Lost Me To Find You

Lost Me To Find You
19. Olimpiade Tingkat Provinsi (2)



Harus bahagia!


*


Setelah melihat kiri dan kanan, semua siswa serentak menjawab,


"Semua sudah lengkap, bu" jawab mereka bersamaan.


"Bagus, kalau begitu dengarkan ibu baik-baik"


"Jika ada hal yang kurang jelas, tanyakan di akhir penjelasan ibu" ucap pembimbing olimpiade itu kemudian menjeda sebentar, dan melanjutkannya kembali.


"Olimpiade tingkat provinsi akan diadakan pada hari Rabu depan. Yaitu, sekitar 5 hari dari sekarang"


"Olimpiade ini seperti yang kita ketahui, akan diadakan di Bogor"


"Jadi, ibu berharap, kalian semua akan mempersiapkan fisik dan mental kalian. Pastikan untuk selalu menjaga kesehatan. Sampai disini, ada yang ingin ditanyakan?" tanya pembimbing akademik memberi kesempatan kepada seluruh peserta untuk mengajukan pertanyaan terkait olimpiade yang akan dilaksanakan Rabu depan.


"Tidak ada, bu" jawab seluruh siswa serentak.


**


Keyra berjalan santai melewati Kevin yang masih asik berbincang dengan Natasya. Dia berharap, Kevin tidak usah melihatnya, tapi


"Key..... mau langsung berangkat ke bimbel?" tanya Kevin begitu matanya menemukan Keyra yang hendak melewati pintu.


"Ehhhh..... iya nih Vin" jawab Keyra sambil menggaruk tengkuknya salah tingkah. Duhhhh..... ngapain pake acara ketahuan sih, kan jadi nggak enak sama Natasya ucap Keyra membatin.


"Yaudah, bareng aku aja" ucap Kevin.


"Nat, aku duluan ya. Masih mau ke bimbel dulu sama Keyra" ucap Kevin belalu tanpa menunggu jawaban Natasya.


Keyra yang memperhatikan interaksi keduanya hanya bisa tersenyum canggung ke arah Natasya.


Duhhhhhh...... berasa kayak pelakor dehh ucap Keyra menggerutu dalam hati.


"Ayo Key" ucap Kevin menyadarkan Keyra yang sedari tadi masih melamun di depan pintu.


Keyra mendongakkan kepalanya dan melihat wajah Kevin, tanpa menjawab, Keyra berjalan lebih dulu menuju parkiran.


Kevin yang melihat keterdiaman Keyra hanya mengerutkan dahi bingung. Ada apa lagi dengan makhluk ciptaan Tuhan yang paling susah ditebak ini ucap Kevin membatin sambil menggeleng-gelengkan kepala tidak habis pikir.


***


Hari-hari berlalu dengan begitu cepat. Tidak terasa, hari ini mereka akan pergi ke Bogor untuk mengikuti olimpiade tingkat provinsi.


Semua peserta olimpiade terlihat berkumpul di lapangan bola basket, tentunya dengan semua perlengkapan yang dibutuhkan selama di Bogor nanti.


Ibu pembimbing olimpiade memasuki lapangan dan memberikan arahan kepada seluruh peserta bahwa keberangkatan mereka ke Bogor akan menggunakan bus.


"Duhhh..... Ngapain sih naik bus, panas tuh pasti" celetuk salah satu siswa.


"Tahu gitu, mending tadi berangkat sendiri. Kan bisa minta diantarin sopir" kata salah satu kaum sultan dengan wajah songongnya.


Mendengar celetukan teman-temannya, Keyra hanya menarik napas malas dan membuangnya. Apa salahnya dengan nailk bus? Lebay banget. Ucap Keyra membatin.


Tidak lama setelahnya, semua peserta dipersilahkan memasuki bus. Keyra memilih berjalan santai daripada ikut berebut masuk seperti teman-temannya yang lain.


"Lemas banget bu...." ucap Samuel menyenggol bahu Keyra.


Keyra hanya menoleh sebentar sebelum kemudian melanjutkan langkah kakinya. Rasanya dia tidak memiliki semangat bahkan hanya sekadar menanggapi godaan Samuel.


Begitu memasuki bus, Keyra melihat Kevin yang sudah duduk berdampingan dengan Natasya.


Siallll...... Kenapa aku harus lihat kalian dimana-maan sih. Bikin mood rusak aja, kesal Keyra dalam hati.


Tanpa memperhatikan lebih lanjut, Keyra memutuskan untuk duduk di belakang Kevin dan Natasya. Karena memang hanya disitu kursi yang masih kosong.


Samuel yang melihat Keyra duduk sendiri, memutuskan untuk ikut duduk berdampingan dengan Keyra.


