Lost Me To Find You

Lost Me To Find You
12. Persiapan Olimpiade (2)



Bagaimana aku akan membalas perasaanmu kalau aku saja tidak yakin bagaimana perasaanmu terhadapku. Jangan kasih kode, aku bukan brankas🙄


*


Keyra baru saja duduk di kursinya dan melihat Kevin sudah berdiri di sampingnya.


"Ada yang mau aku omongin sebentar Key" ucap Kevin


"Mau ngomong apa Vin, ngomong aja" jawab Keyra sekaligus mengeluarkan buku-buku yang akan dia pelajari untuk persiapan olimpiade.


"Aku mau ngomong berdua aja sama kamu. Bisa kita keluar sebentar" pinta Kevin.


Keyra menoleh ke samping di mana Samuel berada, Samuel terlihat tidak terganggu sama sekali dan malah fokus ke buku yang baru diambilnya dari tas


"Yaudah ayokk" jawab Keyra.


Mereka berjalan beriringan ke luar kelas. Kevin mengajak Keyra ke taman belakang sekolah.


Mereka duduk di kursi dekat pohon tanpa ada yang berniat membuka percakapan.


"Udah lama banget rasanya kita nggak ngobrol bareng, jadi rindu waktu kita masih kecil" ucap Keyra tersenyum seraya menatap lurus ke depan.


"Kamu apa kabar Vin?" tanya Keyra kemudian.


"Hahaha nanya kabar kayak sama orang yang baru jumpa aja Key. Kita ketemu tiap hari, and as you see, aku sehat" jawab Kevin kemudian tertawa.


"Are you fine? Bukan kesehatan aja, tapi with everything" tanya Keyra menatap Kevin.


"I'm fine. Hey.... Kenapa nanyanya gitu sih Key?" tanya Kevin merasa aneh.


"Nggak apa-apa. Bagus deh kalau semuanya baik-baik aja, happy to hear that" ucap Keyra kemudian menatap lurus ke depan.


**


Kevin tidak suka suasana hening seperti ini, rasanya sangat canggung.


"Om sama tante apa kabar Key? Lama nggak ketemu sama mereka" ucap Kevin memulai obrolan baru.


"Mereka baik" jawab Keyra singkat.


"And you, are you fine?" tanya Kevin dengan suara mengecil.


Keyra menggeleng,


"Aku nggak baik-baik aja Vin" ucapnya dengan kepala menunduk.


"Kamu sakit?" tanya Kevin khawatir.


Keyra menjawab dengan gelengan.


"Are you okay? Cerita sama aku ada apa?" ucap Kevin sembari memusatkan pandangan seluruhnya pada Keyra.


"Aku capek" jawab Keyra singkat.


Rasanya kata "capek" yang diucapkan Keyra sudah mewakilkan semua isi hati dan beban yang dia pendam selama ini.


"Kamu capek kenapa Key? Cerita sama aku" ucap Kevin.


Keyra ingin sekali mengucapkan semua hal yang menjadi bebannya selama ini, tentang dia yang belajar mati-matian sampai kadang melupakan jam tidurnya, tentang papanya yang sama sekali tidak peduli dengannya, dan tentang perasaannya kepada Kevin yang sudah lama dia pendam.


Tapi, alih-alih mengucapkan isi hatinya, Keyra malah mengalihkan topik pembicaraan.


"Eh.... bukannya tadi kamu ngajak aku ke sini karna ada yang mau kamu obrolin ya?" tanya Keyra.


"Ah iya, kamu ikut bimbingan belajar Key?" tanya Kevin melupakan pertanyaan sebelumnya.


"Kamu kok bisa tahu? Padahal aku nggak pernah cerita selain sama mama" ucap Keyra.


"Kemarin aku penasaran banget, abisnya kamu suka buru-buru kalau pulang sekolah, yaudah aku ikutin deh" jawab Kevin nyengir😁


"Kebiasaan" ucap Keyra berpura-pura kesal.


"Ngomong-ngomong, kenapa tiba-tiba kamu ikut bimbingan belajar Key?" tanya Kevin menyuarakan rasa penasarannya.


"Emang nggak boleh? Masa kamu doang yang pintar aku enggak" jawab Keyra kemudian tertawa.


"Ya bukan gitu juga maksudnya. Nih ya Key, kita udah temanan sejak kecil, dan kamu tahu, that I know you so well. Nggak mungkin kamu tiba-tiba aja pengen ikut bimbingan belajar kalau kamu nggak punya alasan khusus" selidik Kevin.


"Yakin kamu pengen dengar jawaban sebenarnya?" tanya Keyra.


"Yakin dong, kenapa harus nggak yakin?" ucap Kevin balik bertanya.


