JEWEL WORLD

JEWEL WORLD
Ch 14. Keputusan



Satu bulan kemudian, Dikediaman pamanku.


Aku telah membuat bubur hangat untuk adikku. "Ini sudah waktunya untuk sarapan" sambil berjalan menuju kamarnya.


Didepan kamarnya aku mendekat dan berkata,"Selamat pagi adikku" memberi senyuman hangat untuknya.


Kecantikan adikku telah kembali, rambutnya yang sangat indah, kulitnya yang lembut, dan pakaian yang terlihat bagaikan seorang putri. "Bi, hari ini aku yang akan menyuapkan sarapannya" Ucapku kearah pelayan rumah.


aku mendekati dan duduk tepat di sebelah adikku, menyikap bubur hangat untuknya.


Meski kecantikan adikku telah kembali. Namun, adikku masih kehilangan kesadaran dan keceriannya. Dia terus menatap dengan wajah datar dan tatapan kosong


Terkadang aku mencoba menghiburnya, merayunya, dan bahkan menggodanya. Namun semua itu tidak bisa mengembalikan keadaannya seperti semula.


(Suara ketukan pintu)


"Silahkan masuk"


Lelaki gendut pelelangan dan seorang wanita ahli alkimia datang menjenguk adik ku. "Selamat pagi tuan muda" sapaan mereka berdua.


akhir akhir ini mereka berdua telah banyak membantu adikku, untuk fase penyembuhannya. "Hai selamat pagi" Ucapku dengan senyuman.


Ahli Alkimia datang mendekatiku dan berkata, "Permasalahan kejiwaan adik tuan, sepertinya hanya ada satu cara untuk mengembalikan kondisi kejiwaannya.


Di daerah Timur (HUTAN DAIMONA), terdapat sebuah tanaman yang mampu menghilangkan ingatan seseorang, tanaman itu disebut barrachero(Kecubung).


Hanya dengan cara menghilangkan ingatan adik tuan, maka kondisi kejiwaannya akan kembali sepenuhnya. itu jika tuan bersedia".


Mendengar ucapan dari ahli alkimia membuatku sangat tertekan, bukan permasalah hutan daimona, melainkan permasalahan adikku yang harus kehilangan ingatannya.


"Apa tidak ada cara lain nona?. lalu bukannya jika dia kembali dengan ingatannya, maka kondisinya akan kembali seperti ini?" mengharap penjelasan Ahli alkimia.


"Menurut teori ku, adik tuan tidak akan mengalami kondisi seperti ini disaat ingatannya kembali, karena masa pertumbuhan membuat tekanan mentalnya akan jauh lebih kuat dari sebelumnya.


dan sejauh pengetahuanku, obat ini akan menghilangkan ingatan untuk selamanya, dan tidak akan pernah kembali lagi." penjelasan ahli alkimia


Aku sangat tertekan karena harus memilih pilihan untuk adikku. "Siapa yang akan menjaga dia nantinya. bahkan, aku masih membutuhkan pertualangan untuk mencari cara agar bisa kembali pulang ke duniaku" pemikiran ku tentang pilihan yang harus kubuat.


Tiba-tiba, Paman gendut pelelangan datang melempar sebuah peti berisi koin emas melalui cincin ruang miliknya. "Ini tuan penjualan bulan lalu. didalam berisi 10Ribu kepingan emas. silahkan tuan pastikan" Ucap lelaki gendut kearah ku.


"Sepertinya batu permata mana tersebut, sangat banyak peminatnya paman?" Tegasku tersenyum sambil memasukan kepingan emas kedalam cincin ruang milikku.


"Tentu saja tuan. bahkan aku meletakkan harga yang sangat mahal. setiap satu buah batu permata mana dihargai dengan 200 keping emas. karena efeknya yang sebanding dengan 10 kali elixir tingkat terbaik di kerajaan ini, membuat para peminat sangat menginginkannya" Tegas lelaki pelelangan.


Aku kembali memikirkan keputusan pilihan untuk adikku. tidak ada cara lain lagi, hanya ini pilihan untuknya. "Paman bisakah kau mencarikan sebuah pedang beratribut petir untukku karena pedangku sebelumnya hanya sebuah pedang biasa. dan beberapa perlengkapan yang sangat berguna untukku dan teman teman. Aku memutuskan untuk berpetualang melusuri hutan daimona" Tegasku kearah paman pelelangan.


"Baik tuan muda, aku akan mengantarkan semua peralatan yang terbaik dimiliki pelelanganku" Lelaki pelelangan itu merundukan kepalanya, terlihat wajah yang menyeramkan seolah memiliki rencana untuk menghabiskan kekayaanku.