
Setelah mereka berbincang lama, mereka fokus melanjutkan tugas mereka masing masing.
Tanpa mereka sadari, Malam semakin gelap, Air hujan turun semakin derasnya.
Tiba tiba,,,,
~You can call me monster. I’m creepin’ in your heart, babe. Dwijibgo muneoteurigo samkyeo. Geurae neol humchyeo tamnikhae. Neol mangchyeo noheul geoya~
Potongan lagu yang di jadiin nada dering telpon itu membuyarkan fokus mereka.
"Hp siapa tuh bunyi?" Tanya Dyta.
"Hehe, maaf gaes, hp aku yang bunyi, lupa Kecilin suaranya, jadi ganggu kalian fokus deh" Ucap Shyla
"Ekhmmm, ada EXO-L nih" Ucap Dyta.
"Hehehe, bukan, aku mah suka semua artis KPop yang ganteng" Ucap Shyla.
"Sama dong, aku juga, tapi kenapa nada dering mu itu?" Tanya Dyta
"Orang bilang aku galak kan, sampai sini dah paham kan maksudku, btw ku angkat telpon dulu yah, ortu nelpon"
"Ok ok"
...****************...
"Kamu dimana? kenapa belum pulang? sudah jam berapa ini" Ucap Mama Shyla dengan nada khawatir dan cemas karena baru kali ini dia pulang terlambat tidak ada kabar.
"Maaf mah, lupa ngabarin, ini lagi di hotel,,," Belum selesai menjelaskan langsung dipotong oleh mamanya.
"Apa!!! di hotel!!! kamu ngapain di hotel, kamu jangan aneh aneh ya, pulang sekarang!!"
"Apasih mah, orang lagi ngerjain tugas kelompok, makanya sampai lupa waktu juga karena lagi fokus selesain tugas kelompok"
"Ngapain ngerjain tugas di hotel, jangan jangan alasan kamu saja kerja tugas!!"
"Astaga mah, beneran kerja tugas, jadi hotel ini tuh punya temenku, dia yang ajakin kami ke sini, katanya biar kalau lapar langsung ada, dan kalau ada keadaan seperti ini kita bisa nginap"
"Teman kamu yang punya hotel, cewek atau cowok?"
"Cowok"
"Apa!!! kamu sama cowok di hotel!!! pulang sekarang, jangan jangan akalan teman cowok mu saja itu, apalagi kamu cewek sendirian"
"Mahhhhh, siapa yang bilang aku cewek sendiri, yang ada dia cowok sendirian, kalau tidak percaya video call nih"
...****************...
Mereka pun video call selama beberapa menit
"Kamu, siapa tadi nama kamu? yang cowok" Tanya mama Shyla
"Byron Tante" Ucap Byron
"Iya Byron, karena kamu cowok sendiri jadi Tante titip anak Tante sama kamu yah, sekalian sama temanmu yang lainnya. Jagain anak Tante, jagain temanmu yang cewek"
"Siap Tante, tenang saja"
"Bagus bagus"
"Tuhkan, percaya kan sekarang, makanya jangan mikir yang aneh aneh deh mah, korban sinetron gini nih" Ucap Shyla.
"Hmm, iya iya, mama percaya, jadi kamu nginap hari ini?"
"Sepertinya begitu, soalnya sudah tengah malam banget, terus hujan juga makin deras"
"Ya sudah, kamu lanjut kerja tugas kamu sana gih sama teman teman kamu, jangan lupa makan, jangan tidur terlalu malam, kalau tugasnya sudah selesai langsung tidur, jangan sampai fokus kerja tugas jadi lupa makan dan lupa waktu"
"Oke mah, bye bye"
"bye"
...****************...
"Sorry gaes, mama ku tadi salah paham, makanya video call buat bukti" Ucap Shyla.
"Wkwkwk, iya gak apa apa, lagian emang wajar kalau salah paham, kerja kelompoknya di hotel" Ucap Retania.
"Bener, btw kalau bukan karena telpon mamamu, kita bisa bisa tembus subuh ngerjain tugas ini" Ucap Dyta.
