![Life After Death [Life Of The Outcast]_The System](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/life-after-death--life-of-the-outcast--the-system.webp)
“Ryuu berapa lama lagi kita sampai!!??” Ucap Als
“Ya. Sekitar 2 tempat persinggahan lagi!! ” Ucap Ryuu
“Huhhh” Suara Als yang kelelahan
.
.
.
“Ryuu ituuu, Kawanan Burungkan? ” Ucap Als
“Kawanan Burung? ” Tanya Ryuu
“Iya, Kawanan burung!!” Ucap Als
“Bukankah pancaran gelombang mananya terlalu besar?, untuk kawanan Burung!!” Ucap Ryuu
“Lalu itu apa?” Ucap Als
“Aku tau semua makhluk memiliki kapasitas mana tapi ini terlalu besar untuk sekawan burung!! ” Ucap Ryuu
“Aku, juga merasakan hal yang sama” Ucap Dariel
“Insting bertahan hidup ku merasa adanya ancaman!!! ” Ucap Dariel
Setelah beberapa saat mereka melihatnya dengan lebih jelas...
“Ituuu, Bukan kawan burung melainkan Wyvern!!!” Ucap Ryuu
“Ratusannn, Bukan itu itu Ribuan!!! ” Ucap Zelix
“Kawan Wyvern itu mulai mendekat!! ” Ucap Dariel
“Pegangan kita akan turun dengan kasar!! ” Ucap Ryuu
“Ryuu kelihatannya sudah terlambat, mereka datang!!!! ” Ucap Zelix
“Aaaaa!!! Aaaaa!” Suara mereka berteriak
“Ibu!!!! Ibuu!!! ” Teriakan Als
“Sudah, Diamm Ibumu tidak akan datang!! ” Ucap Zelix
“Mereka mengejar kita!!! ” Ucap Als
“Keliatan tidak ada cara selain melawan mereka!! ” Ucap Zelix
“Baiklah, Kami mengerti!!! ” Ucap Mereka 4×
“Maria, Iris Halangi dan alihkan pandangan mereka!!!! ” Ucap Zelix
“Water Bomb” Skill Maria
“Druufff” Suara efek serangan Maria
“Thunder” Skill Iris
“Jederre” Suara efek serangan Iris
“Baiklah sekarang ada sedikit kesempatan untuk melarikan sambil menyerang balik!! ” Ucap Zelix
“Jadi sekarang kita harus apa?? ” Ucap Dariel
“Pertama tama kita akan mengecoh mereka dengan beberapa cara yang paling efektif dan untuk selanjutnya aku tidak tauu!!! ” Ucap Zelix
“Haaahhh!!!” Ucap Als dan Maria
“Baiklah untuk yang ke dua aku akan mencoba mengetahui berapa jumlah Wyvern dan mencari di mana pemimpinnya!!! ” Ucap Ryuu
“Dan untuk selanjutnya kita akan kalahkan pemimpinnya untuk membuat pergerakan mereka tidak beraturan dan tidak ter'organisir!!! ” Ucap Ryuu
“Lalu akan lebih mudah mengalahkan mereka!! ” Ucap Ryuu
“Aku rasa itu adalah rencana yang bagus” Ucap Zelix
“Kurasa kita semua setuju dengan rencana Ryuu” Ucap Zelix
“Emmm” Mereka Mengangguk 4× setuju
“Baiklah kita Mulai!!! ” Ucap Zelix
“Penyebaran Mana” Skill Ryuu
“Siall, terlalu banyak sampai tidak bisa ku hitung!!!” Pikir Ryuu
Note: Kemampuan Lokasi Ryuu yang selalu aktif itu cuman sampai 100 Meter sedangkan, jarak Ryuu dan kawan Wyvern sebelumnya itu 350 Meter
“System ada berapa jumlah Wyvern Kawasan itu???” Telepati Ryuu
“Ada 3.573 Wyvern, Tuan” Ucap System
“Semuanya total jumlah Wyvern ada 3.573, dan itu termasuk pemimpinnya” Ucap Ryuu
“Woow, Sungguh Rinci Ryuu. Baiklah semuanya Serang” Ucap Zelix
“Ice Breath” Serangan Ryuu
“Fruuhhh!!! ” Suara Serangan Ryuu
“Tersisa 3.569 Wyvern, Tuan” Ucap System
“One Hundred Lightning Spears(Seratus Tombak Petir) " Serangan Iris
“Tersisa 3.566 Wyvern, Tuan” Ucap System
“Ryuu, Apa kau memiliki Artefak busur? ” Tanya Dariel
“Aku memilikinya pemberian ibuku di umur 4 tahun!!! ” Ucap Ryuu
“Ulurkan tanganmu!! ” Ucap Ryuu
“Oh, Baiklah” Ucap Dariel
“Open Item Box” Skill Ryuu
“Itu dia, Artefak Busur yang memiliki kemampuan anak panah mana peledak dan memiliki nama Alexsativ. ” Ucap Ryuu
