I trust you

I trust you
dua puluh tiga



hai kakak kakak balik lagi sama kisah cinta niguel dan Caca


visual Bernard . gimana ganteng gak ?



Javier membuka botol minuman dan langsung menuangkan ke masing-masing gelas


Mereka bersenang-senang sampai pagi


Pagi pun tiba sinar matahari membangun kan mereka berempat dari tidur nyenyak ny


" Aw kepalaku " keluh Javier


" Sama , pusing sekali " tambah Bernard


" Kepalaku sakit " tambah leo


Ketiganya merasakan tak enak setelah mabuk semalam hanya niguel yang baik baik saja


" Kalian sungguh lemah " ucap niguel


" Kau tak mengerti bos " jawab ketiganya bersamaan


" Cepat kalian mandi dan ikut aku " ucap niguel yang diangguki oleh ketiga sahabatnya itu


Setelah semua selesai mandi dan bersiap niguel meminta Bernard menyetir , javier dan Leo duduk di belakang sedangkan dirinya duduk di samping Bernard


" Kita akan kemana bos ? " Tanya Bernard


" Ke tempat Caca " jawab niguel datar


" Apa ? " Ucap Bernard dengan heran


" Apa kau tak tau rumahnya ? Kalau tak tahu turunlah biar aku yang menyetir " ucap niguel


" A aku tau kok bos , baiklah ayo berangkat " jawab Bernard


Mereka pun berangkat menuju ke rumah Caca , setelah beberapa menit perjalanan mereka pun sampai


Niguel langsung turun dan mengetuk pintu rumah Caca , pintu langsung terbuka dan tampak Caca yang masih mengenakan pakaian tidurnya


Caca mengucek matanya karena ia tidak percaya kalau itu niguel , setelah memastikan bahwa itu benar benar niguel , ia langsung memeluknya dan menangis


" Maaf kan aku " ucap niguel membalas pelukan Caca


" Kau tau aku sangat menghawatirkan mu , aku tak mau kau bersikap dingin lagi padaku seperti semalam aku tak mau " ucap Caca dalam tangisannya


" Aku tak akan melakukan nya , semalam aku hanya terbawa oleh emosi ku " jawab niguel


" jangan menangis lagi ok " ucap niguel yang diangguki Caca


" Ayo masuk " ajak Caca


Caca langsung menarik tangan niguel agar masuk kerumah , mereka berdua duduk di ruang tamu


" Bos apakah kita diizinkan masuk ? " Tanya Javier , Bernard dan leo dengan wajah melas


Caca menatap mereka bertiga dengan bingung .


" eh , kalian diizinkan masuk kok " ucap Caca dengan senyuman manis nya


Leo , Javier dan Bernard pun masuk dan duduk di satu sofa


" Ca aku perkenalkan ba****an - ba****an kecil ini padamu " ucap niguel yang diangguki Caca


" Bos kau sungguh tega pada kami " balas leo


" Sudahlah " ucap niguel


" Ca ini Leo dia dokter pribadi aku , dia Javier asisten pribadi aku dan ini Bernard tim IT aku " ucap niguel memperkenalkan ketiganya


" Hai salam kenal " ucap ketiga nya secara bersamaan dan tersenyum hangat


" Salam kenal juga " balas Caca dengan senyuman manis nya


" Apa kabar ? " Tanya Bernard


" Baik , kamu ? " Jawab Caca


" Aku ke dapur dulu yah , ngambil minum " ucap Caca yang diangguki keempat pria itu


Caca pun pergi ke dapur untuk menyiapkan minuman


" Bos kau seperti nya kau beruntung memiliki dia bos " ucap Javier


" Benar ! " Seru leo


" Kalau Caca jadi kakak ipar seperti nya kita tidak akan di marahi " ucap Bernard yang diangguki oleh Leo dan Javier


" Berisik ! " Bentak niguel yang merasa risih


" Kenapa kau slalu membentak kami bos ? " Tanya leo dengan nada merendah


" Aku hanya emosi pada kalian " jawab niguel


HAPPY READING •‿•