"Iya juga ya, sudah malam banget, besok aja lanjutin kerjanya, istirahat dulu yuk" Ucap Byron
"Yuk lah, walaupun tugas tinggal dikit lagi, tapi aku sudah ngantuk banget" Ucap Dyta
"Sama, untungnya besok jadwal kuliah kita ada satu mata kuliah doang itupun sore hari, jadi masih bisa lanjut besok" Ucap Retania
"Bener, selesaiin secepatnya sebelum tugas berdatangan, ntar numpuk" Ucap Shyla
"Kalau begitu kalian mau kamar masing masing atau satu kamar bertiga?" Tanya Byron ke mereka bertiga
"Bertiga saja" Ucap Retania
"Iya, bertiga saja" Ucap Shyla
"Oke, aku minta kunci dulu ya" Ucap Byron
"Ok sip" Ucap Dita, Shyla dan Retania dengan kompak, membuat mereka tertawa karena menyadari kalau akhir akhir ini mereka bertiga sering kompak dalam mengatakan beberapa kata.
"Nih kuncinya, aku duluan ke kamarku ya" ucap Byron
"Oke, thankyou" ucap mereka bertiga.
...****************...
Di kamar hotel
"Aku tidur duluan ya gaes, ngantuk banget" Ucap Shyla
"Aku juga, Kamu belum tidur Dyt?" Ucap Retania
"Bentar lagi, mau balas chat calon pacar dulu, hihihi" Ucap Dyta sambil cengengesan
"Omaigat, perasaan baru tadi siang kau putus, udah ada gebetan lagi?" ucap Retania yang tak percaya mendengarnya
"Iya, tadi sore waktu perjalanan ke sini, ketemu dia, karena dia cakep, ya udah aku minta kontaknya deh"
"terserah kaulah, ya sudah aku nyusul Shyla ke alam mimpi dulu ya"
"Oke deh"
...****************...
Pagi hari
"Ekspresi mu hari ini kenapa? seperti orang sedang berbunga bunga" Tanya Shyla melihat Dyta berbeda dari kemarin malam.
"Sepertinya aku tau nih" Ucap Retania dengan ekspresi menggoda Dyta
"Apa sih, kok aku doang yang kagak tau" Ucap Shyla kepo karena hanya dia yang tidak tahu karena tidur cepat semalam
"Itu semalam Dyta chatingan sama calon pacar nya, sepertinya ada peningkatan" Jawab Retania
"HAHHHH!!" Ucap Shyla dengan ekspresi kaget mendengar Dyta punya calon pacar
"Hehehe, bener Nia, Semalam kami resmi jadian" Ucap Dyta yang senyam senyum malu-malu.
"Cieeee, selamat yawww" Ucap Retania
"Wah, congratssss" Ucap Shyla
"Thank you gaes" Ucap Dyta
"Btw si Byron kemana, udah jam berapa ini dia belum ngumpul" Tanya Retania yang sejak tadi belum melihat Byron
"Entahlah, kita lanjut ngerjain tugas duluan aja lah, ntar juga dia nyusul ke sini" Ucap Shyla
"Bener, btw kita sarapan dulu yuk sebelum lanjut kerja tugas, biar ada tenaga buat mikir" ucap Dyta
"Bener juga" ucap Shyla
"Sekalian ambil Dessert dan minumannya buat dimakan dan diminum sambil ngerjain tugas" Ucap Retania yang gak mau rugi soal makanan.
"Let's go" Ucap Shyla
...****************...
Di prasmanan
"Kamu ngapain bengong Nia, buruan ambil" Ucap Shyla sambil menyenggol sedikit tangannya
"Bingung, mau makan yang mana, semuanya terlihat enak semua, huhuhu" Ucap Retania sambil berekspresi sedih
"Ya sudah, kau ambil semua saja" Ucap Byron yang tiba tiba datang entah dari mana dan sejak kapan.
"Kalau di ambil semua, ntar gak habis, mubazir tauukkk" Ucap Retania
"Ya udah, kau ambil saja satu biji atau satu sendok tiap jenis" Ucap Byron
"Hmmm, ide yang bagus, wuahahaha" Retania pun kembali bahagia dan tertawa dengan kerasnya tanpa sadar.
"Ekhm, Nia, keep calm" Ucap Shyla
"Eh, kebablasan, hihihi" Ucap Retania sambil cengengesan
"Ku kira kau kalem, ternyata kamu.." Ucap Dyta
"Aku sebenarnya bobrok loh, kalian belum tau aja" Ucap Retania
"Percaya kami percaya" Ucap Dyta.