
"Teknik Mana penguatan, Thunder Man!!"
Kilatan petir merasuk kedalam tubuhku, cahaya biru melesat dan dengan cepat aku berada di depan Alfeil.
"Teknik pedang Guntur, Lightning Doniseis"
Sebuah tebasan Proyektil yang sangat besar, menghantam puluhan Bola api.
(Suara ledakan)
BOom.. BOom... BOom..
Terdengar suara nafas Alfeil yang sesak menahan ketakutan "Aku Kira, Aku akan mati.. Awas saja kau Manusia Purba!!" Teriakan Alfeil sambil mengempalkan tangannya.
Aku melepaskan ikatan Alfeil, seketika bayangan hitam seperti sebuah palu mengarah kearah Gekko Gecko berada.
(suara ledakan)BoOm..
serangan itu membuat retakan di tanah, hingga membuat 3 Gekko Gecko Lumpuh. itu adalah serangan Vada
"Hai.. Alfeil, bersyukur lard tepat waktu, kalau tidak kau sudah hangus terbakar. hahaha" Ucap Vada setelah mengeluarkan serangan yang sangat dahsyat.
"Sialan kau... manusia purba" Amarah Alfeil semakin meluap luap.
"Heei... teman teman, mereka ingin melarikan diri, kita harus bergegas!!" Ucapku mencoba menenangkan pertengkaran mereka.
"Teknik Mana pemanggilan, Tanaman Venus Flytrap" Ucap Alfeil.
Puluhan Akar keluar membentuk sebuah tanaman, bagian daunnya dikelilingi duri-duri yang menyerupai mulut yang bisa mengatup, lendir pada ujung daun tanaman ini membuat tanaman ini sangat menyeramkan.
"Teknik Mana Pemanggilan, Tembakan Duri!!" Ucap Alfeil Berkonsentrasi.
Ratusan Duri kecil menembak kearah Gekko Gecko, hingga menancap ke seluruh Tubuhnya
(Suara teriakan Gekko Gecko)
"Lard!! Vada!! itu hanya bisa melumpuhkan mereka" Teriakan Alfeil sambil menunjuk kearah Gekko Gecko.
"yoooss..." Ucapku berlari dengan cepat ke arah Gekko Gecko yang mulai berkamuflase.
Sekarang aku telah berada di tengah Gekko Gecko yang ingin mulai memudar.
"Teknik Pedang Guntur, Lightning Party".
sebuah lingkaran besar melingkar mengelilingi hingga mengeluarkan listrik bertegangan tinggi, membuat tulang binatang buas tersebut bermunculan dan terbaring lemas.
Sebagai serangan penutup Vada berputar dengan palunya, dan menghantam satu persatu Gekko Gecko.
(Pertarungan Selesai)
"Ini tangkapan yang besar, 12 Gekko Gecko, hahaha.. aku kaya raya" tertawa Vada layaknya pemeran Antagonis.
Alfeil mendekati bangkai Gekko Gecko, mengambil sebuah batu permata dan berkata "Hei,, teman teman. apa ini?" teriakan Alfeil sambil memegang permata tersebut.
Melihat alfeil yang memegang batu permata mana, aku mencoba mendekatinya dan menjelaskan, "i...itu adalah Permata mana Alfeil. itu adalah alasan kenapa aku dapat meningkatkan peringkat permata dengan sangat cepat. permata itu sama seperti Elixir, dan itu hanya keluar bila terkena salah satu seranganku"
mendengar penjelasan ku, mereka berdua terkejut dan berkata, "Haaa.. apakah kau manusia Lard?? ini akan sangat mahal jika kita menjualnya. Kita bisa menjadi kaya raya" Ucap Vada terkejut.
alfeil yang mendengar ucapan Vada yang selalu membahas tentang uang, mengomentari ucapannya dan memilih untuk menggunakan permata tersebut untuk menjadi kuat.
Aku menjelas kalau batu permata itu tidak akan bekerja untuk atribut mereka, batu itu hanya akan bekerja untuk seseorang beratribut api, karena Gekko Gecko binatang buas beratribut api. Rasa kecewa terpancarkan Dimata alfeil, namun Vada sebaliknya.
Aku merundukan kepalaku mencoba bermohon dan berkata, "teman-teman aku harap kejadian ini hanya kita bertiga yang mengetahuinya. Guruku bilang jika seseorang mengetahui kekuatanku, maka aku akan menjadi buruan para ahli permata lainnya".
Mereka berdua yang mendengarkan ucapanku, memegang pundak ku dan berkata "Tenanglah Lard, kami adalah teman teman yang bisa kau percayai".
Aku memandangi wajah mereka berdua, perasaan tenang merasuk kedalam tubuhku "ya.. mereka dapat aku percaya" Gumamku sambil menghela nafas lega.
Aku mengeluarkan dua buah kantung yang berisikan batu permata mana sambil berkata, "Ini adalah permata mana Beratribut tanaman dari binatang buas peringkat D, Bawang Pemarah. Dan permata mana beratribut tanah, Kelabang pemalu. kalian berdua gunakan itu untuk meningkatkan peringkat permata kalian"
mendengar ucapanku mereka berdua mendekatiku, mengambil kantung tersebut dan mulai melihatnya, cahaya indah keluar dari permata mana itu.
Alfeil mencoba berkonsentrasi menutupi mata sambil memegang batu permata mana. Alfeil dan Vada mulai mengisap mana didalam batu tersebut. Tiba-tiba permata tourmaline beratribut tanaman dan topas beratribut tanah mulai menyinari ruangan yang ada. spontan Vada berkata "Hangatnyaa.."
setelah Vada dan alfeil mencoba keajaiban dari batu permata mana, mereka berdua mulai membuka matanya dan berkata, "Terimakasih Lard, Ini sangat membantu sekali" ucap Alfeil.
"Jangan formal seperti itu" Ucapku tersipu malu.
"Oke kita telah berhasil mengumpulkan Hati Gekko Gecko, sekarang tinggal kembali ke kerajaan" Tegasku mengangkat tangan seperti layaknya Superman.