Intelligence Is Just My Cover

Intelligence Is Just My Cover
Chapter 16



Setelah Cale menyuruh Psyhico dan Selena untuk duduk merekapun mulai duduk di sofa yang ada di ruangan tersebut.


"Kita berhenti dulu bernyanyinya aku mulai capek dan agak haus ni.


"Iya aku juga sama.


Perempuan yang tadi sedang nyanyi kegirangan mulai berhenti bernyanyi.


"Psyhico kamu udah sampai, maaf aku tidak sadar dan baru menyapa kamu.


Saut perempuan yang tadi sedang bernyanyi kegirangan menyapa Psyhico dan perempuan yang menyapa Psyhico itu adalah Sabrina.


Sabrina baru sadar dengan kedatangan Psyhico karena dia tadi terlalu fokus bernyanyi dengan perempuan yang lain nya dan tidak tahu kedatangan Psyhico.


"Iya gapapa.


Psyhico menjawab permintaan maaf dari Sabrina barusan.


"Apa kamu udah dari tadi sampai di sini?.


"Tidak aku baru saja sampai.


"Oh begitu, terus siapa yang ada di samping kamu itu?.


Sabrina menanyakan keberadaan Perempuan yang duduk di samping Psyhico.


"Salam kenal Aku Selena teman satu kelas nya Psyhico.


Saut Selena yang langsung menjawab pertanyaan Sabrina dengan memperkenalkan dirinya.


"Oh jadi kamu yang nama nya Selena ya aku udah dengar tentang kamu dari Cale dan Erina, jadi salam kenal.


Sabrina membalas perkenalan Selena dengan senyuman di raut wajah nya.


"Kalo gitu Selena silahkan nikmati dulu makanan yang sudah ada di meja itu, sebelum kita melanjutkan untuk bernyanyi bersama.


Sabrina menyuruh Selena untuk menikmati makanan yang sudah dia pesan tadi sebelum Psyhico dan Selena datang.


"Oh iya Cale, Apa Rumi masih belum kesini?.


Saut Sabrina yang bertanya kepada Cale tentang teman nya yang belum datang dan bergabung bersama mereka di tempat Karaoke.


"Kamu bertanya dengan jawaban yang sudah pasti, kalo dia tidak ada disini berarti dia belum datang.


Cale menjawab pertanyaan Sabrina barusan.


"Iya ya hehe.


Sabrina menanggapi jawaban dari Cale barusan dengan tertawa kecil, kemudian Sabrina mulai membuka Smartphone nya. Sabrina melihat ada pesan yang masuk di Smartphone nya dia langsung membuka pesan tersebut.


"Sabrina Aku udah sampai di tempat Karaoke yang kamu maksud.


Orang yang mengirim pesan itu adalah Rumi, kemudian Sabrina langsung membalas pesan itu.


"Iya, kamu langsung aja ke ruangan Vip 6 di lantai dua aja, kami ada di kamar itu.


Sabrina memberi tahu Rumi untuk langsung datang keruangan mereka.


"Ok.


Rumi langsung membalas pesan nya kembali kepada Sabrina, Setelah Sabrina melihat balasan dari Rumi, dia langsung menutup kembali Smartphone nya.


"Rumi sudah sampai mana katanya?.


Perempuan yang sedang duduk di sebelah Sabrina bertanya kepada Sabrina.


"Katanya dia sudah ada di bawah dan sedang menuju kemari.


Sabrina menjawab pertanyaan perempuan yang sedang duduk di sebelah nya itu, dan perempuan itu adalah Erina.


"Iya Erina, apa kamu ingin pesan makanan lagi kayanya makanan nya kurang.


Sabrina bertanya kepada Erina, apa dia ingin memesan makanan nya lagi atau tidak.


"Iya silahkan pesan lagi aja, tanya yang lain makanan apa yang meraka mau.


Erina menjawab pertanyaan Sabrina barusan dan menyuruh dia untuk bertanya kepada yang lain makanan apa yang meraka suka.


"Iya, kalo kamu mau pesan makanan apa Erina?.


"Aku makanan apa aja, tapi aku pingin minum-minuman soda.


"Oke, aku pesankan lewat telepon, biar pelayan yang bawakan.


Setelah Sabrina mendengar jawaban dari Erina tentang makanan yang akan dia pesan, kemudian Sabrina mulai bertanya kepada teman-teman nya yang lain.


"Hei, kalian pengen pesan makan apa?. Aku akan memesan lagi makanan kayanya kurang tuh makanan yang ada di atas meja.


Kemudian teman-teman nya yang mendengar pertanyaan Sabrina itu mulai membuka mulut nya masing-masing.


