Lost Me To Find You

Lost Me To Find You
15. Bimbingan Belajar



Aku mencari kesibukan agar aku dapat melupakanmu. Tapi bagaimana itu akan berhasil jika di setiap kesibukanku itu, ada kamu di dalamnya?


*


Keyra rasanya sangat malas untuk berangkat ke sekolah hari ini. Terutama nanti setelah pulang sekolah dia akan menemani Kevin ke bimbingan belajar.


Kapan move on nya kalau ketemu terus? gerutu Keyra ketika menuruni tangga.


"Mukanya kenapa ditekuk gitu sayang?" tanya mama Naura yang melihat putri kesayangannya itu cemberut ketika menuruni tangga.


"Keyra kesal Ma" ucap Keyra manja sambil memeluk mamanya dari samping.


"Putri kesayangannya mama masih pagi kok udah kesal aja, cerita sama mama siapa yang berani buat putri mama kesal" ucap mamanya pura-pura galak sambil mengelus kepala Keyra yang masih memeluknya sejak tadi.


Keyra melepaskan pelukannya dan duduk di kursi ruang makan. Seperti biasanya Keyra dan mamanya selalu sarapan bersama sebelum berangkat ke sekolah.


"Key jadi malas ikut bimbingan belajar Ma" ucap Keyra dengan cemberut.


"Loh loh.....Kok gitu Key?" ucap mamanya keheranan.


"Siapa coba yang kemarin minta-minta tolong sama mama untuk daftarin ke bimbel? Kok sekarang malah malas? Janjinya kemarin apa sama Mama?" ucap mamanya cerewet.


Iya sih benar Keyra yang minta, tapi itu kan untuk menghindari Kevin. Lah sekarang orang yang mau dia hindari akan menghabiskan waktu lebih lama bersama, bagaimana ceritanya bisa lupa🙄


Tapi melihat mamanya jadi cerewet seperti ini, Keyra rasanya tidak tega. Setidaknya, jika dia tidak bisa membuat mamanya bangga, dia juga tidak mau membuat mamanya kecewa.


"Key nggak jadi malas deh ma" ucap Keyra nyengir😂.


"Loh...... Ini anak mama ada apa sih? Baru aja bilang malas, sekarang udah nggak malas lagi?" ucap Mama Naura heran.


"Iya... Tadi Key emang malas ma, tapi sekarang udah nggak lagi hehehe"


"Ada-ada aja kamu"


"Sekarang makan sarapannya ya, biar nggak telat ke sekolah" ucap mamanya.


"Siap laksanakan kanjeng mami" ucap Keyra dengan semangat.


**


Keyra seperti biasa berangkat bersama dengan mamanya. Di dalam mobil mereka membicarakan banyak hal.


"Udah gimana persiapan untuk olimpiade kamu Key?" tanya mamanya.


"Sejauh ini lancar sih ma, tapi Keyra capek banget"


"Pokoknya Key mau jalan-jalan sama mama setelah olimpiade selesai, Key pusing belajar terus" ucap Keyra mengadu.


Mamanya hanya tertawa dan mengangguk mendengar aduan Keyra.


Keyra tiba di sekolah dan berjalan hendak menuju ruangan khusus persiapan olimpiade.


"Key........ Tungguin"


Keyra mencari sumber suara, dari suaranya sih dia kenal, orangnya nih yang nggak nongol juga😂


Kevin berlari ke arah di mana Keyra masih berdiri dengan wajah bingung.


Setelah berada tidak jauh dari Keyra, Kevin memberikan senyum terbaiknya, jenis senyum yang bikin repot perasaan anak orang😂


"Nanti ke bimbel bareng aku ya Key" ucap Kevin begitu sampai.


"Oke" jawab Keyra singkat sambil berjalan.


Sesampainya di ruangan, Keyra lebih memilih untuk duduk di samping Samuel. Kevin yang melihat itu hanya bisa menghembuskan napas kecewa.


***


Lonceng pulang baru saja berbunyi. Kevin langsung berdiri dan menghampiri Keyra yang masih menyusun buku-bukunya.


"Kamu mau pulang bareng aku?" tanya Samuel tanpa memperhatikan Kevin.


Keyra melihat Kevin yang berdiri di sampingnya, sebelum kemudian mengalihkan perhatiannya kepada Samuel.


"Aku pulang sama Kevin hari ini Sam, sekalian ada yang mau diurus bentar"


"Kita duluan ya" ucap Keyra kemudian dan menarik tangan Kevin ke luar sebelum nendengar jawaban Samuel.


"Kamu sering pulang bareng sama Samuel?" tanya Kevin yang masih ditarik Keyra.


Keyra berhenti dan melepaskan tangan Kevin yang ditariknya tadi.


"Enggak kok, cuman beberapa kali setelah gabung di peserta olimpiade" jawab Keyra.


