![Life After Death [Life Of The Outcast]_The System](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/life-after-death--life-of-the-outcast--the-system.webp)
“Zel, selamat atas keberhasilanmu mendapatkan posisi pertama!! ” Ucap Ryuu
“Tidak perlu memberikan selamat kepadaku, seharusnya aku yang meminta maaf karena membuat diri kita terlalu mencolok di depan umum.” Ucap Zelix
“Sekali lagi, dengan sungguh-sungguh aku minta maaf ke pada mu... . Yang mana aku adalah tangan kanan mu... Malah menjadi seperti ini.. ” Ucap Zelix kepada Ryuu dengan nada lesu
“Akhh, tidak perlu di permasalahkan bagaimana pun itu telah terjadi. Dan tidak akan bisa di rubah. ” Ucap Ryuu
“Sudah lah, orang yang tertolak. Sadari lah fakta yang sebenarnya. ” Ucap Als
“Shutt, Bel. Diam dulu. Temen kita dalam masalah sebagai temannya kita, harus menyemangati dan mendorongnya dari belakang. ” Ucap Ryuu
“Aku setuju Ucapan Ryuu, Sebagai teman ingat sebagai teman.. ” Ucap Dariel
“Biar lah, dia kita hina. Supaya tidak terlalu berharap kepadanya, itu yang ku pelajari dari buku yang ku baca!! ” Ucap Als
“Kelihatannya , dunia akan kiamat.. Als membaca bukuuu!! ” Ucap Dariel
“Akhh, Ryuu... Kau pikir aku ini seperti apa? ” Ucap Als
“Bodoh, Ceroboh, Pemalas, Pendek dan Wajah biasanya saja. ” Ucap Dariel
“Apa.. Apa memang seburuk itu? ” Tanya Als sambil melihat yang lain
Dan Zelix maupun Ryuu sama sama menganggukkan kepala nya mengisyaratkan bahwa mereka setuju yang di katakan oleh Dariel
“Akhh, kalian ini masa sama teman begitu... ” Ucap Als
“Sudah, lebih penting kita memikirkan solusinya atas kejadian ini.. ” Ucap Ryuu
“Ryuu, biar lah. Biarkan merasakan rasa sakit ini. Bagaimana pun juga ini adalah salah ku yang terlalu berharap kepada seseorang. Ayah ku sering mengingat kan ku. Bahwa tipu daya wanita itu sangat mengerikan....” Ucap Zelix dengan nada lesu
“Sebelum itu, Zel!!” Ucap Iris
“Apaa!! ” Ucap Zelix
“Ada yang harus kau pertimbangan, dan sebagai sahabat Maria. Aku tidak terima kau berkata bahwa Maria itu wanita murahan yang cuman mau bersama dengan orang yang memiliki status yang tinggi jika sudah mendapat yang lebih tinggi maka akan membuang yang lama... ” Ucap Iris
“Jadi menurut mu, Apa yang harus ku lakukan? ” Tanya Zelix
“Temui dia dan tanya sejelas-jelasnya!! Tentang apa yang terjadi maupun apa hubungan kalian sekarang!! ” Ucap Iris
“Karena menurut ku tidak ada masalah yang tidak bisa di selesaikan dengan berbicara!!” Ucap Iris
“Emma, Baiklah. Akan ku lakukan... ” Ucap Zelix
“Ukhh, itu keliatannya sangat sulit. Bahkan kelihatannya aku tidak akan berani seperti itu... ” Pikir Ryuu
“Tapi Zel, selalu ingat bahwa kami selalu mendukung segala keputusanmu. Jadi jangan ragu untuk mengambil keputusan? ” Ucap Ryuu
“Emm, Baik Ryuu. Terima kasih selalu ada untukku” Ucap Zelix
“Ayolah dengan lebih semangat, bakar api jiwa di hatimu. ” Ucap Ryuu
“Aku tidak akan hancur karena seorang wanita karena aku adalah seorang anak yang dilahirkan oleh ibunya di antara kematian, yang mana mungkin aku hancur karena hanya seorang wanita itu tidak mungkin” Ucap Zelix
“Nahh, Begitu dong. Sebagai Sahabat mu aku turut bahagia untukmu. ” Ucap Ryuu
“Baik Ryuu, Terima kasih” Ucap Zelix
“Oke sahabatku, Sama Sama. Senang bisa membantu...” Ucap Ryuu
“Emmm, aku masih khawatir dengannya” Bisik Ryuu
“Jadi bagaimana, kita temani dia atau biarkan dia sendiri menemuinya? ” Bisik Ryuu
“Mari kita ambil tengah tengah nya, saja! ” Ucap Dariel
“Tengah tengah nya ya, seperti apa itu... Rasanya Kepintaran ku rasanya tidak bisa digunakan ngeleg ngeleg gitu waktu memikirkan solusi percintaan. ” Ucap Ryuu
“Yang tadi saja aku ngasal ngoceh” Ucap Ryuu
“Kita bilang aja biarkan sendiri nemuin, tapi kita ngikutin dari jauh mengunakan skill atau Scrolling tertentu ” Ucap Dariel
“Okelah, akan ku pakai Scrolling Invisible. ” Ucap Ryuu
.
