
Tidak lama Bel sekolah mulai berbunyi yang menandakan telah selesainya pelajaran dan akan di ganti dengan waktunya jam istirahat bagi seluruh siswa.
Erina yang sedang diam dan terhanyut atas semua pikirannya, dia tidak sempat memperhatikan pelajaran pertama nya, Erina langsung terkesiap sadar dan melihat guru yang berpamitan atas selesainya pelajaran jam pertama.
"Pelajaran hari ini sudah selesai dan jangan lupa pelajari lagi di rumah ya.
Setelah guru itu berpamitan dan menutup pelajaran nya, dia langsung bergegas dari ruangan kelas.
Erina Langsung berdiri dari mejanya yang bermaksud untuk memasukan buku pelajaran dia kedalam tas.
Teman nya yang melihat tindakan Erina langsung menghampiri Erina.
"Erina Kamu tidak memperhatikan pelajaran barusan ya.
Teman nya yang selalu kumpul bersama nya bertanya kepada Erina yang tidak memperhatikan pelajaran hari ini.
"Kamu menanyakan hal yang sudah pasti.
"Haha, benar si pelajaran barusan sangat membosankan.
Teman nya yang selalu bersama kelompok nya mulai tertawa atas jawaban Erina barusan.
"Tapi aku memperhatikan kamu dari tadi, sepertinya kamu lagi memikirkan sesuatu ya dan ga sempet sekali pun memperhatikan guru tadi.
Sentak Erina langsung berpikir atas saran dari Sabrina tadi pagi.
"Tidak ko aku cuman bengong saja tadi karena bosan dengan pelajaran nya.
Teman nya sudah mendengar tanggapan dari Erina barusan dan dia tidak mempermasalahkan nya, dia langsung mengajukan pertanyaan kepada Erina kembali.
"Kalo begitu mau ke kantin bareng ga?.
"Iya silahkan duluan aja, aku ada perlu dulu ke kelas Sabrina.
Erina yang menolak ajakan teman nya untuk ke kantin bareng dengan alasan ada urusan dengan Sabrina.
"Iya kalo begitu aku ke kanti dulu ya bersama teman-teman yang lain.
"Iya silahkan.
Setelah Erina mempersilahkan teman nya untuk pergi, Kemudian Erina langsung mengangkat kembali mulut nya dan bertanya.
"Oh iya Rumi kamu mau ikut ga ke karaoke nanti setelah pulang sekolah.
Erina bertanya kepada teman nya yang bernama Rumi dan selalu main bareng bersama nya.
Rumi yang mendengar ajakan Erina langsung berbalik dan menjawab ajakan nya tersebut.
"Gimana nanti aja Erina soal nya aku ada janji sama pacar ku.
Rumi yang menanggapi dengan tidak pasti karena dia ada janji dengan pacar nya.
Erina yang sedang berdiri di dekat mejanya dan mendengar tanggapan Rumi barusan langsung melangkahkan kaki nya, setelah Rumi keluar dari kelas nya.
Erina bertujuan untuk menghampiri Sabrina yang berada di kelas 3-3 dan akan menanyakan sesuatu kepada Cale atas saran dari Sabrina.
Tidak lama Erina berjalan, dia sudah sampai di depan pintu kelas 3-3, dia melihat guru mata pelajaran yang baru saja keluar dari kelas tersebut.
Kemudian Erina langsung memanggil siwa yang barusa keluar dari dalam kelas 3-3 dan bertanya.
"Hai, apa Sabrina masih ada di kelas?.
Siswa tersebut menoleh dan menjawab pertanyaan Erina barusan.
"Oh sabrina, ada tuh di dalam masuk aja Kedalam.
"Iya terimakasih.
Erina berterima kasih kepada siswa tersebut dengan senyuman yang sangat manis. Erina langsung masuk kedalam kelas 3-3 karena atas saran dari siswa tersebut.
Siswa yang barusan melihat Senyuman manis nya langsung terkesima dan bertanya-tanya kepada teman nya yang berada di sebelah nya.
"ehemm, Kamu lihat ga senyum Erina barusan.
"Iya s*al*n, senyumnya sangat manis.
"Kalo aku ajak dia berkencan mau ga ya dia.
"Ngarep kamu Br*ngs*k, mana ada dia mau berkencan sama kamu, dia kan anak nakal. mungkin dia juga sudah punya pacar.
