
Setelah Psyhico melihat kenyataan, bahwa Selena memeluk Roy. dia langsung bergegas ke arah kelas nya.
Sambil Psyhico berjalan menuju kelas nya, dia terus memikirkan apa yang di lihat nya barusan mimpi atau kenyataan.
"Barusan yang di lakukan Selena terhadap Roy itu apa maksudnya?.
"Yang kulakukan selama bertahun-tahun untuk menjadi Pribadi yang baik percuma saja.
"Hehehhh..... bodoh nya aku.
Psyhico terus bergumam dalam pikiran nya, tanpa memperhatikan arah jalan.
Psyhico menyesali perbuatan bodoh nya setelah melihat kenyataan yang tampak di depan mata kepalanya. dia merasa dibodohi oleh omongan teman masa kecilnya.
Psyhico mengingat perkataan Selena sewaktu SMP. bahwa selena menyukai tipe cowok yang baik dan pintar. tetapi Psyhico sewaktu SMP tidak masuk tipe cowok yang disukai Selena, karena Psyhico pada saat SMP termasuk anak berandalan dan brutal.
Setelah Psyhico mendengar perkataan itu dari selena. dia memutuskan untuk menjadi orang baik dan masuk tipe idealnya.
Selama empat tahun Psyhico mati-matian meninggalkan yang berbau tentang anak Brandal. Tujuan Psyhico pada saat itu adalah masuk tipe yang di inginkan selena. tetapi nyatanya perasaan orang lain bisa berubah kapan saja.
Psyhico terus berjalan keruangan kelas nya dan tampa di sengaja dia menabrak seseorang yang berdiri di depannya.
duk
"Sial*n mana yang menabrak ku?.
"Maaf aku tidak melihat jalannya.
Orang yang di tabrak Psyhico adalah Erina. dia ketua dari anak-anak cewek yang bermasalah.
"Hah. siapa?.
"Oh jadi kau sial*n yang menabrak ku. Psyhico anak kebanggaan dari semua guru.
Psyhico mengabaikan perkataan Erina dan terus berjalan.
"Kemana kau anak sialan?. sini dan minta maaf dengan benar.
Psyhico terus berjalan menuju kelas nya dan menghiraukan lagi perkataan Erina.
Setelah nya Psyhico sampai di dalam kelas, ternyata Bel masuk sudah berbunyi, menandakan mata pelajar pertama akan di mulai.
*****
Dua jam sudah berlalu dan mata pelajaran pertama sudah usai. Kemudian Psyhico membuka ponsel nya dan menekan kontak Selena.
"Selena, kamu nanti jam istirahat ada waktu ga?.
Psyhico memberi pesan kepada Selena karena dia ingin menanyakan tentang dia yang memeluk Roy tadi pagi.
"Ada. emangnya ada apa?.
"Aku mau ngobrol sama kamu nanti setelah istirahat.
Tidak lama setelah dia membalas chat dari Selena ponselnya mulai bergetar lagi.
"Oke.
Waktu sudah menandakan masuknya jam istirahat. Tidak lama kemudian Bel istirahat pun mulai berbunyi.
Kemudian Psyhico berdiri dari meja nya dan mulai mendekati meja Selena.
"Selena bisa ikut sebentar ga?.
"Iya oke. Teman-teman aku tinggal dulu yah sebentar.
Kemudian Psyhico mulai bergegas menuju atap sekolah dan di ikuti oleh Selena dari belakang nya.
Tidak lama berjalan Psyhico dan Selena pun sampai di atap sekolah. kemudian dia mulai membuka mulutnya.
"Sudah lama ya kita tidak pergi berdua selama istirahat, rasanya jadi teringat sewaktu Sekolah dasar.
"hehe.... iya sudah lama sekali. Jadi apa yang akan kamu obrolin Psyhico?.
Selena menjawab pertanyaan Psyhico dengan senyuman di wajahnya, dan mengajukan pertanyaan kenapa dia dipanggil oleh Psyhico untuk mengobrol.
Kemudian Psyhico mulai membuka kembali mulutnya dan menjawab pertanyaan dari Selena barusan.
"Setelah Roy memanggil kamu tadi pagi. apa yang telah terjadi?.
"Oh jadi itu yang ingin kamu obrolkan?. tadi pagi tidak terjadi apa-apa sih. jadi kamu jangan terlalu Khawatir.
"Apa kamu pacaran sama Roy?.
"Oh jadi kamu melihatnya ya?. Sebenarnya aku ingin kasih tahu kamu. tetapi itu terjadi begitu saja.
"Oh gitu. Selamat ya semoga kamu bahagia.
