IHY Too ILY

IHY Too ILY
2. Grup chat



"Widihh ... bagi dong Sa, keknya enak tuhh," ujar Zio saat Sasa membuka kotak bekalnya.


"Iyalah ... masakan gue kapan gak enaknya coba," balasnya sembari mengibaskan rambutnya angkuh.


Zio langsung mencibir. "Asemm, sombong banget anjir, tapi ya gue gak munafik sih emang enak," balasnya terkekeh.


"Apalagi gratisan ya Zi," sahut Ezra yang dibalas acungan jempol, karena mulut Zio yang sudah penuh. Biasa, Zio itu liat makanan dikit aja suka langsung kalap.


"Lo bawa apa Len?" tanya Zio.


"Nasi bento."


"Rajin amat lo itu nasi pake di gambar-gambar," celetuk Ezra.


Lena hanya menggedikan bahunya dan mulai memakannya, begitupun juga dengan teman-temannya. Sesekali mereka akan saling bertukar makanan dan saling mencicipi, sambil bercanda dan bertukar cerita.


SMK SAGARA memang menganjurkan siswanya untuk membawa bekal dan memakannya secara bersama-sama tiap kelasnya. Tapi ya yang namanya pelajar pasti ada aja yang melanggar, terutama untuk para siswa laki-laki. Alasannya karena malu lah, gak keburu lah, ribet lah. Padahal justru mereka yang paling semangat waktu makan bersama, dan yang paling banyak makan pula.


"Ini sekolah santuy amat dah," celetuk Ezra sambil mencomot udang goreng tepung dari kotak bekal Lena.


Gadis itu menganggukkan kepalanya. "Bener ihh, nih ya gue kira tuh masuk sagara bakalan kayak yang padet gitu lohh jadwalnya, terus jadi anak ambis, eh ternyata enggak, " sahut Lena setuju sambil melotot.


"Nahh itu Len sama, gue juga awalnya mikir gitu anjirr," balas Sasa yang juga sama antusiasnya dengan matanya yang sudah melotot.


"Padahal kita udah kelas 11 ya, tapi kayak sekolah tuh isinya cuma makan sama ngobrol doang dah," ucap Zio sambil menggaruk telinganya dan menatap ke atas.


"Tambahin Zi, plus cari jodoh."


"Anjirr."


"Tapi kalian sadar gak, kelas lain pada sibuk banget anjirr," ucap Ezra.


"TKJ," celetuk Lova santai.


Sasa langsung melotot sambil menjentikkan jarinya. "Heh bener-bener anjirr, TKJ itu lohh kayak yang ambis semuaa woii, udah gitu guru-guru juga kayaknya gak pernah absen dahh," sungutnya.


"Lah iya ya," balas Zio sambil manggut-manggut.


"Nah kaan."


Lena menaikkan alisnya lalu menggedikan bahunya acuh. "Tapi ya kalo gue sih gak masalah juga, malahan seru gini, gak tertekann," ucapnya santai.


Ezra yang disampingnya mendengus kasar. "Halah, seru-seru bapakmu, tetep aja pas dapet tugas atau ulangan dadakan langsung ketar ketirr," ledeknya.


Gadis itu langsung mendelik saat ucapan Ezra terasa benar lalu menggaruk hidungnya canggung. "Hehe, 'kan ada elo," balas Lena cengengesan.


"Dasar, lo mau gitu terus heh? Harusnya lo itu mulai belajar sendiri usaha sendiri biar gak selalu bergantung sama orang lain ege," balas Ezra menasihati sambil mengetuk dahi Lena pelan.


"Iyaa, ini juga 'kan gue lagi usaha sambil belajar dari lo, hehe ... nih mau?" balas Lena sambil menyodorkan udang tepungnya yang langsung di makan Ezra.


Sasa dan Zio sudah saling pandang dan memberikan kode, sedangkan Vano hanya duduk anteng sambil mencomot bekal para sahabatnya. Seperti biasa dia hanya akan menyimak pembicaraan mereka.


"Eh Lov, mau kemana??" tanya Sasa saat tiba-tiba Lova beranjak dari duduknya.


"Toilet," jawabnya singkat.


***


Lena menghela nafasnya saat lagi-lagi hanya kesunyian yang selalu menyambut kedatangannya setiap kali memasuki rumah. Menutup pintunya, gadis itu berjalan ke sofa lalu menyenderkan tubuhnya seraya memejamkan matanya.


Hening.


Hanya itu yang selalu dia rasakan saat berada di rumah. Yang seharusnya rumah adalah tempat untuk istirahat, tempat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dan menghilangkan segala rasa lelah, justru bagi Lena rumah adalah tempat yang sangat ingin dia hindari.


Lena benci saat suara detik jam terdengar sangat nyaring di telinganya, menandakan betapa sepinya keadaan rumahnya.


