![Life After Death [Life Of The Outcast]_The System](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/life-after-death--life-of-the-outcast--the-system.webp)
2 minggu kemudian......
“Baiklah murid murid sekalian kita akan mengadakan ujian sihir serangan dadakan” Ucap Pak Guru
“Lalu bagi yang tak bisa menggunakan sihir serangan akan mengikuti ujian tergantung kemampuan masing masing” Ucap Pak Guru
"Baik Pak” Ucap seluruh kelas
“Baiklah semuanya segera ke lapangan” Ucap Pak Guru
“Sebelum ke lapangan apakah ada pertanyaan ” Ucap Pak Guru
“Pak apa murid baru kita bisa mengikuti pelatihan atau pelajaran kita” Ucap Iris
“Ryuu apa kamu mau mengikuti ujian ini” Ucap Pak Guru
“Saya ikut Pak karena saya sudah lama berlatih sihir serangan sejak dari rumah” Ucap Gin
“Baiklah kamu boleh ikut tapi jangan berlebihan karena kamu baru berumur 5 tahun ” Ucap Pak Guru
“Baiklah sekarang kita ke gedung sekolah ” Ucap Pak Guru
“Baik Pak” Ucap Seluruh kelas
Di dalam gedung sekolah.......
“Baiklah kita mulai sesuai nomor absen”
“Nomor absen 1, Abel Branford” Ucap Pak Guru
“Tunjukkan serangan pedang sihir mu ke arah target boneka jirah kesatria ” Ucap Pak Guru
“Baik Pak” Ucap Abel
“Mana Slash (tebasan mana)” Serangan Abel
“Hyahh” Suara teriakan Abel
“String” Efek suara serangan
“Bagus kamu bisa mengalah kan nya hasil kamu lulus ” Ucap Pak Guru
“Baiklah Murid selanjutnya selanjutnya” Ucap Pak Guru
“Nomor absen 2, Alsword Mileton ” Ucap Pak Guru
“Tunjukkan sihir serangan Gravitasi mu ke arah target boneka jirah kesatria ” Ucap Pak Guru
“Baik Pak” Ucap Als
“Gravitational pressure is at double (Tekanan gravitasi dua kali lipat)” Serangan Als
“Sayang nya kamu gagal itu tidak bisa mengalah kan boneka nya, semoga berhasil di waktu lain dan teruslah berlatih” Ucap Pak Guru
“Baik Pak saya Alsword Mileton berjanji akan berhasil di ujian selanjutnya” Ucap Als
“Bagus jaga semangat mu itu ,kemampuan mu itu bagus untuk sebuah tim karena itu bisa memperlambat gerakan musuh” Ucap Pak Guru
“Lalu jika tim mu akan menyerang itu akan mempermudah semuanya” Ucap Pak Guru
“Jadi kau harus bisa mengembangkan kemampuan mu itu untuk sebuah tim” Ucap Pak Guru
“Terima kasih atas pujian nya Pak” Ucap Als dengan wajah Gembira
“Ya walaupun dia tidak terlalu kuat tapi mungkin akan membantu di sebuah party setelah ku ajari mengendalikan mana dan membuat nya lebih kuat” Pikir Gin
“Baiklah Murid selanjutnya adalah ” Ucap Pak Guru
“Nomor absen 3, Arthur Zacx Von Farload Dale Anoch” Ucap Pak Guru
“Tunjukkan sihir serangan Api mu ke arah target boneka jirah kesatria ” Ucap Pak Guru
“Lihat lah kehebatan ku” Ucap Arthur
“Tornado fire (tornado api)” Serangan Arthur
“Bagaimana pak guru hebat bukan ” Ucap Arthur
“Bagus kamu bisa mengalah kan nya tapi lain kali kamu tidak boleh menggunakan artefak karena ini ujian” Ucap Pak Guru
“Jika kamu tidak membawa artefak apa yang akan terjadi yang terjadi adalah kamu kalah dengan memalukan” Ucap Pak Guru
“Jadi kamu tidak boleh terlalu bergantung kepada artefak ” Ucap Pak Guru
“Baik pak” Ucap Arthur dengan wajah tidak peduli
“Dia cuman bisa mengandalkan harta/ artefak tidak ada yang spesial tentang nya” Pikir Gin
“Murid selanjutnya adalah ” Ucap Pak Guru
“Nomor absen 4, Ayane Lilith ” Ucap Pak Guru
“Tunjukkan sihir serangan Tanah mu ke arah target boneka jirah kesatria ” Ucap Pak Guru
“Earth bullet (peluru tanah)” Serangan Lilith
