Life After Death [Life Of The Outcast]_The System

Life After Death [Life Of The Outcast]_The System
Chapter 19 : Sampai di kota Matterhorn



2 Hari kemudian....


“Sudah 2 hari kami bertualang bersama, Di waktu kami sedang beristirahat setiap orang Party akan menceritakan sebuah kisah untuk mengenal satu sama lain, Lalu kami semua semakin akrab satu sama lain dan mengetahui keinginan masing masing dari anggota Party” Pikir Gin


“Sebentar lagi kita akan sampai di Kota Matterhorn” Ucap Gin


“Yey, akhirnya perjalanan panjang kita sampai di tujuannya” Ucap Als


“Pertama tama kita akan mengumpulkan informasi tentang Naga api untuk melawannya” Ucap Gin


“Seperti kelemahannya, mangsanya kekuatannya, Dan dimana dia berada” Ucap Gin


“Sebelum kita pergi aku ingin bertanya kepada Zelix apakah ada cara efektif untuk melawannya, dari perhitungan ku sih kita akan menggunakan serangan kombo lagi bagaimana menurutmu Zelix” Ucap Gin


“Begini saja kau tau ilmu pengetahuan atau informasi adalah kekuatan kan” Ucap Zelix


“Ya, aku mengetahui itu” Ucap Gin


“Aku tidak bisa membuat rencana tanpa adanya informasi yang mencukupi, jadi begini saja, kita pergi ke Guild untuk mengumpulkan informasi lalu aku akan memberikan tugas masing masing kepada kalian nya disana” Ucap Zelix


“Setelah kalian mendapatkan tugas masing masing, contoh nya Als yang ku suruh membelikan sesuatu kelemahan Naga api, lalu kita berkumpul lagi di taman kota Matterhorn jam 2 Siang, Bagaimana apa kalian mengerti? ” Ucap Zelix


“Em, aku mengerti maksud kita akan pergi ke Guild untuk mengumpulkan informasi semaksimal mungkin lalu masing masing dari kami mendapatkan tugas lalu kita berkumpul lagi jam 2 Siang di taman kota Matterhorn, tapi jika ada masalah gunakan lah artefak ini untuk memberikan informasi ke semua ke anggota grup Party” Ucap Gin


“Bagaimana mana dengan kalian? ” Ucap Zelix


“Em, kami mengerti” Ucap Dariel, Iris dan Maria


“Bagaimana dengan mu Als kau tidak menjawab pertanyaan ku tadi? ” Ucap Zelix


“Aku mengerti tapi cuman sedikit, hehehe” Ucap Als


“Apa ini aku jadi masalah Zel” Ucap Gin


“Ehh, seharusnya tugas ini tidak terlalu sulit jadi tidak masalah” Ucap Zelix


“Baiklah, ayo kita pergi ke Guild Petualang kota Matterhorn”


“Ya” Ucap Zelix


Mereka pun sampai di depan pintu Guild kota Matterhorn....


“Eh, ada Party muda datang kesini” Ucap Seorang petualang senior (1)


“Keliatan nya mereka bukan orang kota sini dan perlengkapan mereka lumayan mahal” Ucap Seorang petualang senior (2)


“Ini aneh seharusnya Guild tidak memiliki Quest karena masalah dengan naga api, jadi harus nya cuman tersisa Quest tersisa cuman Quest membunuh Naga api” Ucap Seorang petualang senior (1)


“Benar, juga” Ucap Seorang petualang senior (2)


“Coba kau tanyakan kepada mereka mau apa mereka di sini untuk keselamatan mereka” Ucap Seorang petualang senior (2)


“Baiklah akan ku tanyakan kepada mereka” Ucap Seorang petualang senior (1)


Petualang senior itu pun mendatangi Party Ryuu....