"Yaudah, tapi sebelum aku jawab yang sebenarnya, aku mau memastikan satu hal dulu sama kamu. Kalau aku merasa puas dengan jawaban kamu, ya kamu bakal dapat jawabans sebenarnya dari aku. Let's make a deal" ucap Keyra mengulurkan tangannya.


"Deal" jawab Kevin sembari mengulurkan tangannya.


"Apa yang kamu suka dari Natasya?" tanya Keyra serius.


Kevin nampak terkejut dengan pertanyaan Keyra yang sangat to the point.


Sejelas itu aku menyukai Natasya sampai Keyra bisa sadar? ucap Kevin membatin.


Kevin dengan cepat mengendalikan ekspresi terkejutnya dan memasang ekspresi seolah-olah apa yang disampaikan oleh Keyra adalah hal keliru.


"Siapa bilang aku suka sama Natasya, ngaur kamu Key" jawab Kevin dengan tertawa.


"Hahaha kamu belum berubah Vin, belum pintar bohong sampai sekarang" ucap Keyra dengan tertawa juga.


"Aku kenal sama kamu bukan hitungan hari lagi, ya kali aku nggak bisa bedain kamu lagi bohong atau lagi jujur" lanjut Keyra.


"Lagian kenapa sih Key tiba-tiba nanya itu?" ucap Kevin karena merasa usahanya untuk ngeles tadi sia-sia😂.


"Sama kayak kamu yang penasaran karena tiba-tiba aku ikut bimbingan belajar, gitu juga aku penasaran kenapa kamu suka sama Natasya, we have made deal before" ucap Keyra mengingatkan.


"Yaudah, iya" jawab Kevin.


"Pertama, aku mau bilang kalau aku emang suka sama Natasya"


"Kedua, siapa sih yang nggak suka cewek kayak Natasya?"


"Baik iya, pintar iya, cantik juga iya"


"aku rasa nggak ada alasan untuk orang nggak suka dia, dan ya, aku salah satu orang yang nggak punya alasan itu" jawab Kevin.


Ya ya ya, Keyra tahu jawaban ini akan dia dengar langsung dari Kevin. Tapi mau diapain lagi coba, hatinya butuh mendengar ini untuk memutuskan mau maju atau mundur😂.


"Sekarang giliran kamu, kenapa tiba-tiba kamu ikut bimbingan belajar" tanya Kevin.


Keyra terdiam, dia masi belum yakin untuk mengungkapkan semuanya sekarang. Dia tidak ingin jika ke depannya mereka akan terlihat asing satu sama lain.


Tapi, jika tidak sekarang, kapan Keyra akan mengungkapkannya?


Key, apa yang akan kamu ucapkan ini bukan sebuah kesalahan. Lagian kalau bukan sekarang, kapan lagi coba? Moment kayak gini belum tentu akan ada lagi ucap Keyra dalam hati.


Akhirnya, hari ini tiba. Hari di mana Keyra akan mengungkapkan semuanya.


Ini akan jadi keputusan terbaik yang aku ambil selama menyukai kamu Vin ucap Keyra membatin.


"Keyyy.... Kok bengong sih" ucap Kevin menyadarkan Keyra dari lamunannya.


Keyra tersadar dari lamunannya. Setelah terdiam sebentar, Keyra berkata,


"Aku harap, jawaban aku ini nggak akan mempengaruhi persahabatan kita ini ke depan ya Vin" Ucap Keyra.


Kevin masih terdiam, dia mencoba menebak, memangnya jawaban seperti apa yang bisa mengubah persahabatan mereka.


............digantungin lagi cieeee😂


Yuhuuuuu, aku up lagi nih😍


Maaf sebelumnya karna aku mungkin nggak sempat up untuk 1 atau 2 minggu ke depan.


Doain semua urusan perkuliahanku cepat selesai dan bisa up dan mampir ke cerita kalian lagi ya💙


Makasih banyak-banyak untuk kalian yang udah kasih dukungan sejauh ini😘😘


Omel-omel Reader Author (OORA)


Reader: Thorrr...... mau curhat nih😌


Author: Curhat mulu lu ahh😒


Reader: Cihh... Judes amat lu thor, pantesan jomblo😏


Author: Hehhhh.... ini jadi curhat nggak?🙄


Reader: Gini thor, aku kan punya gebetan nih ya, tapi belakangan dia suka cuek. Masa aku udah coba cari bahan pembicaraan, dia malah balas "wkwk" kesel akutuh thor, saran dong thorr😣


Author: Kalau lu udah cari bahan pembicaraan dan dia malah balas "wkwk" , saran aja nih ya, mending lu ambil telur aja deh, dadar diri ya😌


Reader: Ogah dengar saran lu thor. Kan bisa aja dia bilang "wkwk" artinya Wah Kangen, Wah Kangen. Sirik lu ya?😜


Author: Serah deh serahhh, besok-besok nggak usah curhat lagi lu😑


With Love


Citra_Girsss