Note:Ryuu tidak memberikan Busurnya secara langsung melainkan membuka Item Box di atas tangan Dariel
“Terima kasih Ryuu!!!! ” Ucap Dariel
“Baiklah ini dia!!!” Ucap Dariel
“Fokuskan diriku, Ingat-Ingat Latihan busur bersama Ayah. Pertama tama sejajarkan kedua kaki, dan Pegang pegangan busur dengan tangan kiri dan letakan di kedua jari yaitu jempol dan telunjuk, lalu Luruskan tangan kiri. ” Pikir Dariel
“Lalu Letakan Anak Panah dan pegang String(Tali Busur)
menggunakan tangan kanan dan tiga jari di sela jari pertama dari luar, Tarik String(Tali Busur) mengunakan otot punggung sebelah kanan kearah belakang lalu paskan target dengan ujung anak panah dan mata sebelah kanan, yang terakhir tarik tangan kanan kebelakang mengunakan punggung belakang. ” Pikir Dariel
Note: Itu adalah kurang lebih ringkasan cara memanah yang saya pelajari sekarang
“Struukk” Suara Anak panah menamcap di tubuh Wyvern
“Dbooummm!! ” Suara Anak panah meledak
“Hahaha, Rasakan itu.” Teriak Dariel
“Struukk” Suara Anak panah menamcap di tubuh Wyvern 6×
“Struukk” Suara Anak panah menamcap di tubuh Wyvern 4×
“Dbooummm!! ” Suara Anak panah meledak
“Busur dan anak panah ini adalah yang terbaik. ” Ucap Dariel dengan nada sangat senang
“Tersisa 3.555 Wyvern, Tuan” Ucap System
“Baiklah sekarang giliranku untuk membantu!! ” Ucap Als
“Memangnya bagaimana kau bisa menyerang Als, Kau kan tidak memiliki sihir serangan!! ” Ucap Zelix
“Hahaha, Rasakan itu.” Teriak Dariel yang tidak peduli sekitar
“Struukk” Suara Anak panah menamcap di tubuh Wyvern
“Eyy, jangan kasar begitu walaupun aku tidak bisa membantu membunuh Wyvern tapi aku bisa membantu Ryuu dengan cara meringankan berat Wujud Naga Sejatinya dengan sihirku!!! ” Ucap Als
“Emm, Baiklah. ” Ucap Ryuu
“Half Zero Gravity(Setengah Nol Gravitasi)” Skill Als
“Oh, Oh, Oh. Baiklah waktunya kita untuk langsung menyerang pemimpinnya. ” Ucap Ryuu
“Ryuu, Tunggu sebentar!!! ” Ucap Zelix
“Ada, Apa Zel?? ” Tanya Ryuu
“Aku masih belum mendapat kesempatan menyerang kroconya!! ” Ucap Zelix
“Ahh, iya. Silahkan serang saja!! ” Ucap Ryuu
“Baiklah ini dia dan lihatlah sihir serangan terbaruku yang bisa banyak membunuh musuh!!! ” Ucap Zelix
“Hellfire” Skill Zelix
“Telekinesis” Skill Zelix
“Membelah'lah bola besi dan Membentuklah menjadi ratusan jarum tajam!! ” Pikir Ryuu
“Ini dia!!!!, High-speed Telekinesis” Ucap Zelix
“Tembuskan kepada semua musuhku!!! ” Ucap Zelix
“Hundreds of Flying Needles(Ratusan Jarum terbang) ”
“Stuc Scut” Suara Jarum terbang sebanyak 653×
“375 Wyvern telah jatuh Tuan dan tersisa 3.173 Wyvern. ” Ucap System
“Woww, itu sangat hebat tapi masih banyak yang tersisa kelihatannya memang harus melawan pemimpinnya” Pikir Ryuu
“Zel, Apa sudah?? ” Ucap Ryuu
“Ya, sudah terbang saja ke arah pemimpinnya. Aku sambil menarik jarum jarum ku dari mayat Wyvern itu!! ” Ucap Zelix
“Oke, Baiklah” Ucap Ryuu
“System dimana Pemimpin Wyvern?? ” Telepati Ryuu
“Silahkan lihat ke arah kiri anda, 13 Wyvern sebelum pojok kanan kawanan Wyvern adalah pemimpin Wyvern dan Pemimpin Wyvern memiliki ciri khas berwarna merah berbeda dengan Wyvern biasa yang memiliki warna kecokelatan. ” Ucap System
“Oke, Baiklah. Terima kasih System. ” Telepati Ryuu
“Sama-sama, Tuan. ” Ucap System
“Kita Mulai penyerangannya!!! ” Ucap Ryuu
“Oooo!!! ” Teriakan Mereka
“Baiklah, Serahkan kepada kami. ” Ucap Mereka semua kecuali Als
Merekapun terbang mendekati pemimpin Wyvern.....