Kedua orangtuanya adalah pengusaha terkenal hingga mereka jarang berada di rumah dan selalu menghabiskan waktunya di kantor, di luar kota, bahkan luar negeri.


Terkadang, Lena merasa iri saat melihat anak lain yang akan langsung disambut hangat oleh keluarganya ketika pulang sekolah atau pun sehabis dari luar. Di siapkan makanan dan menanyakan bagaimana kegiatan di hari itu apakah senang atau kah sedih sambil mengusap rambut dan mengecupnya sayang.


Tanpa sadar air mata mengalir dari ujung matanya. Jujur, Lena rindu saat dirinya sewaktu kecil dulu sebelum orangtuanya menjadi gila kerja seperti sekarang.


Namun, terlepas dari itu, Lena tetap bersyukur meskipun dia selalu merasa kesepian setidaknya dirinya masih memiliki orangtua yang lengkap dan kebutuhannya selalu tercukupi.


Karena lelah, Lena sampai tak sadar terlelap dengan posisi duduk dan masih dengan seragam lengkapnya.


Suara dering dari ponselnya membuat Lena terperanjat dan membuka kedua matanya. Dengan malas gadis itu mengambil ponselnya lalu terlihatlah ada notif dari grup chat nya.


LENA CEWEK SAD:'( (6)


Lena: Anjirr yang ganti gak ada akhlak bangettt:-)


Zio: Wkwkwkwkwkk


Sasa: Gak pa-pa Len biar lo termotivasii hihihi


Zio: Wkwkwkwkwkwkk


Lena: Termotivasi apanya si Sa....


Lena: Eh berarti semuanya udah tau dongg:-|


Zio: Wkwkwkwk


Ezra: Zio tuh caper....


Sasa: Ho'oh beb, tadi si lo pulang duluan jadi gue ceritain deh, hihi


Lena: Apa hubungannya si Sa astagaaaa


Ezra: @Lena lo abis putus ya??


Sasa: Tau tuh biasalah kurang perhatiaan @zio


Lena: Ya mangkannya @Zio kasih perhatian dong Saaa, gimana sih lo


Zio: Gini nih kalo jadi orang ganteng, dikit-dikit diomongin, disindir, hmmmm


Zio: Padahal gue lagi berusaha ngehibur orang yang abis putus, huhu


Vano: Hmm


Zio: Waduh beb tumben nimbrungg?? @Vano


Lova: Len lo pts? @Lena


Zio: Heh @Lova nanya yang bener kek, pts pts dikira abis penilaian tingkat semester kali yeee


Ezra: Kacang murah loh;)


Lena: Eh, wkwk sorry @Ezra ketimbuunnn


Lena: Iya nihh;) @Lova @Ezra


Ezra: @Vano lagi latihan nyanyi guysss, liriknya baru hapal segituu harap maklummm


Zio: @Ezra lo tuh lagi ngapain dahh dari tadi telat mulu anjirr, jdinya kagak nyambung ege


Sasa: Sorry guys abis setorr


Zio: Iuuww @Sasa


Ezra: Mon maap ni @Zio gue orang sibuk soalnyaaa #emotdikacamatahitamkeren


Ezra: Gak nanya maap @Sasa


Zio: Bgst si @Vano langsung ngilang lagi anjirr, nimbrung cuma numpang nyanyi doang wkwkwkk


Zio: Zra Zra Zra, Lena free tuh gas lah wkwkkk @Ezra


Sasa: Sebelum di gandeng orang lain yagesyaaa #emotbulgos


Ezra: Hayukk aja gue mahhh


Zio: Anjir anjirr, sat set sat set ya Zra...


Zio: Bgst malah gue yang baper anj


Zio: Woii Zra tanggung jawab looo


Ezra: Apasii Zi busetttt


Lena: :-)


Sasa: Aduh-aduhh kayaknya ada yang lagi dugun dugun nihhh awww


Zio: Duch siapa tu....


Lova: @Len otw rumah lo


Sasa: Ege jijik banget anjirr typing loo @Zio


Sasa: Ihh ikut.... @Lova


Zio: Halahh palingan juga cuma numpang wifi:-)


Zio: Ati-ati lo Len wifi rumah lo di pake maksiatt @Lena


Lena: Sini-sinii guyss, kita girls timee @Lova @Sasa


Lena: Iya ada lo wifi gue jadi berdosaa @Zio


Sasa: Bwahahahaha ngakakk kencengg


Zio: Maap aku siapa ya? Aku dimana? Aku anak siapa? Aku apa?


Sasa: Amiiinn


Zio: Heh anjirrr


Zio: Si Ezra abis gombalin anak orang langsung ngilangg ye...


Zio: Hmmmmm


read by 5


Zio: Woii


read by 5


Zio: Tai semua lo ajg!!


read by 5


Zio: Kampreett


Vano telah mengeluarkan Zio