Pemberitahuan : (Petualang di kota Matterhorn terkenal akan kebaikan dan kepedulian mereka)


“Petualang muda mau apa kalian disini” Ucap Seorang petualang senior (1)


“Kami mau menjalankan Quest” Ucap Gin


“Quest, Quest apa” Ucap Seorang petualang senior (1)


“Quest membunuh Naga api” Ucap Gin


“Quest Naga Api, Quest itu, Tidak mungkin” Pikir Seorang petualang senior (1)


“Apa yang kau Pikirkan Nak” Ucap Seorang petualang senior (1)


“Hebat bukan kami ini” Ucap Als


“Tidak mungkin kalian bisa mengalahkan Naga api dengan Party mu yang masih Muda” Ucap Seorang petualang senior (1) dengan sangat keras


“Apa kau tidak peduli dengan nyawa mu ingat keluarga mu Ayah dan Ibumu yang masih menunggu mu pulang” Ucap Seorang petualang senior (1) dengan sangat keras


“Jangan lihat kekuatan seseorang dari tampang nya saja Paman” Ucap Zelix


“Apa kalian mau menjalankan Quest Naga Api? ” Ucap Seorang petualang senior (2) terkejut atas apa yang dia dengar


“Iya, memang benar” Ucap Gin


“Wel (Weldy) hentikan mereka untuk mengambil Quest Naga api” Ucap Seorang petualang senior (2) sambil berbisik ke Weldy


“Baiklah Del (Delion), akan ku hentikan mereka, untuk melakukan hal yang mustahil dan menghilangkan nyawa mereka” Ucap Paman Weldy yang berbisik ke Delion


“Nak, kau bilang tadi tentang kekuatan, kalau begitu lawan aku jika kau berhasil mengalahkan ku akan ku ijin kan kau menjalankan Quest itu” Ucap Paman Weldy


“Baiklah siapa takut” Ucap Gin


Mereka pun tidak jadi masuk ke Guild kota Matterhorn untuk mengumpulkan informasi


Mereka pun pergi ke tempat latihan para petualang baru...


“Baiklah kita mulai di sini” Ucap Paman Weldy


“Kamu boleh menyerang terlebih dahulu” Ucap Paman Weldy


“Itu karena aku memakai pedang jadi itu sedikit tidak adil” Gumam Paman Weldy


“Wow, sungguh pedang yang sangat besar” Pikir Gin


“Kalau begitu, aku berterima kasih” Ucap Gin


“Wujud setengah Naga” Skill Gin


“Apa yang terjadi padamu nak, apa kau baik-baik saja? ” Ucap Paman Weldy


“Hahahhaaha, tentu saja bahkan sekarang aku merasa lebih baik” Ucap Gin


“Gerakan langkah cepat ” Skill Gin


“Akan ku percepat pertarungan ini untuk menghemat banyak waktu untuk mempersiapkan rencana melawan Naga Api” Pikir Gin


“Punch” Serangan Gin


“Stringgg” Efek Suara pedang dan tangannya Gin


“Seharusnya dia telah kalah karena aku sekarang tidak mencoba untuk menyembunyikan kekuatan ku, lalu mulai sekarang aku harus berhati hati karena yang kuat menyamar menjadi orang lemah atau saja aku yang tidak sadar bahwa dia kuat” Pikir Gin


“Hehehe, walaupun aku tau kau lebih kuat dari pemuda biasanya jangan lengah terlebih dahulu” Ucap Paman Weldy


“Apa” Ucap Gin


“Seharusnya itu tidak mungkin karena aku sudah tidak menahan kekuatan ku dan aku menambahkan Skill Boost ke dalam nya, Lalu supaya Paman Weldy tidak terluka aku sengaja kan mengarah pukulan ku ke arah pedang nya” Pikir Gin


“Kelihatannya aku perlu lebih serius lagi” Ucap Gin


“Apa tidak apa-apa jika saya menggunakan sihir untuk menyerang anda ” Ucap Gin


“Ya, aku akan baik-baik saja ” Ucap Paman Weldy


“Lalu maju lah anak muda” Ucap Paman Weldy


“Baiklah, Rasakan ini” Ucap Gin


“100 Ice Spears (Seratus Tombak Es) ” Skill baru Gin


“Apa kah kali ini dia masih bisa menahan nya? ” Pikir Gin


“Teknik Pedang Perang Pertama Serangan depan dan Belakang” Skill Paman Weldy


“Keliatannya dia adalah Veteran perang yang memiliki banyak pengalaman” Pikir Gin