"Aku boleh duduk di sini nggak, Key?" tanya Samuel mencoba meminta izin.


"Boleh kok, sini gabung" ajak Keyra tersenyum.


****


Begitu sampai di Bogor, seluruh peserta olimpiade diantarkan ke sebuah hotel yang letaknya tidak jauh dari lokasi diadakannya olimpiade.


"Kamu mau mandi duluan, Nat?" tanya Keyra begitu mereka selesai membereskan barang-barang mereka di dalam kamar. Ya, orang yang Keyra hindari malah ditempatkan dalam satu kamar yang sama dengannya. Benar-benar konspirasi alam yang sangat menyebalkan.


"Boleh deh" jawab Natasya kemudian berlalu memasuki kamar mandi.


Keyra menghubungi mamanya sembari menunggu Natasya keluar dari kamar mandi.


"Mama........ Key kangen" teriak Keyra begitu melihat wajah mamanya memenuhi layar ponselnya.


Terdengar suara tawa dari seberang telefon.


"Ahhhh.... putri mama lemah banget belum 24 jam tapi udah kangen" ucap mamanya mengejek.


"Ihhhhh...... namanya juga Keyra jarang ninggalin mama" jawab Keyra sewot.


"Emang mama nggak kangen sama Keyra?" tanyanya penasaran.


"Enggak tuhh.... mama ngerasa biasa aja" jawab mamanya pura-pura cuek.


Keyra yang mendengar jawaban mamanya hanya cemberut.


Melihat putri semata wayangnya itu cemberut, mama Naura lebih giat untuk menggodanya.


"Putri mama kenapa cemberut gitu? Cintanya belum dibalas juga sama Kevin? pancing mamanya.


"Ihhhhh.... mama jangan ngomong kayak gitu. Gebetan Kevin satu kamar nih sama Keyra" ucap Keyra panik takut-takut bilama Natasya mendengar pembicaraannya dengan mamanya.


"Lohhh.... lohhhhh, tapi dia nggak dengar kan?" tanya mamanya juga ikut-ikutan panik.


"Syukur aja dia lagi di kamar mandi" jawab Keyra masih cemberut dan membuang muka dari ponselnya.


Mama Naura yag melihat itu merasa kasihan. Dia tahu perasaan putrinya itu, oleh sebab itu, dia mencoba memberi semangat.


"Key......" panggil mama Naura lembut.


"Iya, Ma" jawab Keyra dan sudah kembali fokus melihat mamanya.


"Mama mau kamu fokus sama olimpiade kamu. Lupain semua hal yang bisa bikin kamu terganggu. Jodoh udah ada yang ngatur, sayang. Sekuat apapun kamu usaha, kalau memang bukan jodoh tetap aja nggak bisa nyatu, gitu juga sebaliknya" ucap mama Naura bersungguh-sungguh.


"Mama nggak mau putri mama satu-satunya menghabiskan masa mudanya dengan terus-terusan sakit hati. Kamu harus selalu bahagia, oke?" tanya mamanya dengan ekspresi meneduhkan.


Keyra terharu mendengar semua kalimat mamanya, dan berjanji setelah ini, hanya ada senyuman yang akan selalu menghiasi hari-harinya.


Harus bahagia! ucap Keyra membatin.


*****


Natasya dan Keyra sudah bersiap-siap dan akan segera turun ke restoran yang berada di dalam hotel itu, karena sesuai arahan tadi, pukul 19.00 WIB mereka akan makan malam bersama.


"Key......" panggil Samuel yang melihat Keyra memasuki restoran.


Keyra yang melihat itu hanya tersenyum dan berjalan ke arah Samuel.


Natasya yang melihat Kevin juga berada di meja yang sama dengan Samuel, mengikuti langkah kaki Keyra.


Saat Keyra hendak menarik kursi yang ada di samping Kevin, Natasya lebih dulu menariknya dan langsung duduk.


"Aku gabung di sini ya" ucap Natasya tanpa menghiraukan Keyra yang masih diam mematung di sampingnya.


Omel-omel Reader Author (OORA)


Raeder: Ishhhhh...... Katanya nggak ada rasa sama Kevin, tapi terus-terusan lengket😑


Author: Emang dasar tuh cewek plin-plan.


Raeder: Diam deh lu thorrr.... ini semua juga gara-gara elu.


Author: Lahhh..... perasaan setiap ada yang salah sasarannya gue mulu.


Reader: Jelas dong, kan elu yang buat cerita. Masa iya kita nyalahin anak komplek sebelah.


Author: Timpuk pake sandal juga nih lama-lama🙄


With Love


Citra_Girsss