.
“Okelah Zel, kami pergi dulu. Selamat berjuang... ” Ucap Ryuu
“Emm, Terima kasih kalian sarannya.. ” Ucap Zelix
“Ya, ya. Jangan takut akan hasilnya. Yang penting kau sudah berusaha sebisa mungkin. Dan kau yang di masa depan pasti akan tertawa melihat kebodohan ku di masa sekarang ini. Pada akhirnya kita pasti akan tertawa lagi” Ucap Ryuu
“Oke, selamat berjuang kami tinggal pergi dulu, Da dah” Ucap Ryuu dan yang lain
“Aneh biasanya mereka tipe orang yang penasaran tentang urusan orang lain, ahh sudahlah lah. ” Pikir Zelix
“Baiklah dengan apa aku akan mencari keberadaannya?, Akh, ada itu pemahaman paling dasar tentang jiwa dan mana sihir seseorang ” Pikir Zelix
“Emmm, sebelum itu ketika aku bertemu dengannya. Apa yang harus ku katakan?” Pikir Zelix
“Emm, apa kabar. Gimana harimu menyenangkan? . ” Pikir Zelix
“Tidak tidak terlalu kaku. ” Zelix
“Bagaimana dengan...
Aku mencintaimu bagaimana dengan dirimu apakah kau juga mencintaiku dengan segenap hati dan raga? ” Pikir Zelix
"Tidak itu masih tidak bisa menjelaskan masalah yang terjadi dan wanita tidak terlalu menyukai laki-laki yang terlalu serius. ” Pikir Zelix
“Sebenarnya apa yang ku inginkan dari jalinan kasih sayang ini, yang bahkan tidak memiliki status yang jelas” Pikir Zelix
“Apa kah dengan aku cuman berfikir seperti ini akan menyelesaikan masalah yang terjadi, tentu saja tidak. Bagaimana pun hasilnya yang pasti aku sudah berjuang sekuat tenaga yang kumiliki, Ya sekuat tenaga. Jika ia berkhianat maka yang rugi adalah dia yang meninggalkan seseorang yang akan menjadi hebat di masa depan. ” Pikir Zelix
“Baiklah sudah cukup memuji diri sendiri nya, mari kita lakukan!! ” Pikir Zelix
Zelix pun mencari Maria mengunakan mana detectionnya....
.
50 Meter
.
100 meter
.
200 Meter
.
“Fokus tetap fokus dan percayalah pada diri sendiri” Pikir Zelix
.
400 Meter
.
600 Meter
.
904 Meter
.
“Itu dia,...... Cihh.... Bahkan ada si pangeran sok keren itu dan para pengawalnya juga ada di sana” Skill Mana Detection Zelix
“Apa apa'an itu, si pangeran akan menebas Maria??? ” Skill Mana Detection Zelix
Mari kembali beberapa saat sebelumnya....
Arthur dan lainnya pergi keluar untuk mencari makan....
“Ohhh, bukan kh ada Maria. Wanita pujaan hatiku. Wajah mu indah bagai rembulan dan cantik bagaikan matahari yg selalu menyinari hidup ku” Ucap Arthur
“Yang sekarang, hariku sedang di landa kegelapan karena ada yang curang lalu mendapat posisi pertama dalam ujian. Dia memang perlu di berikan pelajaran untuk mengetahui dunia ini akan selalu berpihak kepadaku” Ucap Arthur
“Zelix tidak curang kau nya saja yang terlalu lemah untuk di bandingkan dengan dirinya” Ucap Maria
“Hahaha Maria kau kuat, akan ku ampuni perkataan mu tadi dengan menjadi menjadi salah satu selir ku. Ingat lah untuk selalu Berterima Kasih Lah kepada ku yang hebat ini.” Ucap Arthur
“Beraninya kau, menolak rasa kasihan. Pangeran ini...” Ucap Arthur sambil mengangkat pedang untuk menebas Maria
“Akhh, Aku tidak sempat mengunakan sihir perlindungan” Pikir Maria
“Maafkan aku Zel, kelihatannya kita tidak akan bisa bersama...” Pikir Maria
“Tidak..... Berhenti
.
.