“Argghhhh” Suara teriakan Wyvern yang ingin menyerah Ryuu
“Serahkan ini kepadaku. ” Ucap Dariel
“Rasakan ini serangan anak panah mana bertubi tubi” Ucap Dariel
“Struukk” Suara Anak panah menamcap di tubuh Wyvern 7×
“Dbooummm!! ” Suara Anak panah meledak
“Tersisa 3.098 Wyvern, Tuan” Ucap System
“130 Meter mendekati Pemimpin Wyvern” Ucap System
“70 Meter mendekati Pemimpin Wyvern” Ucap System
“Semuanya bersiap membidik ke arah depan Leader Wyvern ada didepan dan ciri-ciri nya berwarna merah!! ” Ucap Ryuu
“Baiklah!! ” Ucap Mereka
“Itu dia, Pemimpin kawanan Wyvern Bidik.. ”Ucap Ryuu
“Serannngg!! ”
“Gunakan 5 bola besiku, dan bentuk bilah pedang tajam yang berputar dengan sangat cepat!! ” Pikir Zelix
“Ini dia, Hellfire!!!! Telekinesis!! ” Ucap Zelix
“Hell's Iron Bar(Bilah Besi Neraka) ” Serangan Zelix
“Belah lah Musuhku!! ” Ucap Zelix
Semua itu di lakukan Zelix dengan sangat cepat kurang dari 5 detik....
“Water Winding(Lilitan Air)” Serangan Maria
“Death Thunder(Petir Kematian) ” Serangan Iris
“Aku tidak ngapa ngapain! ” Ucap Als
“Rasakan Busur Artefak inii!!! ” Ucap Dariel
“Syvuuuu” Suara Anak Panah
“Dan yang terakhir diriku” Ucap Ryuu
“Fire Dragon's Breath Of Anger (Nafas Kemarahan Naga Api)
.
.
.
“Stringg, Slefp, Drersss, Strukk, Struuuf ” Suara Efek Serangan Mereka
“Hahahaha, Akhirnya kita bisa membunuh Leader Wyvern!! ” Ucap Wyvern
“Iya, senang sekali!!! ” Ucap Maria
“Kalau begitu tinggal membershikan kroconya saja!! ” Ucap Zelix
“Baiklah Mu... ” Ucap Zelix
“Argghhhh” Suara teriakan Wyvern yang sangat keras
“Ekhh” Suara Zelix dan lainnya karena suara teriakan Wyvern yang sangat keras
“Woi Woi apa itu, Aku tidak tau mengenai ini?? ” Ucap Zelix
“System Apa yang terjadi!? ” Tanya Ryuu
“Telah terpilih Leader Wyvern baru dan akan memulai fase 2 amukan dan kegilaan!! ” Ucap System
“Sebentar System, Tolong jelasin lebih rinci kenapa ada Leader Wyvern baru? ” Tanya Ryuu
“Ketika Leader Wyvern terbunuh akan terpilih Leader Wyvern baru yaitu kedua terkuat kawanan Wyvern ” Ucap System
“Kalo begitu beritau dari tadi sebelum kami membunuhnya” Telepati Ryuu
“Host, tidak bertanya tentang itu jadi system tidak akan meng'infokan silahkan selanjutnya bertanya terlebih dahulu!! ” Ucap System
“Huhh, Baiklah. ” Telepati Ryuu
“Ada apa dengan dirimu Ryuu? ” Tanya Iris
“Bukan Apa apa, cuman aku baru ngetahui bahwa Leader baru Wyvern telah terpilih dan mulainya fase 2 yaitu amukan dan kegilaan” Ucap Ryuu
“Jadi apa yang harus kita lakukan? ” Ucap Iris
Beberapa saat mereka berfikir sambil mengatasi beberapa Wyvern yang menyerang...
“Ahhh, Aku ada ide!! ” Ucap Ryuu
“Apa itu Ryuu? ” Ucap Zelix
“Salah satu alasan kita tidak meninggalkan kawanan Wyvern adalah takut akan menyerang desa di dekat sini kan” Ucap Ryuu
“Emmm, Ya benar!! ” Ucap Zelix
“Lalu bagaimana jika kita pancing saja mereka ke wilayah Iblis!! ” Ucap Ryuu
“Rencana yang bagus Ryuu!! ” Ucap Zelix
“Mari kita lakukan” Ucap Zelix
“Ooooo” Mereka berteriak
Lalu setelah itu Ryuu dan teman-temannya memancing kawanan Wyvern ke wilayah Iblis dan itu memakan waktu sekitar satu hari lebih bahkan mereka tidak tidur untuk memastikan bahwa kawanan Wyvern tidak menyerang desa sekitar....