“Oh, aku lupa bilang aku memiliki Rank A” Ucap Paman Weldy


“Apa kau terkejut,” Ucap Paman Weldy


“Tidak terlalu karena aku pernah melawan sesuatu Monster yang lebih kuat dari Rank A lalu menang melawan nya” Ucap Gin


“Oh, kalau begitu kita buktikan” Ucap Paman Weldy


“Teknik Pedang Perang ke dua Tebasan keseimbangan secara beruntun” Skill Paman Weldy


“Ice Wall ” Skill pertahanan Gin


“Strek..... Ctess” Suara dinding Es Gin yang hancur


“Cih, kalau begitu aku tidak akan segan lagi” Ucap Gin


“Serious Punch (Pukulan Serius)” Serangan Gin


“Teknik Pedang Perang ke tiga Tebasan menggunakan Insting dan Refleks” Skill Paman Weldy


Note : ke 3 teknik pedang tadi adalah teknik Pedang yang saya gunakan untuk berlatih tapi baru 1 yang saya kuasai yaitu Serangan Depan dan belakang


“Telah terdeteksi niat membunuh kepada Host” Ucap System


“Serangan penentuan” Ucap Gin


“Tubuh Sekeras Baja, Accel Boost, Serious Punch (Pukulan Serius)” Semua Skill Serangan Dan penguatan tubuh Gin


“Siapa yang memenangkan pertarungan ini” Ucap Als


“Hahahhaaha” Tertawa Paman Weldy


“Kenapa paman masih ingin bertarung? ” Ucap Gin


“Tentu saja tidak, karena semua teknik pedang ku telah ku keluarkan, jadi apa guna nya melawan lagi, yang pasti aku kalah” Ucap Paman Weldy


“Ehem” Suara seseorang dengan sengaja bersuara


“Baiklah karena ini kemenangan kami boleh kan kami meminta sebuah permintaan” Ucap Zelix


“Ya, aku ku jawab setau ku” Ucap Paman Weldy


“Beritau  kami tentang kelemahan dari naga api, apa saja mangsa nya, apa dia memiliki sesuatu yang di benci dan kenapa baru sekarang dia mengamuk” Ucap Zelix


“Baiklah akan ku jawab satu pertama kelemahan dari Naga Api adalah racun kuat dari Basilisk Snake (Ular Basilisk) yang memiliki Rank Quest level A dan juga dia lemah terhadap Sihir kegelapan, kedua tentang mangsa kesukaan nya adalah Giant Bear (Beruang Raksasa) yang memiliki Rank Quest level B+, ketiga dia benci terhadap sesuatu yang bersuara keras dan dia juga benci terhadap Farfum wangi wangian yang memiliki bau menyengat, keempat atau  yang terakhir kenapa dia mengamuk adalah karena ada pemburu membunuh para Giant Bear (Beruang Raksasa) walaupun ada larangan untuk membunuh Giant Bear (Beruang Raksasa) karena untuk pakan Naga, Lalu Naga yang mulai kelaparan itu mulai mengamuk, itu saja yang ku ketahui” Ucap Paman Weldy


“Mengapa sampai bisa ada pemburu yang membunuh para Giant Bear yang seharusnya ada larangannya ? ” Ucap Zelix


“Itu karena Margrave Cordino yang memerintahkan para pemburu untuk membunuh 50 Giant Bear agar bisa di jadikan di jual di luar kota , dan itu cuman untuk kepentingan nya pribadinya, bahkan dia tidak mengeluarkan uang sepeser pun untuk membuat Quest Naga api yang seharusnya dia yang bertanggung jawab, jadi uang untuk Quest Naga api adalah sumbangan dari satu kota” Ucap Paman Weldy


Urutan gelar bangsawan : Raja Tidak termasuk Bangsawan ok.



