JEWEL WORLD

JEWEL WORLD
Ch 3. Keberangkatan



Aku telah berlatih dalam kurun waktu yang sangat lama, pelatihan pedang sangat sulit untukku dikarenakan aku harus melatih fisikku.


seluruh teori yang ada dibuku polemikes technes telah ku pelajari sepenuhnya. hanya tahap permata inilah yang sangat sulit untukku tingkatkan. sekarang aku berada di peringkat BLACK GEM TAHAP1.


aku telah berumur 16 tahun dengan tubuh yang normal pada kalangan usiaku, didunia ini aku memiliki wajah yang tampan dengan rambut berwarna violet cerah, serta mata biru berkilauan.


4 tahun telah kulalui untuk meningkatkan kekuatan, selama ini aku juga telah mencari tau bagaimana cara untuk kembali keduniaku.


aku sangat merindukan ibu, ayah dan adik adikku. lentik jari ibuku yang memberi kehangatan tubuhku, ayah yang selalu memberiku motivasi, dan adik yang selalu menginginkan aku memanjakannya.


sekarang sudah waktunya untukku berpetualang, mencoba menjelajahi seluruh dunia ini untuk kembali pulang.


jika aku pikir di duniaku sebelumnya, jika aku menambahkan usiaku, sekarang aku berusia 26 tahun.


Terdengar suara memanggil namaku, aku melihat sekelilingku. ternyata guru yang memanggilku. Aku yang mendengarkan panggilan tersebut bergegas berlari menemuinya


"Aku masih tidak percaya tentang penjelasan yang kau berikan, bahwa kau berasal dari dunia yang berbeda.


Aku telah membantumu untuk mencari cara agar kau bisa kembali ke duniamu. Namun, mereka malah mengatakan aku gila, dikarenakan mereka tidak mempercayai ucapanku.


Kalau begitu cobalah kau pergi berpetualang untuk mencari jalan untukmu pulang, bawalah cincin ruang ini sebagai perbekalan pertualangan barumu." Melempar cincin ruangnya kearah ku.


"Mulai hari ini dan ratusan tahun kedepan tak ada lagi kata kata yang bisa ku katakan untuk berterimakasih guru. kau telah menjadi orang tua di dunia ini. semua kebaikanmu terukir di benakku." memberi pelukan hangat ke arah lelaki tua itu.


"hahaha.. jangan dipikirkan bocah. apalah daya yang bisa di lakukan lelaki tua ini. selain hanya bisa saling membantu, jangan sungkan untuk datang kembali kerumah ini, pintuku akan selalu terbuka lebar untukmu".


***


aku pergi melambaikan tangan ke arah lelaki tua yang sedang memagut cahaya jingga, sambil bergayut dibalik tabir jendela.


Sampai jumpa lagi guruku..


Kerajaan yang dikenal sebagai tempat yang megah dengan bangunan kuno yang terkenal di seluruh pelosok dunia ini. kerajaan ini tidak terlalu jauh dari tempat rumah guruku.


hanya membutuhkan 2 hari perjalanan aku bisa sampai di kerajaan yang terkenal tersebut.


Tiba-tiba belasan binatang buas VASILLIAS VIDI datang menghampiriku, bentuknya yang seperti ular king cobra, memiliki tubuh yang lebih besar dari sebuah pohon. monster ini tergolong kedalam monster berperingkat D.


"kau bukan ancaman bagiku monster. Thunder Maaan!!". Teriakanku.


Thunder Man adalah skill memasukan sejumlah mana kedalam tubuh untuk menciptakan peningkatan kecepatan sebesar 40%, hindaran 25%, serangan 30% dan meningkatkan reflek terhadap bahaya menjadi 0.05 detik.


aku berlari dengan kecepatan yang tidak dapat di lihat hingga menimbulkan percikan cahaya berwarna biru.


Seketika ular itu menembakan jarum beracunnya kearahku, " ini sangat lambat", menghindari jarum beracunnya.


Aku melompat dengan sangat tinggi, menciptakan beberapa putaran tubuh, dan berteriak,


"Heaven Slash."


salah satu binatang buas pada bagian kepala terbelah menjadi dua bagian.


setelah kakiku menyentuh dengan tanah, aku berkonsentrasi kembali, memasukan mana beratribut petirku kedalam pedangku.


"Teknik pedang Guntur, Lightning Doniseis" sebuah tebasan vertikal dengan proyektil petir melesat kearah belasan binatang buas ular tersebut.


seketika binatang buas terbelah menjadi dua, akibat tebasan proyektil yang kuat dariku.


perasaan tak terkalahkan keluar disetiap relung hatiku sambil tersenyum dan menyarungi sebuah pedang.


"sekarang aku bisa melanjuti perjalanan" Tersenyum menyeringai