Dan sudah malam hari ketika Ryuu dan teman-teman akan hampir sampai di salah satu kastil milik raja Iblis...
“Itu dia salah satu benteng milik Iblis” Ucap Ryuu
“Semuanya bersiap lah sebentar lagi akan ada kekacauan besar!! ” Ucap Ryuu
“Apa itu? ” Ucap seorang Iblis penjaga
“Semuanya kita di serang!!! ” Ucap seorang Iblis penjaga
“Maria, Iris ingat sihir yang baru saja kalian pelajari! ” Tanya Ryuu
“Ya tentu saja kami ingat karena itu adalah satu-satunya cara untuk kita bisa pergi dari Makhluk menjengkelkan itu” Ucap Maria
“Baiklah ini dia!! ” Ucap Ryuu
“Maria, Iris. Sekarang!!! ” Ucap Ryuu dan Zelix
“Semuanya tutup telinga dan mata kalian!!!” Ucap Ryuu
“Thunder Light Threading and High Voice(Petir Cahaya dan Suara Tinggi). ” Skill baru Iris
“Grggrrgggg” Suara Skill Iris
“Ekhh” Suara Als dan yang lainnya
"Angkfffff” Suara para Wyvern berteriak
“Maria giliranmu” Ucap Zelix
“World Dew(Embun Dunia) ” Skill penggangu penglihatan Maria
“Pegangan yang erat kita akan menukik naik!!! ” Ucap Ryuu
“Huhh, Akhirnya selesai juga!! ” Ucap Zelix
“Aku ingin istirahat panjang dan rebahan dirumah lalu minum teh!! ” Ucap Zelix
“Sudahlah sebentar lagi itu akan terwujud juga!! ” Ucap Als
Dan setelah 3 hari lebih akhirnya pulang Kekaisaran Baharuth....
“Baiklah kita turun di sini” Ucap Ryuu
“Ukhh, Akhirnya sampai. Aku sudah capek istirahat di atas tubuh Ryuu” Ucap Als
“Aku ingin mandi sudah lama aku tidak mandi!! ” Ucap Maria
“Uhh, Aku Juga!! ” Ucap Iris
“Ini Ryuu terima kasih Artefak Busurnya!! ” Ucap Dariel
“Kau simpan saja ibuku lebih suka begitu karena jujur aku sangat jarang memakainya” Ucap Ryuu
“Ahh, Terima Banyak Ryuu. Aku Pasti akan menguasai Artefak Busur ini!! ” Ucap Dariel
“Bukannya kau sudah menguasainya, Ya? ” Tanya Ryuu
“Aku merasa masih belum mengeluarkan potensi sebenarnya dari Artefak Busur ini!! ” Ucap Dariel
“Eee, Baiklah.” Ucap Ryuu yang tidak paham
“Baiklah waktunya kita masuk!! ” Ucap Ryuu
Setelah mereka masuk Gerbang....
“Ehh, Bukan Kah itu Party Pahlawan!!? ” Ucap Seseorang
“Pahlawan yang berhasil menumpaskan Naga Api. Mana, dimana?? ” Ucap Kerumunan Masyarakat
“Akh, itu mereka!! ” Ucap Kerumunan Masyarakat
“Bahkan Kabarnya mereka juga, menumpaskan kawanan Wyvern lohh” Ucap Seseorang lelaki (1)
“Akhh, Yang benar. Bukankah mereka sangat hebat dan kuat!!!” Ucap Seseorang perempuan (1)
“Aku akan menjadi fan's mereka!!!” Ucap Seseorang perempuan (2)
“Tuan Pahlawan, Tuan Pahlawan tolong tengok ke arah sini” Ucap Seseorang perempuan (2)
“Pahlawan, Apa kah Pahlawan dari benua lain datang ke Kekaisaran Baharuth? ” Ucap Als
“Ku rasa, yang di maksud mereka adalah kita Als” Ucap Zelix
“Ada yang aneh. Bukankah informasi kita mengalahkan Kawanan Wyvern terlalu cepat tersebar!!! ” Pikir Ryuu
“Tarik nafas, lalu buang” Pikir Ryuu
“Baiklah” Ucap Ryuu
“Untuk sekarang kita hanya bisa mengikuti alur yang ada!! ” Ucap Ryuu
“Tersenyum dan melambailah!! ” Pikir Ryuu
“Akhh, Tuan Pahlawan Ganteng dan baik sekali sekali. Aku jadi jatuh cinta pada pandangan pertama!! ” Ucap Seseorang perempuan (2)