“Margrave itu harus di musnahkan” Ucap Als


“Sttt, jangan berbicara begitu kamu akan di tangkap oleh bawahan Margrave” Ucap Paman Weldy


“Mana dia berani untuk melawan kami Status ku lebih tinggi daripada dirinya” Ucap Gin


“Cara bicara ini terlihat seperti orang yang berkedudukan tinggi apa dia... ” Pikir Paman Weldy


“Ya, silakan” Ucap Gin


“Sebenernya siapa kalian ini” Ucap Paman Weldy


“Baiklah akan ku Perkenalkan diri ku” Ucap Gin


“Aku adalah Cucu dari Zyle Roi Von Farlord Dale Anoch atau juga bisa di bilang Cucu dari Raja Kekaisaran Baharuth” Cerita Gin


“Dan aku juga pemimpin Party Dragon Fire, Party kami memiliki Rank S” Cerita Gin


“Hahahaha kamu memang benar, aku seharusnya tidak menilai seseorang dari penampilan nya” Ucap Paman Weldy


“Tidak apa apa, aku tau kau cuman khawatir tentang kami yang mengambil Quest Naga Api ” Ucap Gin


“Baiklah semoga berhasil kalian, aku berharap kalian menang tanpa ada satu orang pun yang terluka” Ucap Paman Weldy


“Hahahha, Paman kau ini lucu sekali mana mungkin kami berhasil memenangkan pertarungan itu tampa luka sedikit pun” Ucap Gin


“Bener juga ya, yang penting semoga kalian baik baik saja, Paman akan memberitahukan kepada semua orang di kota bahwa kalian akan memenangkan pertarungan ini” Ucap Paman Weldy


“Jadi datang lah ke pesta yang paman buat untuk kemenangan kalian, Bagaimana apa kalian akan datang ke pesta orang tua ini” Ucap Paman Weldy


“Ya, kami pasti akan datang” Ucap Gin


“Bagaimana Zel kamu sudah membuat tugas untuk kami” Ucap Gin


“Ya” Ucap Zelix


“Tugas pertama adalah membeli 12 botol racun Basilisk Snake di tempat Alkimia, tapi bisa saja tempat Alkimia tidak memiliki sebanyak itu beli lah sebanyak yang kamu bisa, tapi minimal harus mendapatkan 4 botol, jika tidak ada kita harus menghentikan sementara rencana kita dan mengalahkan Basilisk Snake (Ular Basilisk) untuk mendapatkan Racunnya” Ucap Zelix


“Jadi siapa yang mau melakukan tugas pertama? ” Ucap Zelix


“Aku” Ucap Iris


“Apa kau tidak apa apa melakukan itu sendiri” Ucap Gin


“Em, aku akan baik-baik saja karena sihir yang kamu ajar kan Ryuu” Ucap Iris


“Kali ini aku harus membantu walaupun hanya sedikit karena aku yang paling jarang membantu di Party ini” Ucap Iris yang merasa bersalah


“Tugas ke dua adalah menangkap Giant Bear tugas di hutan dan ini harus dilakukan oleh laki laki” Ucap Zelix


“Berarti itu kami ” Ucap Gin dan Dariel


“Tugas ke tiga adalah membeli lonceng dan Farfum di tempat toko Peralatan petualang pemula” Ucap Zelix


“Siapa yang mau melakukan tugas ke tiga? ” Ucap Zelix


“Tentu saja itu kami karena cuman kami yang tersisa” Maria dan Als


Dan terakhir adalah tugas ke empat yaitu Tugas untuk diriku sendiri, tugas ku ada mengumpulkan informasi lebih seperti tempat kita akan bertarung dengan Naga Api, Lalu aku juga mencari informasi yang berguna apabila masih, ok itu saja tugas kita masing-masing” Ucap Zelix


“Baiklah yang mendapatkan tugas pertama dan ke tiga, nih uang untuk membelinya untuk membeli kebutuhan kita” Ucap Zelix