Walaupun Erina sudah di tandai oleh siswa-siswa maupun guru atas berperilaku nakal nya itu. dia juga sering di digandrungi oleh siswa-siswa yang lain sebagai pemilik paras yang menawan dengan kulit nya yang putih dan rambut yang di cat dengan warna coklat, cuman perilaku nya saja yang kurang dari siswa pada umum nya.
Siswa tersebut terus berdebat dengan teman nya yang pengen berkencan dengan Erina karena senyuman yang diperlihatkan nya barusan.
Erina yang sudah di dalam kelas 3-3 langsung menghampiri Sabrina yang sedang mengobrol dengan seseorang.
"Sabrina?.
Sentak Sabrina menoleh atas panggilan tersebut dan melihat siapa yang barusan memanggil nya.
"Oh Erina, kesini Erina.
Sabrina langsung menjawab sapaan Erina barusan, langsung menyuruh nya untuk menghampiri dia yang sedang mengobrol dengan seseorang tanpa mempertanyakan kedatang Erina ke kelas nya.
Erina langsung bergegas, ke tempat sabrina mengobrol dan melihat siapa yang sedang mengobrol dengan Sabrina.
"Ada apa Erina kamu sampai ke kelas ku.
Sabrina langsung bertanya kepada Erina yang sudah berada di depan nya.
"Bukan nya kamu ngajak ketemuan saat istirahat.
Erina menjawab pertanyaan Sabrina barusan dengan alasan Sabrina yang mengajak bertemu pada jam istirahat.
"Padahal kamu bisa tunggu di kelas kamu.
"Gapapa, sekali-sekali aku yang menemui kamu kan.
"Iya gapapa, tapi aku tau maksud kamu kenapa kamu menemui ku langsung ke kelas.
Sabrina yang langsung peka terhadap jawaban Erina barusan. Sabrina langsung menoleh ke pada teman yang sedang mengobrol dengan dia barusan, ternya orang yang sedang mengobrol dengan dia barusan adalah Cale.
"Apa maksud mu dengan perkataan mu barusan Sabrina.
"Udah, mungpung ada orang nya itu di sebelahku kamu bisa tanyakan langsung.
"Eh ada Erina.
Cale langsung menyapa Erina yang dengan mengobrol dengan Sabrina barusan.
"Oh iya Cale, gimana kabar kamu.
"Baik, kalo kamu gimana?.
"Baik juga.
"Sudahlah dengan sapaan nya, kamu bisa langsung tanya ke orang di sebelahku ni.
Sabrina yang sedang menyeringai terus memaksa Erina untuk langsung ke pokok permasalahan, yang sampai dia menghampiri ke kelas 3-3.
"Apa si kamu Sabrina.
Cale yang bingung dengan obrolan mereka berdua dia langsung bertanya kepada Sabrina.
"Apaan aku gapaham dengan perkataan kamu barusan Sabrina.
"Begini Cale, Erina pengen bertanya tentang Cewek yang bersama kamu dan Psyhico tadi pagi di depan gerbang.
Cale langsung terkesiap atas jawab Sabrina barusan.
"Oh Cewek yang di samping Psyhico.
Erina yang mendengar jawaban Cale barusan langsung menyela dan mulai mengangkat mulut nya.
"Udah, ah sabrina apaan si kamu.
Erina yang menyela dan merasa malu atas tanggapan Sabrina yang bertanya langsung kepada Cale, tampa basa-basi terlebih dahulu.
"Kamu penasaran hubungan apa antara cewek yang di sebelah Psyhico tadi Erina?.
Cale yang bertanya kepada Erina sambil memperhatikan raut wajah nya Erina.
"Ah, tidak ko Cale, Sabrina cuman main-main terhadap aku saja.
Cale yang mendengar tanggapan Erina yang menyangkal atas pertanyaan nya, langsung bertanya kembali.
"Beneran ga penasaran apa hubungan Psyhico dan cewek tadi pagi?.
Erina merasa malu atas pertanyaan Cale yang barusan, tetapi dia masih penasaran hubungan cewek tersebut dengan Psyhico. Erina cuman terdiam atas pertanyaan Cale tersebut dan tidak bisa berkata jujur dan memalingkan jawaban nya.
