I trust you

I trust you
Berangkat Bareng



Bel pulang telah berbunyi.Fina pun memasukkan semua alat tulisnya kedalam tas.


"Eh Fin tadi lo kenapa di cari ama kak Ghali"tanya Lia karena sudah penasaran dari tadi.


"Tadi kak Ghali itu cuman di suruh Bu Emi buat manggil gue ke ruang guru"


"Tapi tadi ada yang bilang lo jalan sambil pegangan tangan sama kak Ghali"Tanya Lia masih dengan penasaran.


"Gue gak pegangan tapi tadi gue ditarik sama kak Ghali.."ucap Fina terpotong oleh Lia.


"Lo tarik-tarikan sama kak Ghali Ketos yang ganteng itu.Gue iri Fin"ucap Lia yang heboh dan membuat siswi-siswi pada melihat sinis Fina.


"Eh Lia kalo ngomong jangan di sini,keluar yuk"ucap Fina sambil menarik tangan Lia agar keluar dari kelas.


"Stop Fin"ucap Lia sambil berhenti dan menatap Fina.


"Kenapa?"


"Lo suka ya sama Ketos,maksud gue kak Ghali"ucap Lia yang berhasih membuat Fina terdiam.


"Dari tadi gue liat waktu gue ngomongin tentang kak Ghali lo pasti senyum-senyum gak jelas"


"Iya deh keliatannya,dari awal gue ketemu sama kak Ghali tu rasanya pengen senyum terus gitu"ucap Fina yang membuat Lia menggodanya.


"Ciee yang lagi jatuh cinta sama Ketos"Lia menggoda Fina.


"Apasih A"ucap Fina yang memegangi pipinya yang sudah memerah.


Mereka pun melanjutkan jalan mereka sampai depan gerbang sekolah.


Warung Belakang Sekolah.


Arka dan teman-temannya sudah berada di warung sambil memakan Mi rebus yang baru mereka pesan.


"Eh Ka lu gak marah sama cewek yang tadi pagi"ucap Medi sambil melihat Arka yang sedang meminum es teh


"Gak terlalu marah sih,tapi kalau ada orang kayak gitu gak di kasih pelajaran dia bisa ngelunjak"ucap Arka kembali memakan Mi rebusnya.


"Emang lo mau buat peritungan gimana sama si tu cewek"Tanya Didip ke Arka.



Rumah Fina


Pagi hari ini Fina agak telat bangun karena itu dia terburu-buru merapika diri untuk sekolah.


"Fina itu ada temen kamu laki-laki katanya pacar kamu"ucap Bundanya Fina.Fina yang mendengarkan itu pun lebih mempercepat gerakannya.Fina pun bergegas turun ke bawah.


"Siapa emangnya bun"ucap Fina sambil berlari menuruni tangga.Ghali yang sudah menunggu Fina agak lama pun tersenyum kepada nya.


"Eh,kak Ghali"ucap Fina sambil heran melihat Ghali yang sudah duduk di ruang tamu milik keluarganya."udah lama nungguinnya kak"tanya Fina agak sungkan karena Ghali ke rumahnya.


"Enggak kok,gua baru aja nyampek kok"ucap Ghali menatap Fina sambil tersenyum.


"Bunda,Fina berangkat kesekolah ya"ucap Fina berpamitan ke Arin ibunya.


"Ngak sarapan dulu"tanya Arin ke Fina sambil menyalimi tangan anaknya yang di depannya dan di susul oleh Ghali.


"Enggak sempet bun,nanti malah terlambat"


"Ya udah hati-hati di jalan,nak Ghali juga hati-hati ya."ucap Arin sambil menyalami Ghali.


"Iya tante,pasti"ucap Ghali yakin.


"Kak"ucap Fina yang sudah berada di depan gerbang rumahnya.


"Hm,Apa?"tanya Ghali melihat Fina menunduk di depannya.


"Lo tau dari mana rumahh gue!Dan lo kenapa bilang ke bunda kalau gue itu pacar lo?"tanya Fina langsung to the point ke Ghali.


"Untuk pertanyaan pertama,kemarin gue nganterin ayah lo pulang ke rumah waktu di depan kantor sama papa gue,mereka kerja sekantor dan kemarin kebetulan gue jemput papa gue pulang dan mobil ayah lo mogok.Waktu udah sampek rumah lu gue sama papa gue di paksa mampir ya akhirnya kita mampir deh."Ghali menjelaskan rinci tentang dia bisa tau alamat Fina.


"Kok lo tau itu rumah gue"celetuk Fina yang masih agak bingung.


"Kan di rumah lo ada Foto milik lo di dinding"ucap Ghali yang masih menjelaskan.


"Tapi tadi lo.."ucap Fina terpotong dengan dorongan Ghali agar dia masuk ke dalam mobil.Fina pun menurut.Suasana di dalam mobil terasa sunyi,Ghali yang fokus ke depan dan Fina yang masih memikirkan kejadian tadi.Dan akhirnya mereka sampai di parkiran sekolah.