"Emang kalian udah sedekat itu sampai kamu mau diantarin sama dia? Gimana kalau dia berbuat jahat sama kamu?" ucap Kevin.


"Hahahaha apaansih Vin, Sam orang baik, nggak usah ngaco deh" ucap Keyra tertawa sambil mengibaskan tangannya di depan wajah Kevin.


"Pokoknya kamu harus selalu hati-hati" ucap Kevin layaknya sahabat yang baik.


Hahahahakk, sahabat? Iya, sahabat🤭


"Aku bisa jaga diri. Ayok berangkat" ajak Keyra mengalihkan pembicaraan.


Tidak butuh waktu lama, mereka sampai di bimbel. Keyra menemani Kevin mendaftarkan diri kemudian menyesuaikan jadwal. Kevin hanya berpesan kalau dia mau jadwalnya disamakan saja dengan Keyra.


Keyra memiliki jadwal bimbel hari ini dan otomatis Kevin juga. Oleh sebab itu mereka belajar bersama.


****


Kevin dan Keyra telah selesai mengikuti pelajaran di bimbel.


"Gimana Vin, seru nggak?" tanya Keyra antusias. Keyra sedikit was-was takut jika Kevin tidak terkesan dengan pembelajaran di bimbel.


"Seru banget, aku suka sama cara ngajar tentor, lsngsung tepat sasaran nggak berbelit-belit. Kayaknya aku bakal betah deh ikut bimbel" jawab Kevin dengan semangat.


"Bagus deh" jawab Keyra sambil tersenyum.


Keyra sebenarnya bingung, antara harus sedih atau senang dengan Kevin yang akan selalu di dekatnya. Pasalnya, dia sudah membulatkan tekadnya untuk melupakan Kevin perlahan.


Melihat Keyra yang hanya melamun, Kevin menyentil jidatnya.


"Aduhhhh.... Sakit tau Vin" ucap Keyra cemberut sambil mengelus jidatnya. Mungkin jidatnya akan memerah sebentar lagi.


"Lagian siapa suruh kamu ngelamun terus, nggak mau pulang neng?"


"Tapi sebelum pulang, aku mau ngajak kamu ke suatu tempat dulu" ucap Kevin melanjutkan.


"Nggak mau" ucap Keyra masih cemberut.


"Itu bukan pertanyaan Key, aku nggak minta pendapat kamu" ucap Kevin mengejek.


"Ishhhh, maksa" ucap Keyra tapi tetap menaiki motor Kevin.


Kevin mengendarai motornya dengan perlahan. Padat kenderaan mulai memenuhi jalan, tapi dua insan di atas motor itu tidak merasa terganggu sama sekali dan malah menikmati kepadatan kota.


Setelah sampai di tujuan, Kevin memarkirkan motornya di bahu jalan kemudian berjalan mendahului Keyra.


Keyra sedikit mengingat tempat ini. Tapi dia lupa kapan dia terakhir kali berkunjung ke sini, mungkin ketika usianya masih lima tahun sepertinya, entahlah.


Ingatannya tentang tempat ini juga sudah mulai buram, seperti foto yang sudah diambil berpuluh-puluh tahun.


Keyra mengikuti Kevin yang sudah duduk kursi bawah pohon.


"Kita pernah ke sini kan?" tanya Keyra memastikan.


"Kamu masih ingat ternyata Key"


"Sini duduk" ucap Kevin menepuk tempat duduk di sampingnya.


Keyra duduk dan menikmati terpaan angin di rambutnya.


Dia tidak merasa terganggu sama sekali, malah dia menikmatinya.


Kevin memperhatikan Keyra dari samping. Entah sejak kapan dia merasa sejauh ini dengan Keyra.


Kayaknya aku terlalu sibuk sama diri sendiri selama ini ucap Kevin membatin.


"Key...." panggil Kevin.


"Hmmmmm" ucap Keyra tanpa menoleh.


"Belum lama ini aku ajak seseorang ke tempat ini" ucap Kevin.


Perlahan, Keyra menoleh.


........... See you next part😘


Semoga kalian suka part ini😂


Terimakasih untuk yang selalu setia buat like, comment, rate and vote, bahagia selalu kalian💙


Omel-omel Reader Author (OORA)


Reader: Thorrrr...... gawat thorrr😣


Author: Gawat apaan? Ada rumah kebakaran?


Reader: Bukan thorrr, tapi tetangga aku....


Author: Emang tetangga lu kenapa?


Author: Tadi kan thor aku buang air panas dari jendela, ehh kena muka tetangga thorr, gimana tuh thor?😭😭


Author: Lahh gitu aja gawat. Santay aja kale, nanti kalau ditanya bilang aja "Saya nggak sengaja", gituhh😌


Reader: Lahh.... Bisa gitu thor?🤔


Author: Ya bisalah, bebas😊


With Love


Citra_Girsss