"Ah, tidak terlalu Cale, itukan urusan nya Psyhico, mau sama siapapun juga, Sabrina cuman membesar-besarkan nya saja.
Cale yang memperhatikan raut wajah Erina yang tidak mau jujur itu, dan menjawab atas jawaban Erina barusan.
"Kalo kamu penasaran dengan cewek tersebut, aku bisa kasih tahu tentang hubungan Cewek tersebut dengan Psyhico.
"Udah lah, Erina jujur saja haha.
Sabrina tahu bahwa Cale sedang memperhatikan Erina sebelum menjawab pertanyaan dari nya yang di tuju kepada Erina. Maka nya Sabrina terus menyuruh Erina untuk berkata jujur.
"Apaan si Sabrina, kata aku kan itu bukan urusan aku.
Erina masih tidak mau berkata jujur terhadap dirinya sendiri. yang yang memperhatikan Erina langsung membuka mulut nya kembali.
"Kalo kalo penasaran, aku bisa kasih tahu, apa hubungan mereka berdua. hubungan mereka berdua bisa di sebut saling terhubung satu sama lain.
Cale menjawab dengan memalingkan kata yang di samarkan dan pengen melihat reaksi Erina atas jawab nya tersebut.
Sabrina yang melihat raut wajah Cale dan bisa tahu apa tujuan Cale menjawab seperti itu barusan.
Sentak Erina merasa agak aneh dalam dadanya setelah mendengar jawaban Cale barusan, dia tidak tahu kenapa perasaan nya tidak terkendali padahal barusan biasa saja.
Kemudian Erina langsung menanggapi Jawaban Cale barusan dengan raut wajah berbeda.
"Oh begitu, aku sudah bilang itu bukan urusan aku.
Cale yang melihat raut wajah Erina yang berbeda dari yang barusan langsung menanggapi jawaban Erina.
"Kalo kamu masih penasaran, kamu bisa tanya langsung kepada Psyhico atau kepada cewek yang bersama nya tadi, dia ada di kelas 2-1 adik kelas kita.
Cale menyuruh Erina untuk menanyakan nya langsung kepada Psyhico atau adik perempuan nya Psyhico, karena cewek yang bersama Psyhico tadi pagi adalah Lisa adik perempuan nya Psyhico. yang berada di kelas 2-1.
Tetapi Erina sudah cukup tahu dan jelas atas jawaban Cale barusan dan tidak ingin mempertanyakan nya kembali, kepada Psyhico atau cewek yang bersama nya kembali.
Sabrina melihat Erina cuman terdiam atas saran dari Cale barusan, Sabrina langsung berbicara agar suasana di sekitar nya kembali seperti semula.di
"Oh iya Cale, gimana atas ajakan ku tadi pagi untuk pergi ke tempat Karaoke apa kamu bisa.
"iya mungkin aku bisa untuk hari ini.
Cale yang terkesiap dengan pertanyaan Sabrina barusan dan langsung menjawab ajakan Sabrina untuk pergi ketempat Karaoke.
"Gimana kamu Erina kamu bisa?.
Sabrina yang menanyai Erina agar dia kembali lagi kepada suasana biasa.
"Iya aku bisa, kita ketempat Karaoke setelah pulang sekolah.
Erina menanggapi Pertanyaan Sabrina dengan senyuman di wajah nya.
"Kalo gitu aku keluar dulu ya, mau menemui seseorang.
"Iya, silahkan Cale.
Cale yang berbicara dan meminta ijin untuk keluar dan bertujuan untuk menemui Psyhico dan mengajak nya ketempat Karaoke, karena Sabrina menyuruh untuk mengajak dia sekalian.
Sabrina mempersilahkan Cale untuk meninggalkan ruangan kelas dan mereka berdua.
Next Chapter 14
...Note...
Maaf atas keterlambatan up nya lagi, saya berjanji akan up kemarin tapi ga up dan baru sekarang up nya, karena kita tidak tahu dengan hari esok, kemarin saya ada urusan dan ga bisa up mohon maaf atas keterlambatan nya tapi di chapter ini agak banyak karena sama mau membayar atas keterlambatan up Chapter terbaru, dan saya ucapkan terima kasih yang selalu menunggu cerita saya, mungkin segitu aja dai catatan kali ini. semoga kalian sehat selalu dan di lindungi oleh tuhan.
Hormat saya.
Psyhico.