"Aku ketang goreng aja.


"Kalo yang lain gimana?.


Setelah salah satu teman nya itu menjawab pertanyaan Sabrina tadi, Sabrina bertanya kembali kepada yang lain nya.


"Kami bebas mau makanan apa aja juga.


Sabrina menanggapi semua jawaban dari teman-teman nya itu.


"Sabrina?.


Ketika Sabrina mau memakai telepon yang ada di ruangan tersebut buat memesan makanan, Erina mulai memanggil lagi Sabrina.


Kemudian Sabrina mulai berbalik kearah sumber suara tersebut dan bertanya kepada Erina.


"Iya apa Erina?.


"Tanya Psyhico mau pesan makanan apa?.


Erina menyuruh Sabrina untuk bertanya kepada Psyhico tentang makanan apa yang ingin Psyhico pesan.


"Kenapa kamu tidak bertanya langsung saja kepada dia hehe.


Sabrina menjawab untuk menyuruh Erina bertanya langsung kepada Psyhico dengan nada tertawa kecil.


"Sudah kamu tanyain aja.


Erina menjawab candaan Sabrina dan menyuruh Sabrina untuk bertanya kepada Psyhico.


Kemudian Sabrina mulai membuka mulut nya kembali.


"Oh iya, Psyhico kamu mau pesan makan apa kata Erina hehe.


Sabrina bertanya kepada Psyhico sesuai dengan suruhan Erina.


"Apaan kamu Sabrina jadi bawa-bawa aku.


Erina menjawab pertanyaan Sabrina dan berpura-pura tidak tahu karena dia malu dengan pertanyaan Sabrina barusan.


"Emang kamu suruh aku untuk bertanya kepada Psyhico kan hehe.


Sabrina menjawab kembali perkataan Erina dengan nada bercanda.


Psyhico yang melihat tindakan Erina barusan mulai membuka mulut nya untuk berbicara.


"Kalo kamu mau bertanya kepada orang, ya tanya langsung kepada orang nya dan jangan suruh orang lain untuk bertanya.


Sontak Psyhico menyela pembicaraan antara Erina dan Sabrina itu.


Erina yang mendengar respon dari Psyhico mulai membuka mulut nya untuk berbicara.


"Iya kamu mau pesan makanan apa?.


Erina yang sudah ketahuan mau tidak mau dia langsung bertanya kepada Psyhico.


Kemudian Psyhico yang mendengar pertanyaan dari Erina mulai menjawab pertanyaan nya itu.


"Aku makanan nya bebas, tapi aku pengen Soda untuk minuman nya.


"Ko bisa minuman nya Samaan dengan Erina ya hehe.


Sabrina yang mendengar pesanan Psyhico mulai mengomentari pesanan Psyhico itu, karena pesanan Psyhico sama dengan Erina.


"Apaan kamu sabrina itu cuman kebetulan aja.


"Heheh... mungkin kalian suami istri di kehidupan sebelumnya, makanya selera makanan kalian juga sama hehe....


Sabrina terus berbicara dengan nada bercanda tentang pesanan Psyhico yang sama dengan Erina.


"Sudah, cepat kamu telepon Pegawai Karaoke agar makanan nya cepat datang kesini.


Erina menyuruh Sabrina untuk segera memesan makanan nya, karena Erina ingin untuk memberhentikan Sabrina dari candaan nya itu.


"Iya-iya, Aku akan memesan nya sekarang.


Setelah sabrina mendengar tanggapan dari Erina barusan, Sabrina mulai berjalan Ke arah telepon dan segera memesan makanan nya.


"Aku sudah pesan makanan nya, kita tinggal tunggu makanan nya di antar oleh Pegawai Karaoke disini.


Sabrina memberitahukan kepada Erina bahwa makanan nya sudah di pesan dan tinggal menunggu makanan nya datang.


Setelah Sabrina membicarakan pesanan nya itu kepada Erina, Kemudian pintu ruangan yang ada di ruangan itu mulai terbuka.


"Hallo, Rumi yang imut sudah datang.


Ternyata orang yang membuka pintu ruangan Karaoke mereka itu adalah Rumi yang sedang mereka tunggu.


Rumi datang dengan Seseorang di belakangnya.


Next Chapter 17


...Note...


...maaf ya baru up lagi, karena saya baru sempat untuk menulis Chapter 16 nya sekarang....


...saya ucapkan terimakasih buat kalian yang selalu menunggu kelanjutan dari novel saya ini....


...mungkin itu aja dari Note kali ini...


Hormat saya


Psyhico.