I trust you

I trust you
Lima belas



Lima belas


Caca pun melanjutkan tidur nya , sedangkan niguel sedang mengurus masalah tadi siang , terlalu Javier berjalan mendekat kepada niguel


" Bos semua sudah siap " ucap Javier kepada niguel


" Baik bawa dia ke ruangan seperti biasa dan tunggu aku di sana " perintah niguel


" Baik bos " jawab Javier


Niguel pun segera pergi ke ruangan yang ia ingin tuju , setelah sampai di sana sudah terlihat seorang wanita yang banyak mendapat kan luka di tubuhnya , ya wanita itu adalah wanita yang tadi siang mengganggu niguel , Caca dan Alex saat sedang bersama


" Siapa yang menyuruh mu melakukan itu semua ? " tanya niguel dengan penuh amarah


Wanita itu tak menjawab pertanyaan niguel justru ia malah melawan niguel


" Apa hak anda bertanya seperti itu " ucap wanita itu dengan nada menantang


Mendengar itu amarah niguel tak terkendali , ia langsung keluar dari ruangan itu dan langsung menyuruh Bernard untuk menemukan siapa di balik semua ini dan ia juga menyuruh Javier untuk memberikan pelajaran kepada wanita itu


Setelah itu niguel langsung pergi dan menuju ke kamar nya , di kamarnya ia langsung menjatuhkan tubuhnya di kasur nya dan langsung membuka ponsel nya


Terlihat foto Caca dan dirinya saat tadi siang sedang pergi bersama , senyuman manis pun mengembang di wajah tampan nya itu


" Aku berharap kau akan segera menjadi milik ku " ucap niguel sambil mencium foto itu


Ia pun meletakan ponsel nya di tempat tidur dan ia pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri , setelah selesai mandi ia pun langsung tidur


Pagi pun tiba , Caca bangun jam 5 pagi seperti biasanya Caca langsung pergi ke kamar mandi selesai mandi ia langsung mengenakan pakaian dan sholat subuh


Setelah sholat subuh Caca langsung ke meja makan untuk sarapan kesukanya yaitu roti dengan selai coklat , setelah selesai sarapan Caca pamit kepada ayah dan ibunya ia ingin jalan jalan sebentar , ayah dan ibunya pun mengizinkan ny


Caca langsung ke luar rumah nya ia duduk di kursi yang ada di halaman rumah nya , tak lama kemudian Aris datang menghampiri Caca ia duduk tepat di samping Caca


Mendengar pertanyaan itu sontak Caca langsung menoleh ke arah Aris dan menatap Aris dengan tatapan horor


Melihat itu Aris pun langsung menundukkan kepalanya


" Emang kenapa ? " tanya Caca


" Gak apa apa aku cuma bertanya " jawab Aris


Caca tak menanggapi ucapan Aris ia langsung pergi berjalan jalan meninggalkan Aris sendiri , Aris pun langsung pergi mengejar Caca


" Kenapa kau meninggalkanku ? " Tanya Aris dengan jengkel


" Bukan apa apa " jawab Caca


" Kau mau kemana ? " Tanya Aris lagi


" Aku hanya ingin jalan jalan sebentar " jawab Caca


" Ayo aku teman kan " ajak Aris yang dijawab anggukan oleh Caca


Mereka pun mengelilingi lapangan sepakbola yang tepat berada di belakang rumah mereka berdua


Setelah selesai berkeliling mereka berdua pulang ke rumahnya masing-masing , Caca langsung masuk ke kamar nya dan melihat ponsel yang ia tinggalkan tadi banyak sekali panggilan masuk dari niguel , Caca begitu terkejut melihat nya


" Aku telpon balik gak ya " ucap Caca


" Telepon aja lah siapa tau ada yang penting " ucap nya lagi


LIKE DAN KOMENNYA DONG KAKAK KAKAK ❛ ᴗ ❛