Psyhico mengucapkan Selamat kepada Selena dan tersenyum.
"hehe. Iya makasih kalo kamu mensuport kami, tapi jangan kasih tahu dulu teman-teman di kelas ya, aku masih agak malu.
"Ya. kalo begitu kamu bisa turun duluan Selena, aku masih ingin di sini dulu.
Psyhico menyuruh Selena untuk turun duluan dari atap. karena Psyhico masih ingin berada di atap lebih lama.
"Kalo begitu aku turun duluan ya Psyhico.
Selena melihat raut wajah Psyhico berubah dan terlihat agak kesal.
"Hemm.. iya silahkan.
Setelah Selena berpamitan kepada Psyhico, dia langsung turun dan Psyhico masih berada di atap.
"hehe.... baguslah kalo udah pasti, dunia memang terus berputar. aku memang udah capek terus berpura-pura jadi orang baik dan ditindas terus menerus.
"Oke.... aku juga harus berubah lagi terhadap perasaan ini dan melangkah lagi ke kehidupan yang lama ku, dan berbicara lagi dengan Ayah tentang tawarannya itu.
Psyhico memutuskan untuk berhenti berpura-pura menjadi orang baik terus menerus. dan memutuskan jalan hidup nya yang baru.
kemudian Psyhico membuka mulut nya kembali.
"Apa yang kulakukan selama ini.
Psyhico merasa menyesal telah membuang-buang waktu nya.
"Ah.... Bangs*t...........
Psyhico meneriakan semua isi kesedihan dan penyesalan karena berpura-pura jadi orang lain dalam kehidupan nya. Setelah Psyhico mengeluarkan semua kegelisahan dalam hatinya dia kembali bersandar di pagar atap itu.
Setelah hatinya kembali lagi seperti biasa. Psyhico bangkit dan memutuskan untuk turun dari atap.
Psyhico bejalan melewati tangga. Saat dia berjalan tidak di duga ada seseorang yang berlari melewati tangga itu dan menabrak Psyhico.
bruk
"Aduh.. sial*n sakit banget.
"Eh.. Maaf aku tidak melihat ada orang yang melewati tangga ini.
Orang yang menabrak Psyhico langsung meminta maaf karena dia jalan tidak hati-hati.
Ternyata yang menabrak Psyhico adalah seorang cewek. Kemudian Psyhico berdiri dan membatu cewek yang jatuh itu.
"Ya, Ayo berdiri.
Psyhico menjulurkan tangan nya kepada cewek itu. Psyhico masih belum melihat wajah cewek yang menabraknya itu.
"Iya maks-.... heyhey ternyata kamu anak sial*n yang menabrak ku.
Psyhico kaget setelah melihat wajah orang yang menabraknya. ternyata orang yang menabraknya itu Adalah Erina cewek yang bermasalah.
Kemudian geng nya Erina yang mengikuti Erina dari belakang, mendekati mereka karena mendengar Erina yang berteriak.
Sontak Psyhico yang sedang dalam ke adaan yang buruk mulai membalas ocehan dari Erina.
"Si*l*n, Bukanya meminta maaf dan berterimakasih udah di bantuin berdiri. ini malah teriak-teriak kaya orang g*la.
"Hah....?. kau yang lewat tangga tampa memperhatikan orang yang sedang berlari.
Psyhico masih menahan-nahan kesabaran nya terhadap Erina. Kalo dia sampai meluap dan mengeluarkan semua amarah nya, akan menjadi keributan yang besar dan membuat orang bergerombol dan melihat kepada suara yang begitu ribut.
"Hah.....?. Ko nyalahin aku, suruh siapa lari-lari di anak tangga. udah tau bahaya malah lari-lari kaya anak s*nt*ng.
"Kamu yang sint*ng tadi pagi nabrak aku sekarang juga sama nabrak aku lagi.
Tadinya Psyhico udh menahan-nahan kesabaran nya, tetapi sekarang dia udh di ujung batas kesabarannya. Karena serang dia sudah tidak harus menutupi sifat Aslinya. Kemudian Psyhico melepaskan semua amarahnya ke Erina.
"Hei. kau jangan berani teriak-teriak di depan wajah aku, tadinya aku masih bersabar. tetapi kau udah keterlaluan dan membuat orang kehilangan ke sabaran nya.
Erina kaget karena si anak teladan mendorong dia sampai mentok ke dinding, dan raut wajah nya juga berbeda dengan si anak teladan biasanya.
Setelah Psyhico mendorong Erina ke dinding dan berbisik kepadanya. Erina pun mulai terdiam dan berhenti mengoceh kepadanya.
Next Chapter 3
Hormat saya
Psyhico