“Baik, terima kasih Zel” Ucap Iris, Maria dan Als


“Baiklah sekarang kalian semuanya masing masing ambil satu benda ini ” Ucap Gin


“Benda apa ini Ryuu” Ucap Zelix


“Ini adalah alat untuk berkomunikasi bisa juga di bidang artefak untuk telepati” Ucap Gin


“Apa kau bisa menjelaskan cara kerjanya” Ucap Zelix


“Baiklah akan ku jelaskan” Ucap Gin


“ini akan memudahkan kita dalam hal bertarung maupun untuk mengetahui apa kah teman kita masih hidup atau telah mati, ini juga juga bisa menghubungkan pikiran beberapa orang tanpa perlu berbicara dan telepati nya bisa di atur kepada orang tertentu karena jika langsung di pakai banyak orang sekaligus akan membebani otak” Ucap Gin


“Em, sungguh alat yang berguna” Ucap Zelix


“Tentu saja” Ucap Gin


“Artefak ini pasti mahal” Telepati Zelix kepada Als, Dariel, Iris, dan Maria


“Kalian tau yang harus dilakukan” Telepati Zelix kepada Als, Dariel, Iris, dan Maria


“Ya, kami tau apa yang harus kami lakukan”


“Dalam hitungan ke 3”


“ 1 ”


“ 2 ”


“ 3 ”


“Terima kasih Ryuu” Ucap Zelix, Als, Dariel, Iris, dan Maria secara serentak


“Eh, kalian kenapa” Ucap Gin yang terkejut


“Oh, aku mengerti ” Pikir Gin


“Ya, sama sama” Ucap Gin


“Mereka adalah orang yang tidak pernah lupa untuk berterima kasih ya” Pikir Gin


“Baiklah semuanya lakukan tugas kita masing-masing! ” Ucap Gin


“Ya” Ucap Als


Mereka pun menjalankan tugas tanpa adanya masalah


Tapi itu tidak termasuk dengan Iris, Apa kah yang akan terjadi dengan Iris


Kali ini akan saya memfokuskan sudut pandang ke Iris, karena akan terjadi sesuatu kepada Iris


Iris pun sampai di depan toko Alkimia...


“Permisi masih ada kah orang” Ucap Iris


“Ya, kami masih buka” Ucap pelayan perempuan toko


“Apa kalian tidak akan mengungsi” Ucap Iris


Seseorang datang


“Hahaha, kami tidak akan mengungsi karena kata Weldy akan ada yang mengalah kan Naga api, Dan Weldy bilang kepada ku untuk tidak menutup Tokonya karena Party yang akan mengalahkan Naga api akan datang ke toko ku, untuk membeli racun dari Basilisk Snake (Ular Basilisk), jadi apakah kamu Anggota Party yang akan mengalah kan Naga Api? ” Ucap Pemilik toko Alkimia


“Hebat anda bisa mengetahui nya”Ucap Iris


“Jadi kamu mau membeli Rancun nya berapa botol 4 atau 3” Ucap Pemilik toko Alkimia


“Kali ini tebakan anda salah” Ucap Iris


“Heh, ini tidak mungkin seorang pebisnis seperti ku memiliki penglihatan lebih tajam untuk menilai seseorang” Ucap Pemilik toko


“Yah, bagaimana pun juga perhitungan ku kali ini salah jadi berapa yang kamu butuhkan, apakah dua? ” Ucap Pemilik toko Alkimia


“Kalau bisa saya ingin membeli 12 botol, apakah ada? ” Ucap Iris


“Apa kamu ingin membeli sebanyak itu, Memangnya Party kamu memiliki uang sebanyak itu? ” Ucap Pemilik toko Alkimia


“Ya, kami memiliki nya” Ucap Iris


“Maaf, mengecewakan mu karena kami cuman memiliki 7 botol karena sangat sedikit yang bisa mengalahkan Basilisk Snake (Ular Basilisk)” Ucap Pemilik toko Alkimia


