Intelligence Is Just My Cover

Intelligence Is Just My Cover
Chapter 15



Ring .....


Bel sekolahpun mulai berbunyi kembali, yang menandakan jam pelajaran terakhir telah usai, sekarang sudah memasuki waktu nya jam pulang para siswa.


Murid-murid mulai keluar dari ruang kelas nya masing-masing karena jam pelajaran hari ini sudah selesai.


Psyhico yang saat ini melihat ke arah jendela dan tidak memperhatikan guru yang sedang menjelaskan di depan, dia cuman memperhatikan murid-murid yang sudah keluar karena pelajaran sudah usai.


"Cukup sekian untuk pelajaran hari ini, silahkan kalian di perbolehkan untuk pulang sekarang dan jangan keluyuran kemana-mana pulang ke rumah langsung.


Ketua kelas yang mendengarkan pembicaraan terakhir guru tersebut, langsung berdiri dan mulut nya mulai terangkat.


"Beri hormat.


"Terimakasih atas pembelajaran hari.


Setelah ketua kelas memberi penghormatan kepada guru tersebut sontak murid-murid yang lain memberi hormat pada guru tersebut.


Setelah memberi hormat Psyhico langsung membereskan barang-barang nya dan di masukan kedalam tas.


"Kita akan kemana setelah pulang sekolah.


Teman sekelas yang melewati Psyhico sedang mengobrol dengan teman nya yang pulang bareng.


"Psyhico, apa kamu sudah menyelesaikan membereskan barang-barang nya.


Selena menyapa Psyhico yang sudah menyelesaikan dan memasukan peralatan nya kedalam tas.


"Sudah.


Psyhico menjawab pertanyaan dari Selena barusan.


"Kamu jadi ikut ketempat Karaoke?.


"Ya aku ikut, kita langsung ketempat Karaoke Noraebang, Cale sudah disana dan memesan tempat bersama yang lain.


"Ayo kita langsung aja bergegas, tidak enak membuat mereka menunggu.


"Ya.


Psyhico merespon ajakan Selena untuk langsung ketempat Karaoke dan bertemu yang lain di sana.


Kemudian mereka berdua mulai bergegas dan meninggalkan ruang kelas nya itu.


******


Tidak lama mereka berjalan ke tempat Karaoke yang di beritahu oleh Cale, Psyhico dan Selena sudah sampai ketempat Karaoke tersebut.


Kemudian Psyhico mulai mengeluarkan Smartphone nya, yang bertujuan untuk menghubungi Cale.


"Ping."


"Aku sudah sampai di lokasi Karaoke yang di maksud kamu.


Tidak lama Psyhico menunggu balasan pesan dari Cale, Cale mulai membalas pesan dari Psyhico.


"Oh iya langsung aja ke Ruangan no Vip6, kami berada di ruangan tersebut.


Setelah Psyhico melihat balasan pesan dari Cale, Psyhico langsung memasukan Smartphone nya kembali kedalam kantung baju sekolah nya.


"Ayo kita masuk, Cale sama yang lain nya sudah berada di dalam.


"Iya.


Psyhico mengajak Selena untuk langsung masuk ke tempat Karaoke dan Selena mengiyakan ajak Psyhico itu.


"Selamat datang di tempat Karaoke Noraebang, apa kalian ingin memesan ruangan.


Sambut pegawai Karaoke tersebut menyapa kedatang tamu yang datang ketempat Karaoke nya itu.


"Kami sudah memesan tempat di ruangan Vip 6.


"Oh iya, Kalian bisa langsung menuju lantai dua, ruangan Vip 6. berada di lantai dua.


"Iya terimakasih.


Setelah Psyhico berbicara dengan pegawai Karaoke, wanita yang menjaga tempat Karaoke tersebut langsung menunjukan arah untuk ke ruangan yang di maksud Psyhico.


"Selena ayo kita kelantai dua.


"hemm, iya.


Psyhico mengajak Selena untuk lansung bergegas kelantai dua dan Selena sedikit bengong setelah mendengar pembicaraan antara pegawai Karaoke dan Psyhico barusan. tetapi Selena langsung mengiyakan ajakan Psyhico untuk menuju kelantai dua.


Kemudian mereka berdua langsung bergegas meninggalkan lobi tempat Karaoke itu dan bertujuan untuk kelantai dua.


"Psyhico?.


Selena memanggil Psyhico yang sedang menekan tombol Lift untuk menuju ke lantai dua.


"Iya.


Psyhico merespon panggilan Selena barusan.


"Apa aku tadi salah dengar tentang ruangan Karaoke yang di bicarakan kamu dengan pegawai Karaoke barusan.


"Tidak, memang itu ruangan yang di beritahukan Cale di pesan nya.


"Hah, itu tempat yang selalu di pesan oleh orang dewasa, karena uang sewa ruangan Vip itu lumayan agak mahal.