“Bagus kamu bisa mengalah kan nya tidak ada masalah dengan kekuatan mu” Ucap Pak Guru
“Tetap pertahanan kemampuan mu itu” Ucap Pak Guru
“Baik Pak” Ucap Lilith
“Lumayan” Pikir Gin
“Murid selanjutnya adalah ” Ucap Pak Guru
“Nomor absen 5, Dariel Razor” Ucap Pak Guru
“Tunjukkan sihir penguatan tubuh mu lalu lawan boneka jirah kesatria di sana” Ucap Pak Guru
“Baik Pak” Ucap Dariel
“Teknik hantaman tubuh” Ucap Dariel untuk menyemangati diri nya sendiri
“Body as hard as steel (tubuh sekeras baja)” Penguatan tubuh Dariel
“Bagus kamu bisa mengalah kan nya tidak ada masalah dengan kekuatan mu ” Ucap Pak Guru
“Tetap pertahanan kemampuan mu” Ucap Pak Guru
“Siap Pak” Ucap Dariel
“Keliatannya tidak ada yg salah tentang nya” Pikir Gin
“Murid selanjutnya adalah ” Ucap Pak Guru
“Nomor absen 6, Iris Randolph”
“Tunjukkan sihir serangan Listrik mu ke arah target boneka jirah kesatria”Ucap Pak Guru
“Baik Pak” Ucap Iris
“Thunder (Petir)” Serangan Iris
“Sayang nya kamu gagal, kemungkinan karena mana mu masih belum cukup untuk membuatnya lebih besar, semoga berhasil di waktu lain dan teruslah berlatih” Ucap Pak Guru
“Baik Pak saya akan berlatih lebih keras” Ucap Iris
“Bagus bapak suka dengan semangat mu itu” Ucap Pak Guru
“Ya walaupun nama sihir nya bagus tapi pengembangannya masih kurang biarlah” Pikir Gin
“Murid selanjutnya adalah ” Ucap Pak Guru
“Nomor absen 7, Lancelot Balenolia” Ucap Pak Guru
“Karena kemampuan mu itu sihir ilusi tolong ilusi saya dengan cara membuat salinan bapak” Ucap Pak Guru
“Baik pak” Ucap Lancelot
“Hmmm aku melihat diri ku sendiri” Ucap Pak Guru
“Baiklah Lancelot sudah cukup hilangkan ilusi nya” Ucap Pak Guru
“Baik Pak, lalu bagaimana apa saya berhasil” Ucap Lancelot
“Ya kamu berhasil, tapi ilusi itu terlalu mudah untuk di hancurkan jadi kamu harus memperkuat nya” Ucap Pak Guru
“Baik Pak” Ucap Lancelot
“Mungkin di akan berguna di masa depan” Pikir Gin
“Murid selanjutnya adalah ” Ucap Pak Guru
“Nomor absen 8, Luna Cornelius” Ucap Pak Guru
“Tunjukkan sihir serangan Suara mu ke arah botol kaca yang bapa letakan di meja itu” Ucap Pak Guru
“Baik Pak” Ucap Luna
“Strekk” suara botol kaca yang retak
“Kekuatan nya masih kurang tolong ditingkatkan ya dan itu masih sihir biasa bukan sihir lanjutan cari lah sihir lanjutan suara” Ucap Pak Guru
“Ku rasa itu cuman masalah kurang percaya diri” Pikir Gin
“Baik pak” Ucap Luna
“Baiklah Murid selanjutnya” Ucap Pak Guru
“Nomor absen 9, Maria Savara” Ucap Pak Guru
“Tunjukkan sihir serangan Air mu ke arah target boneka jirah kesatria” Ucap Pak Guru
“Water Ball (bola air)” Serangan Maria
“Jlub” efek suara serangan Maria
“Kekuatan nya bagus tapi sihir nya bukan sihir lanjutan jadi kamu harus belajar sihir lanjutan secepatnya untuk bisa mengejar yang lain” Ucap Pak Guru
“Baik pak” Ucap nya dengan wajah sedih
“Begitulah” Pikir Gin
“Murid selanjutnya adalah ” Ucap Pak Guru
“Nomor absen 10, Rose Tristovy ” Ucap Pak Guru
“Karena sihir mu itu Cahaya kita lewati saja ya nanti bapak akan buat ujian khusus untuk mu” Ucap Pak Guru
“Baik pak” jawab nya dengan wajah tidak peduli
“Murid selanjutnya adalah” Ucap Pak Guru
“Nomor absen 11, Roy Cornelius” Ucap Pak Guru
“Tunjukkan sihir serangan Suara mu ke arah botol kaca yang bapa letakan di meja itu” Ucap Pak Guru
“sound vibration (Getaran suara)” Serangan Roy
“Setrek” >(bayangin aja suara gelas pecah)
“Bagus kamu bisa menghancurkan nya” Ucap Pak Guru