“Huh, untung lah lebih dari 4” Pikir Iris


“Oh, tidak papa ahli strategi kami juga bilang begitu, kemungkinan toko anda tidak memiliki sebanyak itu” Ucap Iris


“Kelihatan nya di Party mu  ada seseorang yang sangat pintar” Ucap Pemilik toko Alkimia


“Hehehe, tidak juga” Ucap Iris


“Baiklah kita hentikan basa basi nya dan mulai berdagang nya” Ucap Pemilik toko toko Alkimia


“Ini dia 7 Botol Racun Basilisk Snake (Ular Basilisk), Lalu total nya adalah 5 koin Emas Besar dan 4 koin Emas kecil” Ucap Pemilik Toko Alkimia


“Ini Uangnya 1 koin Platinum” Ucap Iris


“Apa 1 koin Platinum, biar ku tebak kamu Party dari Guild Bangsawan kan dan boleh tau Rank mu berapa? ” Ucap Pemilik Toko Alkimia


“Ya, kami memang dari Guild Bangsawan, Tentang Rank Saya adalah S” Ucap Iris


“Boleh minta tanda tangan? ” Ucap Pemilik Toko Alkimia


“Tentu saja boleh” Ucap Iris


“Tolong tanda tangan di kertas ini ya” Ucap Pemilik Toko Alkimia


“Baik” Ucap Iris


“Ngomong ngomong nama Party mu apa, dan siapa pemimpin mu seharusnya dia orang dengan status yang tinggi kan! ” Ucap Pemilik toko Alkimia


“Nama Party kami Adalah Dragon Fire seperti Quest yang kami ambili kali ini dan nama pemimpin Party kami adalah Ryuu Gin” Ucap Iris


“Siapa itu saya tidak pernah mendengar nama keluarga bangsawan itu” Ucap Pemilik toko Alkimia


“Ryuu adalah cucu Raja Kekaisaran Baharuth, tapi dia menggunakan nama keluarga ayah nya, ibunya adalah anak dari Raja Dan sebagai tambahan Ryuu itu anak angkat” Cerita Iris


“Oh, begitu” Ucap Pemilik toko Alkimia


“Baiklah Ini kembalinya 4 koin Emas besar dan 6 koin Emas kecil” Ucap Pemilik toko Alkimia


“Baik, terima kasih” Ucap Iris


“Baiklah , kalau begitu saya pergi karena sebentar lagi sudah waktunya berkumpul di taman kota ”Ucap Iris


“Ya, dan pastikan kalian membunuh Naga nya ya” Ucap pemilik toko Alkimia


“Em, saya akan ingat itu” Ucap Iris


“Aku harus mengalahkan naga itu demi kebaikan kota yang baik ini” Pikir Iris


“Hey, lihat dia banyak sekali uangnya bagaimana jika kita rampok” Ucap Preman jalanan (1)


“Wow, bahkan dia membeli banyak sekali botol Racun Basilisk Snake (Ular Basilisk) kalau kita ambil lalu jual ke Margrave Cordino lebih murah dari Toko Alkimia pasti kita mendapatkan banyak uang” Ucap Preman jalanan (2)


“Hehehe, mari kita pojokan dia di sebelah gang kecil disana” Ucap Preman jalanan (1)


Pemberitahuan dari saya (Author) setelah Iris dan Maria hampir diemabat oleh Preman di Gang kecil di Kekaisaran Baharuth


Iris memiliki trauma terhadap kejadian itu


Jadi apakah Iris bisa melawan Para Preman?


Masalah nya sekarang Iris sendiri tidak seperti dulu yang bersama dengan Maria


Dan pemberitahuan dari saya (Author) nanti di kelompok /Party Ryuu (Dragon Fire) akan ada yang mati, saya ingat kan bahwa harus ada pemicu untuk membuat seseorang Pahlawan lebih kuat Yaitu Tokoh utama kita Ryuu Gin


Jadi nantikan lah kelanjutan nya....