Selena masih agak heran dengan jawaban Psyhico barusan. pikir Selena mungkin Cale mengerjai Psyhico.


"Iya aku tau, mungkin Erina yang memesan ruangan tersebut.


Psyhico masih menjawab pertanyaan Selena dengan nada biasa dan dia tidak merasa aneh ataupun merasa di kerjain dengan pesan dari Cale.


Kemudian Lift yang mengantarkan mereka kelantai dua sudah sampai di tempat yang dituju dan pintu lift tersebut mulai terbuka kembali.


Psyhico mulai keluar dari dalam Lift.


"Ruangan nya ada di pojok, ayo kita berjalan kembali.


Psyhico mulai mengajak Selena untuk berjalan kembali dan menuju ruangan yang berada di pojok.


Psyhico dan Selena melihat-lihat ruangan yang sudah terisi oleh pelanggan yang lain terdengar ramai di setiap ruangan tersebut.


Tidak lama Psyhico dan Selena berjalan mereka sudah sampai di Kamar yang bertandakan Vip 6.


Kemudian Psyhico mulai membuka Pintu kamar tersebut.


Setelah terbuka pintu kamar itu Psyhico melihat Cewek-cewek yang sedang bernyanyi kegirangan.


"Yo, kamu sudah sampai.


Cale yang sedang duduk di kursi melihat Psyhico di depan pintu dan langsung menyapanya.


"Ya, banyak sekali orang disini.


Psyhico menjawab sapaan Cale barusan dan bertanya.


"Iya ada enam orang dan termasuk dua orang lagi belum datang.


Cale menjawab pertanyaan Psyhico barusan. kemudian Cale mulai memalingkan pandangan nya.


"Selamat datang kamu juga Selena.


Setelah Cale memalingkan pandangan nya terhadap Psyhico dia langsung menyapa Selena yang berada di belakang Psyhico.


"Iya makasih Cale.


"Yo Psyhico, Kamu sama siapa kesini.


Sambut seorang cowok yang menyapa Psyhico dari belakang Cale.


"Ya Ruyiji, Aku bersama teman ku.


Psyhico Membalas Sapaan Ruyiji, dia tahu Ruyiji karena teman nya Cale dan Psyhico sering main dan menongkrong bersama nya sewaktu Sekolah Menengah Pertama.


"Sudah lama ya kita ga main bareng seperti waktu itu.


"Hehehe, iya kukira kamu pergi ke sekolah yang berbeda.


"Si*l*n, masa kamu ga pernah melihat ku selama 3 tahun di sekolah yang sama. aku sering melihat kamu tapi aku ga menyapa kamu kupikir kamu gamau kenal lagi sama aku haha.


Ruyiji membahasa tentang dia yang sering main bersama Psyhico sewaktu Sekolah menengah Pertama dulu.


"Iya maaf bukan maksudku tidak untuk menyapa kamu, karena aku selalu tidak memperhatikan orang-orang yang lalu lalang.


"Haha.... iya aku cuman bercanda.


"Oh iya dan siapa orang yang berada di belakang mu itu, pacarmu haha.


Ruyiji masih mengobrol dan bertanya kepada Psyhico tentang seseorang yang berada di belakang Psyhico dengan nada bercanda nya.


"Bukan dia teman aku yang ikut bersama ku kesini.


Psyhico menjawab pertanyaan Ruyiji barusan.


"Iya kalo begitu kita kenalan, Nama ku Ruyiji dari kelas 3-9.


"Iya salam kenal, Nama aku Selena satu kelas dengan Psyhico.


Ruyiji memperkenalkan dirinya kepada Selena dan Selena juga menanggapi perkenalan Ruyiji dengan memperkenalkan kembali diri nya.


"Iya, kalo begitu kenapa kita tidak duduk sekarang karena saling sapa dan perkenalan nya sudah selesai, ayo kita nikmati makanan yang sudah di pesan tadi dan nyanyian-nyanyian orang amatir yang sedang bernyanyi sekarang di depan.


Cale yang menyela dalam pembicaraan dan menyarankan untuk langsung duduk dan menikmati makanan yang berada di meja.


Next Chapter 16


...Note...


Saya ucapkan maaf yang sebesar-besar nya kepada pembaca yang menunggu kelanjutan cerita saya ini.


Karena baru up lagi sekarang dari sekian lama di karena saya nya lagi ada Problem dan terkena musibah yang tidak di inginkan dan baru sempat untuk menulis Chapter terbarunya sekarang. jadi saya mengungkapkan rasa minta maaf saya buat para pembaca yang selalu membaca novel saya walaupun kalian tidak komen di kolom komentar saya ucapkan terimakasih buat yang sudah baca novel saya ini.


mungkin itu saya ya dari Note kali ini karena saya udh nulis panjang lebar hehe.


Hormat saya


Psyhico.