
Bel istirahat terdengar diseluruh penjuru sekolah,tidak terkecuali di kelas XI IPA 1 kelas Fina yang baru berada.Fina termasuk anak baru pindahan dari Kalimantan,dia pindah ke Jakarta karena ayahnya di pindah tugaskan ke kantor yang di Jakarta dan itu adalah tempat kantor Ayahnya Arka.
"Eh Fina ayuk cepetan mberesinya,nanti gak keburu dapet bangku buat makan lagi"Ucap Lia teman baru Fina di sekolahan ini.
"Iya-iya ini juga udah selesai"Jawab Fina sambil berjalan keluar bangku bersama Lia.
Saat mereka berada di depan pintu kelas Fina dikejutkan dengan teman sekelasnya Jefri.
"Eh Fin,tadi lo di cari sama kakak kelas bang Arka"ucap Jefri sambil melihat ke Fina dan Lia.
"Kak Arka yang mana emang Jef"Ucap Fina bingung.
"Ha...Lu belum tau yang namanya Arka.Gue kasih tau ya diatu pemimpin geng motor di sekolah kita"Ucap Lia dengan serius.
"Eh emang dia nyari gue kenapa Jef!"Tanya Fina penasaran ke Jefri.
"Gak tau gue,pokok lu di suruh ke persimpangan belakang sekolah "Ucap Jefri sambil berjalan melewati Fina dan Lia.
"Gue duluan ya"ucap Jefri sambil terus berjalan.
"Hayo...Fina lo ngapain di panggil kak Arka"Ucap Lia sambil menggoda
"Ya mana gue tau,udah yok kita kesana"Fina sambil menarik tangan Lia.
Lia yang berhenti berjalanpun membuat Fina berhenti padahal udah deket dengan persimpangan belakang sekolah
"Emang lu kenapa!"tanya Fina karena temanya ini mendadak berhenti.
"Gue ceritain dikit ya...Sebenarnya kak Arka itu termasuk Anak yang nakal banget itu lo,yang termasuk ikut dalam geng motor Vagos,Masa lo gak pernah denger grup Ravispa?"tanya Lia setelah menjelaskan ke Fian.
"Pernahsih waktu itu gue pernah denger tentang Arka-Arka itu di ruang guru waktu hari pertama gue asuk dan gue juga banyak dengersih tentang dia yang sering mbolos sama tawuran itu.Gue gak suka sama orang yang kayak gitu."Ucap Fina panjang lebar.
"Gua gak nanya lo suka apa enggak tapi gue takut tu karena kak Arka itu kalau sekali berurusan sama orang bakal di selesaiin sampe tuntas."Ucap Lia dengan suara yang merendah.
"Bagus dong sampai tuntas"ucap Fina polos.
"Bukan gitu,Maksudnya itu orang yang berurusan sama dia bakal dia ganggu sampai dia puas.Dulu ya ada adek kelas yang berurusan sama dia sampek pindah,dan parahnya pas udah pindah pun masih di ganggu sampai akhirnya adek kelasnya itu minta maaf ke Arka,Em..setau gue gitu sih"Lia menjelaskan ke Fina dengan serius dan gak terasa mereka sampai di gedung belakang sekolah.
"Oh berarti orangnya itu kejam banget ya!"ucap Fina ke Lia.Lia hanya diam dan tidak menjawab.
"Siapa yang kejam?"ucap Laki-laki dengan seragam yang dikeluarkan dan rambut yang agak berantakan tapi tetap ganteng.Fina pun melihat kedepan dan didepannya ialah Arka orang yang sejak perjalanan dibicarakan oleh kedua orang tersebut.
"Ya siapa lagi kalau bukan Arka"ucap Fina dengan santai dan terdengar cukup keras,Arka yang mendengar itu hanya mengeryitkan keningnya,dan teman-teman Arka yang mendengarka nya agak kaget karena baru kali ini ada adek kelas perempuan yang bilang terang-terangan kalau Arka itu kejam dan manggil tanpa ada embel-embel kak atau bang.Lia yang juga mendengarka itupun langsung menginjak kaki temannya tersebut.
"Apasih Ya"ucap Fina agk meringis kesakitan karena di injak oleh Lia.
Fina sebenarnya baru 3 hari ini masuk ke SMK Kencana jadi dia belum tau betul semua siswa-siswi yang berada disana dan juga termasuk Arka dan anggota-anggota Ravispa yang lainnya.