Mega Telekinesis,
akan ku gunakan semua mana ku walaupun itu akan menghancurkan diriku. ” Pikir Zelix karena mengunakan telekinesis di jarak yang jauh dan dengan waktu yang lama akan sangat menguras mana
Mana: 8.570
. 6.300
. 4.754
. 2.875
. 534
. 0
. 0
. 0
. 0
“Ini tidak akan berhasil..... Akan Ku paksa berlari, walaupun akan merusak tubuhku.. ” Pikir Zelix
“Kalo cuman lari, begini tidak akan pernah sampai harus ku gunakan skill ku sambil mempertahankan Telekinesis” Pikir Zelix
“Karena dalam kondisi Terdesak... Anda mendapat skill baru” Ting suara dari system
“Skill Creation” yang mengunakan Poin, Mana, dan Lp tapi di karena kan anda kehabisan mana dan akan mengunakan Life Soul
“Baiklah akan Ku terima.. ” Ucap Zelix dengan mata yang sudah ber kunang kunang
“Teleportation” Skill baru telah tercipta atas keinginan terbesar pengguna
“TELEPORTATION” Teriak Zelix
Mana: 0 Ketahanan: 8.005
. 0 4.074
. 0 2.863
. 0 1.753
. 0 678
. -1 231
. -837 57
. -1.538
. -4.826
. -7.349
Keadaan Zelix Saat ini.....
“Sedikit Lagi.... Sedikit Lagi..... Bertahan Lah diriku.... ” Pikir Zelix
.
“Akhirnya.... ” Pikir Zelix
“Berhenti, Kau BAJINGAN!!! ” Teriak Zelix
“Beraninya kau menyerang wanita yang yang ku cintai ” Teriak Zelix
“Zel, Akhirnya kau disini!!! ” Ucap Maria
“Insting Bertarung Naik Kan” Ucap Zelix
“Baik Di terima” Ucap System
Skill: Insting Bertarung \= S+ —> SS
“Ukhh,... ” Suara Zelix yang muntah darah
“Rasanya aku tidak bisa merasakan kaki ku dan tenaga ku yang tersisa... Hanya cukup untuk berdiri beberapa saat lagi” Pikir Zelix
“Orang lemah yang berani curang, hanya berani mengoceh. Kalian urus dia, sedangkan aku akan bermain dengan wanita ini. Aku tidak sabar bagaimana suara jeritan nya nanti... Hahahaha ” Ucap Arthur
“Baik Tuan, Ku. ” Ucap Tristan Dan Abel
“Maaf, Tuan Zelix setidaknya kami akan lembut kepada anda ” Ucap Abel
“Heh, aku tidak perlu rasa belas kasih mu. Mari kita selesaikan Sebagai seorang laki-laki... ” Ucap Zelix
“Dengan tubuh lemah seperti itu, anda bisa apa? ” Ucap Abel
“Baiklah kita mulai.... ” Ucap Abel
“Teleportation” Skill Zelix
Tingg “Warning penggunaan Skill bisa mengancam pengunna”
“Apa... ” Ucap Abel
“Mati kau... ” Teriak Zelix
“Dbrukk” Suara pukulan Zelix
.
.
“Hahaha, setidaknya. Aku bisa mendaratkan satu pukul ke wajah nya itu.” Pikir Zelix
“Ukkhhh, tubuhku sama sekali tidak terasa tangan dan kaki terasa hancur... ” Pikir Zelix
“Sisanya ku serahkan pada kalian... ” Ucap Zelix
.......... Zelix pun pingsan...........
“Beraninya kau, merusak wajah ku yang Tampan iniii. Bunuh dia!! ” Ucap Arthur
“Tapi tuan dia anak bangsawan tinggi, anak seorang jendral ” Ucap Tristan
“Diam Lalukan...!!! ” Ucap Arthur
“Baik Tuan ku. ” Ucap Tristan dan Abel
“Stop cukup sampai disitu.” Ucap Ryuu
“Akh, Dasar kau Zel berani bertanya secara langsung saja sudah ku kira gila. Apa lagi ini kau sudah tidak memiliki kewarasan sedikitpun sekarang ya” Ucap Ryuu
“Kau Ryuu, jangan berani menentang diriku atau kau akan mengetahui akibatnya” Ucap Arthur
“Sudah cukup banyak aku mendengar ocehan mu dari jauh. Rasanya sangat membuat kepalan tangan ku terasa gatal!! ” Ucap Ryuu
“Hahh, Apa... Aku tidak dengar. ” Ucap Arthur
“Huuh, sungguh aneh kali ini ada 2 orang yang sedang mencintai wanita dan setelah mencintai nya mereka kehilangan akal sehatnya. ” Pikir Ryuu
“Satu, tidak berpikir secara rasional dan rela tubuhnya hancurkan demi wanita yang ia cintai” Pikir Ryuu
“Satunya lagi, dengan merasa bangganya berani melawan kepada orang yang status nya lebih tinggi dibandingkan dirinya, demi terlihat hebat di depan wanita. Sungguh godaan wanita itu sangat mengerikan sampai membuat orang pintar pun menjadi bodoh ” Ucap Ryuu
“Cukup sampai di situ basa basi nya. Baiklah Mari kita selesaikan ini. ” Ucap Ryuu