuan perasaan Kevin.
Tapi dia takut menanyakannya kepada Kevin, dia takut bahwa jawaban Kevin akan membuatnya sakit hati. Tapi tetap saja dia penasaran🔥
"Terus, Natasya jawab apa?" tanya Keyra harap-harap cemas.
"Dia bilang dia cuman anggap aku teman, sama kayak teman-teman yang lain" jawab Kevin sedih.
Apa? Teman? Woiii mau ketawa woiii tolongin wkwwkkwkwkwk
Keyra rasanya mau ketawa sambil guling-guling mendengar jawaban Kevin barusan, tapi dia takut Rosa ehhh ehhh dosa deng🤣
"Dia jawab gitu Vin?" tanya Keyra pura-pura memastikan😂
"Iya" jawab Kevin singkat.
"Nggak papa, semangat lagi, usaha lagi, nanti juga Natasya akan luluh" ucap Keyra menasihati.
Keyra sebenarnya sakit hati dengan kata-katanya sendiri, tapi mau gimana, dia tidak mungkin menyuruh Kevin menyerah dan membalas perasaannya saja. Dia tidak sejahat itu!
Biarlah Kevin berusaha sekeras mungkin, hingga akhirnya dia menyerah atas keputusannya sendiri.
Sama halnya dengan perasaan Keyra. Dia tidak akan memaksakan diri untuk berhenti menyukai Kevin, toh saat sudah mencapai titik lelah, semua orang akan berhenti dengan sendirinya.
**
Kevin dan Keyra masih terdiam dengan pikiran masing-masing.
Berhubung tingkat ke-kepoan Keyra sangat besar meskipun ujung-ujungnya dia sendiri sakit hati, dia tetap akan memastikan satu hal kepada Kevin.
Keyra menarik napas dan menenangkan hatinya.
"Vin....." ucap Keyra menjeda ucapannya.
Kevin hanya berdehem untuk menanggapi panggilan Keyra dan masih menikmati sapuan angin di wajahnya.
"Aku mau nanya sesuatu sama kamu" ucap Keyra dengan suara yang mengecil.
"Tanya aja Key" ucap Kevin kemudian memusatkan pandangannya pada Keyra.
"Kamu.... Ummm, maksudnya, gimana rencana kamu selanjutnya?" tanya Keyra terbata.
"Rencana apa?" ucap Kevin sedikit bingung.
"Ummm.... Rencana mengenai pengakuan kamu sama Natasya" ucap Keyra menunduk.
"Ohh itu" ucap Kevin menjeda ucapannya dan kembali fokus ke depan.
"Aku juga nggak tau Key, aku bingung. Untuk sekarang aku mau nyari kesibukan dulu, manatau bisa lupain semuanya"
"Kamu bantu aku ya" pinta Kevin.
Keyra bingung untuk bereaksi seperti apa. Di satu sisi dia senang mengetahui Kevin berencana untuk melupakan perasaannya, tapi dia juga sedikit takut jika nanti dia akan terluka lebih dalam lagi oleh harapannya sendiri.
Oleh sebab dia memutuskan untuk menganggukkan kepalanya saja.
"Kamu sendiri, apa rencana kamu selanjutnya, Key?" tanya Kevin.
"Rencana apa?" tanya Keyra pura-pura tidak tahu.
"Rencana mengenai pengakuan perasaan kamu" ucap Kevin mencoba berbicara selembut mungkin. Dia tidak ingin jika Keyra sampai merasa dia merendahkan harga diri Keyra karena telah mengungkapkan perasaannya lebih dulu.
"Ya nggak gimana-gimana Vin" ucap Keyra mencoba tersenyum.
Jujur saja, meskipun dia menyukai Natasya, dia juga merasa terganggu dengan kedekatan Keyra dan Samuel. Katakanlah dia egois, tapi dia juga butuh waktu untuk menata perasaannya.
"Aku nggak bisa janji, Vin" ucap Keyra.
"Sama kayak waktu kita jatuh hati, kita nggak bisa nentuin waktunya. Sama kayak sekarang, aku juga nggak bisa janji untuk tetap jadi Keyra yang sama seperti sekarang, maaf" ucap Keyra
***
Setelah berbincang cukup lama, Kevin dan Keyra memutuskan untuk pulang.
Kevin mengantarkan Keyra pulang ke rumah terlebih dahulu.
"Kamu nggak mau mampir dulu, Vin?" tanya Keyra menawarkan begitu mereka tiba di depan rumanya.
"Emang ada tante Naura di dalam?" tanya Kevin memastikan. Ya kali dia mampir kalau di rumaj nggak ada siapa-siapa🙄
"Ada pasti, mama selalu di rumah" ucap Keyra.
Keyra memasuki rumah dengan Kevin di belakangnya.
"Mama, yuhuuuuu" teriak Keyra memanggil mamanya.
Kevin yang mendengar teriakan Keyra hanya tersenyum.
"Mama....... Keyra pulang nih" teriak Keyra lagi.
"Apaan sih Key teriak-teriak mulu kayak di hutan. Mama nggak budek" ucap mamanya yang baru saja keluar dari dapur.
"Eh..... Ada Kevin juga ternyata" ucap mama Naura ketika menyadari keberadaan Kevin.
Kevin berjalan mendekati Mama Keyra dan memberi salam.
"Udah lama nggak main ke sini, tan" ucap Kevin tersenyum.
"Iya nih, Keyra sering cerita ke tante kalau dia kangen main bareng sama kamu lagi, sama kayak waktu kalian masih kecil" ucap mamanya dengan tatapan jahil.
"Mama apaansih" ucap Keyra salah tingkah.
"Nggak usah didengarin Vin, kalau mama ngomong" lanjutnya.
Kevin tersenyum dengan ucapan tante Naura, dan senyumnya semakin lebar ketika melihat Keyra yang salah tingkah.
"Kebetulan mama masak banyak nih malam ini, Kevin makan malam sama kita ya" ucap mama Naura.
Tanpa berpikir panjang, Kevin langsung mengiayakan ajakan tante Naura, toh di rumah tidak ada yang akan menemaninya untuk menghabiskan makan malam pikirnya.
Mereka menghabiskan makan malam dengan penuh kehangatan. Sesekali mereka saling melontarkan candaan kemudian tertawa bersama.
"Ngomong-ngomong, papa sama mama kamu apa kabar, Vin?" tanya tante Naura.
Kevin yang mendengarnya langsung terdiam.
.........See you next past.
Maaf ya kalau makin ke sini tulisannya makin ngaur🙏, semoga untuk part selanjutnya bisa lebih baik.
Untuk kalian yang selalu setia kasih dukungan berupa like, comment, rate and vote, arigathanks ya😘💙
Omel-omel Reader Author (OORA)
Reader: Thorrr..... main tebak-tebakan yokk😂
Author: Yoklah, lagi nggak sibuk juga nih😌
Reader: (Sok sibuk banget nih orang satu, pengangguran juga😒) Thor.... Ikan, ikan apa yang nggak bisa dibilangin alias ngeyel?
Author: Apa ya?🤔
Reader: Nggak usah sok mikir lu thor. Dapat nggak?
Author: Enggak😔 Emang ikan apaan tuh?
Reader: Ikan gembung thor. Udah tau gembung, masih aja ngeyel main di air🙄
Itu aja kagak tau, lemahh lu
Author:
With Love
Citra_Girsss