“Ya, terserah Pak guru saja” Ucap Roy
“Luna kamu harus belajar dari Roy” Ucap Pak Guru
“Baik Pak” Ucap Luna
“Murid selanjutnya adalah” Ucap Pak Guru
“Nomor absen 12, Selina Margaret” Ucap Pak Guru
“Tunjukkan sihir serangan Api mu ke arah target boneka jirah kesatria” Ucap Pak Guru
“Ring Fire (cincin api)” Serangan Selina
“Bagus kamu berhasil tapi cincin itu terlalu sedikit dan mudah di hindari jadi kamu harus memperbanyak serangan mu” Ucap Pak Guru
“Baik Pak” Ucap Selina
“Murid selanjutnya adalah ” Ucap Pak Guru
“Nomor absen 13, Stren Zelix” Ucap Pak Guru
“Tunjukkan sihir serangan pengendalian logam mu ke arah target boneka jirah kesatria” Ucap Pak Guru
“Bola besi bentuk pedang” Skill Zelix
“Telekinesis” Skill Zelix
“Sfuyu” Suara pedang yang melayang
“String” Efek suara serangan Zelix
“Bagus sekali kemampuan keturunan dari keluarga bangsawan Stren” Ucap Pak Guru
“Bahkan boneka nya pun tidak bisa bergerak lagi atau bisa dibilang rusak” Ucap Pak Guru
“Mari kita ganti boneka nya” Ucap Pak Guru
“Kalau begitu pak guru apa pendapat anda tentang saya” Ucap Zelix
“Kamu berhasil dengan melebihi harapan semua orang” Ucap Pak Guru
“Baik Pak terima kasih pendapat anda tentang saya” Ucap Zelix
“Dia yang paling kuat dari beberapa orang yang ku pilih ” Pikir Gin
“Aku baru saja mendapat musuh yang sepadan atau bisa juga dia akan menjadi Rival ku di kelas ini ” Pikir Gin
“Murid selanjutnya adalah” Ucap Pak Guru
“Nomor absen 14, Tristan William” Ucap Pak Guru
“Tunjukkan sihir serangan Angin ke arah target boneka jirah kesatria ” Ucap Pak Guru
“Baik Pak” Ucap Abel
“Air blast (Ledakan Angin) ” Serangan Abel
"Debuum” efek suara serangan Abel
“Bagus kamu lulus dengan nilai sempurna” Ucap Pak Guru
“Murid selanjutnya” Ucap Pak Guru
“Nomor absen 15, Ryuu Gin” Ucap Pak Guru
“Minggu depan bapak akan rubah absennya jadi kamu gak perlu khawatir lagi yang terakhir terus menerus” Ucap Pak Guru
“Terima kasih Pak” Ucap Gin
“Ya sama sama” Ucap Pak Guru
“Sekarang tunjukkan sihir serangan Es mu ke arah target boneka jirah kesatria” Ucap Pak Guru
“Baik Pak” Ucap Gin
“freezing (Pembekuan)” Serangan Gin
“Crketk” efek suara serangan Gin
“Hebat sekali keliatan boneka nya sampai beku sepenuhnya atau bisa di bilang jadi balok Es” Ucap Pak Guru
“Hari ini 2 boneka nya rusak kelihatannya di sini banyak yang memiliki bakat ya” Ucap Pak Guru
“Bapak memiliki harapan tinggi kepada kalian Zelix dan Ryuu mungkin di masa depan kalian akan menjadi RIVAL” Ucap Pak Guru
“Benar keliatannya dia akan menjadi rival ku” Pikir Gin
“Lalu bapak ada pengumuman” Ucap Pak Guru
“Besok Zelix dan Ryuu akan latih tanding 1 VS 1 yang menang akan mewakili kita melawan negara lain” Ucap Pak Guru
“Pak kenapa bapak memilih mereka berdua” Ucap Lancelot
“Karena bapak mencari lawan yang setara” Ucap Pak Guru
“Kamu mau melawan salah satu dari mereka berdua” Ucap Pak Guru
“Gak berani pak” Ucap Lancelot
“Makanya diam aja” Ucap Pak Guru
“Jadi bersiap untuk hari esok Ryuu dan Zelix ” Ucap Pak Guru
“Baiklah cukup sampai disini” Ucap Pak Guru
Setelah pulang ke kamar asrama sekolah.....
“Aku harus memenangkan pertandingan ini” Pikir Gin
“Untuk lebih mudah melawan GOD OF SOUL dengan cara mencari pengikut” Pikir Gin
“Lalu aku akan membuat negara ku sendiri” Pikir Gin
“Lalu saat aku akan mencapai tanah para God, aku bisa mengalahkannya si dewa sialan itu” Pikir Gin